
"pengenku siji nyanding kowe selawase, raono wong liyo sing iso misahe"
"buset bahagia bener kelihatannya, datang-datang mukanya cerah mana pakai acara nyanyi-nyanyi segala"-jevan.
"biasa van pasti baru aja keluar sama kakak cantik"-jovan.
"wah gue rasa loe bener jov"-jevan.
"ye apaan sih bocah rumpi banget. masmu mana?"
"mas jordan ada di balkon sama mas arga, dan mas bayu"-jevan.
"lah mereka berdua disini?"-jeff.
"iya bang"-jovan.
"lah tapi motornya di depan nggak ada"-jeff.
"naik taxsi tadi, katanya motornya pada di bengkel"-jevan.
"oh, ya udah abang naik dulu" ucap jeff sembari berlalu pergi.
namun ketika baru saja mau menaiki tangga jeff melihat koala tengah tiduran di tangga.
"hai koala, kamu ngapain disini cantik"
"abang mau loe apain koala?" tanya jovan ketika melihat abangnya sudah menggendong koala.
"apaan dah berisik bener"
"jangan loe kasih makan sosis lagi ya kucing gue"-jovan.
"kagak, elah bapakmu overprotektif banget sih la" ucap jeff sembari melanjutkan langkahnya yang sempat terhenti.
"woi pada ngapain disini?"-jeff.
"buset, loe dari mana aja sih?"-bayu.
"jalan ama jessica kan loe?"-arga.
"beli seblak tadi gue"-jeff.
"abang beli seblak kok gue nggak di beliin sih"-jordan.
"lah emang loe pengen?"-jeff.
"iyalah, udah lama juga kak irene nggak beliin kita seblak. ini beli malah adiknya nggak di beliin"-jordan.
"iya udah iya nanti abang beliin"-jeff.
"serius ya!"-jordan.
"iya. btw loe berdua ngapain disini?"
"mau nginep sini, mumpung ujian udah selesai kita bisa mabar sampai pagi"-bayu.
"elah gue fikir kenapa. la terus motor loe pada ngapain masuk bengkel barengan njir"-jeff.
"sengaja service barengan"-arga.
"bentar lagi kan libur sekolah, jadi perawatan dulu si paijo"-bayu.
"elah mulai, gue pastiin liburan loe bakal semakin ngebucin sama siska"-jeff.
"kalau itu udah jelas pasti men, nggak usah loe ragukan lagi" ucap arga sembari terkekeh.
"btw loe sama jessica gimana jeff?"-bayu.
"gimana apanya?"
"gue perhatiin loe deket sama jessica"-bayu.
"elah gue temenan doang sama dia, sama kayak kalian berdua kagak ada yang spesial"
"masak loe nggak ada rasa sama jessica men?"-bayu.
"gue rasa semua cowok yang deket sama jessica bakal suka sama dia. apalagi anaknya baik, cantik, nyenengin lagi"
"itu tandanya loe suka jessica!"-bayu.
"kalau untuk saat ini belum, nggak tau kalau nanti"
"tapi kalau loe sama Jessica gue sama arga bakalan dukung loe. iya nggak ga?"-bayu.
"iyapp"-arga.
"abang kok di kasih makan sosis lagi sih, kalau jovan tau bisa ngamuk"-jordan.
"biarin kenapa sih dek, nih si koala juga laper butuh makan. loe nggak lihat nih dia makan dengan sangat lahap"-jeff.
"apaan koala? jelas-jelas itu kucing, tapi loe panggil koala"-bayu.
"yah mau gimana lagi orang bapaknya ngasih nama koala, masak gue manggilnya siti"-jeff.
"adik loe bener-bener pada kreatif ya jeff"-bayu.
"bukan main kalau itu"-jeff.
"sosisnya masih bang?"
"masih tuh didalam tas"-jeff.
"gue makan ya"
"iya makan aja"
"jadi selama ini loe sering beli sosis cuma buat kasih makan kucing jeff?"-bayu.
"iya, tapi loe diem-diem bae. nanti kalau jovan tau kucingnya dikasih makan selain wiskas dia marah"-jeff.
"astaga drama loe ada-ada aja men" ucap bayu sembari terkekeh.
"oh ya men gimana loe udah susun strategi buat basket besok kan?"-arga.
"beres kalau itu mah"-jeff.
"mantap" ucap arga dan bayu secara bersamaan.
"abang koala mana? gue mau kandangin dia"-jovan.
"nih anak loe. sana sama bapakmu" ucap jeff sembari melepaskan koala.
"kok ada kulit sosis, abang kasih makan koala sosis ya?" ucap jovan sembari menatap tajam jeff.
"apaan dah. mana ada gue kasih makan koala sosis, tuh sosis yang makan masmu tuh" ucap jeff sembari menunjuk jordan.
"apaan kagak percaya loe kalau yang makan sosis gue, nih masih ada sisanya" ucap jordan sembari melahap sosis terakhirnya.
"awas ya kalau sampai koala makan sosis"
"kagak bocah, elah curigaan banget jadi bocah. udah sana kandangin anakmu"-jordan.
"iya" jawab jovan sembari berlalu pergi.
"emang jovan bakal semarah itu kalau kucingnya dikasih makan sosis?"-arga.
"bukan main mas, dia bakal diemin kita sampai berhari-hari kalau tau kita kasih makan sembarang ke kucing-kucingnya"-jordan.
"lah emang tu kucing pernah makan apa aja dah?"-bayu.
"gue pernah kasih makan nugget, krupuk udang, bakwan udang. kalau abang selalu kasih makan sosis, kalau jevan sih lebih sering kasih tahu sama tempe bacem. nah kalau kak ital atau kak irene lebih seringan sosis sama pisang"-jordan.
