JEJE (Perfect Boyfriend)

JEJE (Perfect Boyfriend)
belajar bersama



"jordan"-hendry.


"apaan dah?"-jordan


"etdah gue ama lucas mikir sampe pusing, loe malah enak-enakan ngegame"-hendry.


"yaelah, yaudah sini biar gue yang kerjain" ucap jordan sembari merebut buku yang tengah di pegang lucas.


"emang loe bisa?"-lucas.


"kecil ini mah"-jordan.


"ni bocah lagaknya udah kayak bocah bener aja"-hendry.


"loe nggak tau aja siapa gue"-jordan.


"lah emang loe siapa?"-hendry.


"ya gue jordan lah, pakek nanya lagi" jawab jordan sembari terkekeh.


"serah loe dah"-hendry.


"woy cas loe ngapain ngalamun?"-jordan.


"ehh buset ni anak mata loe perasaan fokus sama buku, bisa-bisanya tau kalau gue ngalamun"-lucas.


"mata gue ada di mana-mana"-jordan.


"loe mikirin yuqi ya cas!"-hendry.


"iya"-lucas.


"gimana perkembangan hubungan loe sama yuqi?"-hendry.


"masih gini-gini aja, diem di tempat"-lucas.


"payah sih loe, masak nggak berani nembak sih"-hendry.


"gue takut di tolak"-lucas.


"apa? seorang lucas takut di tolak. sejak kapan seorang lucas jadi insecure sama diri sendiri, biasanya loe paling percaya diri" ucap hendry sembari terkekeh.


"entahlah"-lucas.


"loe punya saran nggak jor, kasihan nih temen kita"-hendry.


"dah selesai" ucap jordan sembari menutup bukunya.


"buset, loe seriusan nggak nih. beneran udah selesai?"-hendry.


"iya udah. kalau nggak percaya cek aja"-jordan.


"gila beneran udah selesai dong, padahal ini soal-soal yang paling sulit" ucap hendry sembari membolak-balik buku tugas yabg baru saja selesai jordan kerjakan.


"iya dong jordan, jujur, sopan, dan tauladan" ucap jordan dengan menaik turunkan kedua alisnya.


"bacot"-lucas.


"oh iya jor, loe belum jawab pertanyaan gue barusan"-hendry.


"pertanyaan apa weh?"-jordan.


"loe ada saran nggak buat lucas"-hendry.


"emang yuqi yang mana sih anaknya?"-jordan.


"dia anak 10 IPA 2"-hendry.


"ya kalau loe suka ungkapin lah"-jordan.


"masalahnya gue takut di tolak jor"-lucas.


"ya kalau loe takut, loe nggak akan pernah tau gimana perasaan dia ke elo cas. dan kalau elo di tolak ya udah ikhlasin, berarti yuqi memang bukan yang terbaik buat loe"-jordan.


"tapi gue sayang yuqi jor, gue nggak sanggup kalau dia bakal nolak gue"-lucas.


"ya kalau sayang ungkapin dong, laki bukan loe?"-jordan.


"loe meragukan gue?"-lucas.


"ya kalau laki maju. nggak ada ceritanya sel telur ngejar-ngejar seperma"-jordan.


"wihh lambemu jor suka bener"-hendry.


"udah tembak aja. nanti gue sama hendry bantu siapin semuanya"-jordan.


"kalian serius?"-lucas.


"iyalah, kita kan teman. dan tugasnya adalah saling membantu"-jordan.


"jordan kita baru aja kenal, tapi loe udah secare ini sama gue dan hendry. gue terharu banget"-lucas.


"nggak usah lebay"-jordan.


"gue nggak lebay njir, gue bener-bener terharu"-lucas.


"tapi ngomong-ngomong yuqi yang mana sih? apa gue tadi sempet lihat anaknya?"-jordan.


"gue rasa iya, kita tadi ketemu di kantin pas lucas masih di kamar mandi"-hendry.


"coba lihat mana fotonya"-jordan.


"jangan nanti loe rebut yuqi dari gue"-lucas.


"yaelah bambang bucin banget. mana mungkin gue nikung temen sendiri"-jordan.


"iya juga ya"-lucas.


"mana fotonya aku mau lihat"-jordan.


"nih, cantikkan?" ucap lucas sembari memberikan ponselnya kepada jordan.


"lumayan"-jordan.


"kok lumayan sih jor"-lucas.


"lah trus elo mau gue bilang apa bambang!"-jordan.


"cantik kek"-lucas.


"ya dia jelas cantik, orang dia perempuan. tapi kalau menurut gue biasa aja, masih cantikan kakak-kakak gue"-jordan.


"sombong bener"-hendry.


"tauk nih bocah, emang kakak loe siapa dah?"-lucas.


"loe tau dokter irene, dokter muda di rumah sakit kasih bunda?"-jordan.


"kagak tau gue"-lucas.


"gue tau njir, dia dokter spesialis bedah kan?"-hendry.


"iyapp betul banget"-jordan.


"gila sih dia emang cakep banget, udah kayak seorang dewi"-hendry.


"dia dokter tante gue. selain cantik dia juga pintar, hah idaman banget pokoknya"-hendry.


"gue masih punya satu kakak perempuan lagi, dan gue fikir kalian berdua pasti mengenalnya"-jordan.


"siapaan dah?"-hendry.


"elizabeth krystal yaunatama, tuh yang posternya nemplok di dinding kamar loe" ucap jordan kepada lucas, sembari menunjuk wajah kakaknya yang memang terpampang di kamar lucas.


"what? loe serius" ucap lucas dan hendry secaraan bersamaan.


