JEJE (Perfect Boyfriend)

JEJE (Perfect Boyfriend)
lomba futsal



"jessi buruan dek nanti kamu kesiangan" teriak bryan ketika sang adik belum juga turun untuk sarapan.


"iya kak" jawab jessica sembari berlari.


"lama banget sih, nanti kamu bisa telat"


"santai kak cuma classmetting doang"


"iya kak tau, tapi kamu kan osis pasti ada rapat dulukan"


"iya kakak kok tau!"


"taulah dulukan kakak juga anggota osis"


"iya juga ya. oh iya kak, kakak bastian mana?"


"kakak udah berangkat ke kantor"


"tumben pagi banget?"


"ada rapat penting pagi ini, makanya kakak berangkat pagi-pagi"


"terus nasib aku gimana?" ucap jessica sebari cemberut.


"kan ada kakak, jangan cemberut gitu dong. udah makan gih sarapannya, selesai itu kita langsung berangkat"


"kakak mau anterin aku?"


"iya sayangku" ucap bryan sembari mencubit gemas pipi jessica.


"makasih kakakku yang paling tampan"


"berarti kak bastian nggak tampan dong!"


"ahh kak bastian lebih tampan dari kakak"


"sialan nih bocah, untung kakak sayang sama kamu"


"dan aku tau kalau kakak sayang sama aku"


"udah ahh ayo habisin sarapannya"


"iya kak"


hening, setelah itu hanya terdengar dengtingan sendok dan garpu yang beradu dengan piring.


"aku udah selesai kak"


"nggak di habisin?"


"udah kenyang, lagian udah jam segini pula"


"makannya jangan suka begadang, bangunnya jadi kesiangankan"


"iya-iya kak, habisnya kemarin drakornya bagus, jadinya aku maraton deh"


"alesan aja kamu ini yasudah ayo berangkat" ucap bryan sembari merangkul pundak jessica.


"kakak lama kan dirumah?" tanya jessica ketika mereka telah berada dalam mobil.


"kenapa emang"


"ya gapapa"


"ngomong aja kamu masih kangen kan sama kakak!" ucap bryan sembari melajukan mobilnya


"udah tau masih aja nanya"


"emang sengaja"


"kakak nyebelin" ucap jessica sembari mencebikkan bibirnya, sedangkan bryan tak mampu menahan tawa karena melihat kegemasan jessica.


setelah hampir 15 menit berkendara akhirnya sampai juga di sekolah jessica.


"jadi mana cowok yang lagi dekat sama kamu?" tanya bryan sembari menatap jessica.


"cowok yang mana sih kak? aku nggak lagi dekat sama cowok mana-mana"


"yang kak bastian bilang adiknya krystal kemarin itu loh dek"


"maksud kakak jeff"


"iya mungkin"


"kakak nggak usah ikutan kak bastian ya, rumpi banget"


"cepetan jawab orangnya yang mana" ucap bryan sembari turun dari mobil dan di susul jessica.


"kakak ngapain turun sih, nggak lihat apa orang-orang lihatin kakak sampai segitunya. ayo masuk"


"kenapa sih dek, kakak nggak akan masuk sebelum kamu tunjukin yang mana adiknya krystal"


"tuh-tuh yang itu" ucap jessica sembari mengendikkan dagunya ke arah jeff.


"yang mana, itu yang turun dari mobil ada empat orang"


"yang ganteng yang mana?"


"ganteng semua. tapi yang paling ganteng tas biru, sama tas item. kalau yang tas coklat sama tas putih manis anaknya"


"lah terus menurut kakak adiknya kak krystal yang mana?"


"tas biru ya"


"bukanlah, adiknya kak krystal yang tas item sama tas putih"


"lah yang deket sama kamu yang mana?"


"yang deket sama aku yang tas item lah kak, kan emang jeff temen sekelas aku"


"bener kata kakak kelihatannya anaknya baik"


"udah ah masuk mobil sana kak"


"nggak mau kelihatannya mereka mau kesini"


"hih sejak kapan sih kakak jadi nyebelin kayak kak bastian"


"bodo amat"


"hai jess"-arga.


"hai pagi bapak ketos yang terhormat" jawab jessica sembari tersenyum.


"kak jessica dia siapa?" tanya jordan sembari menatap bryan.


"oh iya kenalin ini kakak keduaku jordan"


"kakak punya dua orang abang?"-jordan.


"iya"


"kakak punya adik?"-jordan.


"nggak ada jordan, aku yang paling kecil"


"kalau gitu aku nggak akan keberatan jadi adik kak jessica"-jordan.


"heh bocah jangan ngadi-ngadi ya"-jeff.


"kalau abang pacaran sama kak jessica, berartikan dia kakak iparku"-jordan.


"wah makin ngadi-ngadi nih bocah"-jeff.