"buset gue rasa si jovan bakalan darah tinggi sih kalau sampai tau kakak-kakak dan adiknya sesering itu nistain kucingnya" ucap arga sembari terkekeh, sedangkan bayu hanya mampu bengek mendengar jawaban jordan.
"astagfirullah gue baru kali ini loh nemuin keluarga kayak keluarga loe jeff. gue rasa rumah ini setiap hari bakalan rame terus" ucap bayu sembari terus-terusan terkekeh.
"tara es buah ala cheff jevan" ucap jevan yang baru saja datang sembari membawa nampan berisikan empat gelas es buah.
"wihh seger nih"
"makasih ya dek" ucap jeff dan jordan bersamaan.
"sama-sama"
"pehh segernya bukan main van"-arga.
"mantap kan mas?"-jevan.
"bukan main" jawab arga sembari mengacungkan jempol.
"ehh ada suara mobil" ucap jevan sembari melihat siapa yang datang dari atas balkon.
"mas suho holkay" panggil jevan sembari melambai-lambaikan tangannya, dan hal itu berhasil membuat jordan bangkit dari duduknya dan ikut menyapa suho.
"mas suho holkay sapaan jeff?"-bayu.
"calon suami kak irene"-jeff.
"lah kenapa harus di embel-embelin holkay?"-arga.
"ya karena mas suho emang tajir, kekayaannya nggak bakal habis tujuh keturunan men"-jeff.
"calon kakak iparmu tajir banget dong jeff"-bayu.
"bukan main"
"hai adik-adik iparku" ucap suho yang baru saja datang.
"mas suho" ucap jevan dan jordan bersamaan sembari memeluk suho.
"hai bapak kapas, kemana aja sih? udah lama nggak kesini, adik-adik kangen tau nggak"-jeff.
"iya maaf, mas habis dari jepang. baru aja pulang kemarin, oh iya ini jovan kemana?"-mas suho.
"jovan lagi ngandangin anak-anaknya mas"-jevan.
"anak itu selalu saja sibuk dengan kucing-kucingnya. oh iya ini siapa berdua?" tanya mas suho sembari menunjuk arga dan bayu.
"temennya abang bapak kapas"-jordan.
"hai mas, kenalin saya arga, dan ini bayu. kami temennya jeff"-arga.
"hai aku suho calon kakak iparnya jeff" ucap suho sembari tersenyum.
"mas suho ayo kita kebelakang tadi aku bikin makanan kesukaan mas suho dan kak irene" ucap jevan sembari menarik tangan suho.
"benarkah?"-mas suho.
"iya, ayo keruang makan"-jevan.
"baiklah. mas pergi dulu ya, ladenin si bontot" ucap mas suho kepada jeff dan jordan.
"iya bapak kapas" jawab jeff dan jordan secara bersamaan.
"kenapa loe manggilnya bapak kapas jeff?"-bayu.
"iya soalnya mas suho orangnya emang sabar baget, terus udah gitu orangnya baik banget. manakannya gue manggilnya bapak kapas"-jeff.
"oh gitu"
"yoii"
*******
"asalamualaikum"
"kakak" ucap jessica sembari menghambur memeluk bryan yang baru saja datang.
"pulang kok nggak ngabarin sih dek"-kak bastian.
"sengaja mau bikin kejutan kak" ucap bryan sembari tersenyum.
"kakak aku sangat merindukanmu"
"kakak juga kangen banget sama kamu. oh iya mama sama papa mana kak?"-bryan.
"mama sama papa lagi ke bogor, ada urusan keluarga di rumah bude"-kak bastian.
"lah kakak sama jessi kok nggak ikut"
"sebenarnya pengen ikut tapi nanti kerjaan nggak ada yang handel, udah gitu si bontot baru aja selesai ujian semester"-kak bastian.
"oh gitu. jadi gimana adik cantik kakak masih galau nggak?" tanya kak bryan sembari mengelus pelan surai legam jessica.
"nggak dong, kata kakak kan nggak boleh galauin cowok brengsek"-jessica.
"bagus itu baru adik kakak" ucap kak bryan sembari memeluk jessica.
"dia udah nggak galau karena udah punya pacar baru yan"-kak bastian.
"yang bener kak?" tanya kak bryan dengan sedikit tidak percaya.
"iya"
"ih jangan dengerin kak. kakak bastian suka ngawur"
"tapi emang bener kamu udah punya pacar baru dek?"
"nggak ada kak, udah nggak usah dengerin kak bastian" ucap jessica sembari pergi menuju kamarnya dan meninggalkan kedua kakaknya di ruang keluarga.
"kakak nih ngaco. mana mungkin si bontot move on secepat itu"
"tapi loe harus tau cowok yang lagi deket sama adik kita yan, dan gue yakin loe bakalan suka"
"emang anaknya kayak apa kak?"
"loe lihat aja sendiri kalau ngantar jessi. dan loe tau nggak dia siapa?"
"nggak tau lah, kakak kan belum cerita"
"hehe iya juga ya" ucap bastian sembari terkekeh.
"malah ketawa, emangnya tu temennya jessi siapa kak?"
"adiknya krystal"
"krystal siapa?"
"krytal yaunatama pemain film itu loh"
"kakak serius?" tanya bryan dengan sedikit tidak percaya.
"ya serius, ngapain juga gue bohong dek"
"ya siapa tau aja, kakak kan suka bercanda"
"tapi gue sekarang lagi serius"
"iya tau, kelihatan kok kerutannya pada nongol"
"sialan nih bocah"
"ya udah gue ke kamar dulu kak, capek mau tidur"
"ya udah istirahat sana"
"siap"