"ya serius lah buat apaan dah gue bohong. lah kalian nggak sadar apa kalau marga kita sama? nama gue elnathan jordan yaunatama, nah sedangkan kak ital elizabeth krystal yaunatama"-jordan.


"lah iya sama njir"-hendry.


"tapi gue tetep nggak percaya"-lucas.


"kalau loe nggak percaya, datang aja kerumah gue. udah ya gue balik dulu, nanti kalau ke malaman kak irene, sama bang jeff bisa ngomel"-jordan.


"eh iya, hati-hati sob"-hendry.


"beres" ucap jordan sembari berlalu pergi.


"gue masih nggak nyangka kalau tuh bocah punya kakak yang cantik-cantik"-hendry.


"emang dokter irene cantiknya kek apaan njir, krystal aja cakep banget"-lucas.


"dokter irene cantik banget pokoknya, selain cantik dia juga lemah lembut nggak kalah cantik deh sama krystal"-hendry.


"gue jadi nggak sabar, pengen main kerumah jordan"-lucas.


"sama gue juga"-hendry.


****


"assalamualaikum"-jordan.


"walaikumsakam, dari mana mas? kok jam segini baru pulang?"-ayah.


"habis ngerjain tugas di rumah temen yah" jawab jordan sembari berjalan mendekat ke ayah dan langsung memeluknya.


"emangnya abang nggak bilang yah?"-jordan.


"abangmu bilang, cuma ayah pengen dengar langsung dari mulut kamu"-ayah.


"woi upin&ipin belajar jangan ngegame terus"-jordan.


"kita udah belajar mas"-jovan.


"tauk tuh buku kita masih berserakan di atas meja, emangnya mas jordan nggak lihat"-jevan.


"rajin banget sih adek-adek mas jordan" ucap jordan sembari mencium jovan dan jevan bergantian.


"mas jordan apaan sih, jijik tau" ketus jovan. ya jovan memang paling sebal ketika kakak-kakaknya menciumnya seperti itu, tapi kalau jevan hanya bisa pasrah karena dia sendiri juga paling senang menciumi kakak-kakaknya.


"mandi sana mas, bau tauk"-jevan.


"yee si bambang mana ada gue bau"-jordan.


"iya emang masih wangi, tapi mandi sana biar tambah ganteng"-jevan.


"mas mu ini udah ganteng sejak lahir ya"-jordan.


"sak karepmu mas"-jevan.


"van mas laper nih masakin dong"-jordan.


"gue udah masak mas"-jevan.


"masak apa"-jordan.


"kebanyakan tanya udah kek dora aja, langsung lihat sendiri napa. udah ahh sana pergi jangan ganggu kosentrasiku, nanti aku kalah sama jovan"-jevan.


kalau jevan udah berkata seperti itu dengan terpaksa jordan hanya bisa pergi dari pada mendapatkan gigitan maut jevan. ya dulu dia pernah menggangu jevan yang sedang bermain game bersama jovan, hingga mengakibatkan jevan kalah, dan jevan pun langsung menggigit tangan jordan tanpa ampun. serangan jevan benar-benar mematikan, hingga membuat jordan trauma hingga saat ini, itu sebabnya jordan tidak mau mengganggu upin&ipin kalau sedang ngegame.


******


"minggu depan kelas kita ada tanding basket sama kelas sebelah, loe ikut ya jeff"-arga.


"gue? emang nggak apa-apa kalau gue ikut"-jeff.


"ya gapapa lah, lagian kita kekurangan personil nih"-bayu.


"dari segini banyak jantan dan kelas kita kekurangan personil?"-jeff.


"lambemu jeff, jantan-jantan udah kek ayam"-ciko.


"canda men"-jeff.


"iya tapi sebagian dari mereka nggak jago-jago amat main basketnya"-arga.


"betul tuh, loe bisakan main basket?"-bayu.


"gue? ya bisalah gini-gini gue dulu kapten basket"-jeff.


"serius?"-bayu.


"iya"-jeff.


"bagus pokoknya kita nanti harus kalahin bebebnya jessica"-bayu.


"emang cowoknya jessi dari kelas samping?"-jeff.


"iya, tuh bocah tengik kan kapten basket. kita harus bisa kalahin dia, biar nggak belagu tuh bocah"-bayu.


"loe punya dendam apaan dah sama cowoknya jessi?"-jeff.


"nggak ada sih, tapi gue sebel aja anaknya sok banget"-bayu.


"kalian berduakan deket sama jessi, masak nggak akrab sama cowoknya!"-jeff


"kita emang kenal sama aldo, tapi kita nggak mau mengakrabkan diri sama dia. anaknya sombong banget soalnya, dan nggak sembarangan orang bisa berteman sama dia, dia tuh cuma mau berteman sama anak-anak hedon"-arga.


"ada ya manusia bentukan kek gitu"-jeff.


"ya adalah tuh wujud nyata ayang bebnya jessica"-bayu.


"apaan dah bawa-bawa nama gue?" tanya jessica ketika ia baru saja masuk ke dalam kelas.


"gapapa kok hehe" jawab bayu sembari terkekeh.


"nggak jelas loe bay"-jessica.


"nggak jelas gini tapi teme loe cinta mati ama gue jess" ucap bayu sembari menyugar rambutnya.


"emang iya sis?"-jessica.


"nggak"-siska.


"yaAllah beb tega bener"-bayu.


"bercanda sayangku"-siska.


"ahh kekasihku emang paling bisa" ucap bayu sembari mencolek pipi siska. sedangkan jeff dan arga benar-benar merasa mual melihat ke bucinan bayu dan siska.