"heh bocah loe tadi sarapan apaan dah, ngapa otak loe konslet gini!"-bayu.


"mas bayu gimana sih, tadikan kita sarapan opor ayam buatan jevan. baru aja setengah jam yang lalu, masak udah lupa"-jordan.


"hlah iya. kita sarapan dengan menu yang sama, tapi ngapa otak loe konslet sendiri bocah"-bayu.


"gue masih waras ya mas"-jordan.


"udah-udah jangan berteman pagi-pagi, ayo kita masuk kelas"-jeff.


"yaudah kak, aku masuk bareng temen-temen ya" pamit jessica kepada kak bryan.


"iya, sekolah yang bener" jawab bryan sembari mengelus puncak kepala jessica.


"siap boss"


"kami duluan kak"-jeff.


"iya" jawab bryan sembari tersenyum.


"itu tadi beneran kakaknya kak jessica?"-jordan.


"iya jordan, kenapa sih loe kelihatannya nggak percaya gitu"-jessica


"buset kelihatannya lebih galak dari kakaknya kak jessica yang satunya lagi"-jordan.


"jangan pernah menilai seseorang dari luarnya aja dek"-jeff.


"nah bener tuh apa kata abangmu, kak bryan emang keihatannya galak, tapi aslinya baik banget kok"-jessica.


"bang hati-hati pawangnya kak jessica galak-galak" ucap jordan sembari menepuk pundak jeff, sebelum akhirnya dia masuk ke dalam kelas.


"tuh bocah gila kali ya jeff!"-arga.


"bawaan lahir kalau jordan mah"-jawab jeff sembari tertawa.


"jeff loe nanti ikutan lomba basket kan?"-jessica.


"iya. kenapa emangnya? mau nyemangatin gue ya!"


"dihh males gila. gue cuma mau bilang, nanti kalau loe lawan aldo, loe lempar aja tuh bolanya tepat di kepalanya"-jessica.


"dihh main kasar" ucap jeff, arga, dan bayu secara bersamaan.


"biarin aja, abisnya gue sebel" ucap jessica sembari mencebikkan bibirnya.


"jessi, loe jangan membenci aldo secara berlebihan. inget dia pernah bikin hari-hari loe jadi berwarnah, dan dia juga pernah bikin loe bahagia, ya walupun pada akhirnya mengecewakan. jangan membenci orang secara berlebihan, sewajarnya aja. justru kalau bisa kita memaafkannya" ucap jeff sembari tersenyum dan berdiri tepat di depan jessica.


"buset kembaran gue sarapan apaan tadi, kenapa jadi bijak gini"-arga.


"iya ga, kenapa ni bocah jadi bijak gini"-bayu.


"bachot" ucap jeff sembari mendengus sebal.


"hai fans" ucap jeff ketika baru saja masuk kedalam kelas sambil melambai-lambaikan tangannya.


"woii jeff sarapan apaan loe? buset pagi-pagi dah ngereceh aja"-galang.


"tauk salah makan obat lu"-ciko.


"bachot dah"-jeff.


"jeff gue emang ngfans ama loe, jadi gimana loe mau nggak ama gue?"-maria.


"maria ohhh maria, jujur gue nggak mau ama elo" jawab jeff sembari memasang muka sok sedih.


"bachott loe ted" ucap maria sembari melempar buku ke arah teddy, sedangkan teman-teman yang lainnya hanya mampu terkekeh, melihat wajah malu maria.


"ayo keruang osis"-arga.


"sekarang juga nih pak ketos?"-siska.


"kagak, nanti nunggu lebaran monyet" jawab arga sembari berlalu pergi.


"buset, sarapan apaan tuh bocah! pagi-pagi gini udah ngegaring"-siska.


"bukan arga yang garing, loe nya aja yang banyak tanya"-jessica.


"hlah kok sewot"-siska.


"ayo yank, buruan keburu arga keluar tanduknya" ucap bayu sembari menggandeng tangan siska.


setelah teman-temannya pergi jeff segera duduk di bangkunya sembari mendengarkan musik dari ponselnya menggunakan airpone.


"jeff gimana strategi basket kita?"-galang.


"nih gue udah gambar dan jabarin semua di sini kalian tinggal pelajari, pokoknya kita nggak boleh kalah sama kelas samping" ucap jeff sembari memberikan bukunya kepada galang.


"iya kita harus buktikan kalau kelas kita nggak bisa di remehkan"-galih.


"betul tuh"-cahyo.


"udah ayo bentar lagi lomba futsal bakal dimulai"-doni.


"iya ayo kumpul di lapangan"-galang.


"ayo bocah, ngapain loe masih duduk disini!"-ciko.


"loe duluan aja, nanti gue nyusul"-jeff.


"loe ted, loe juga mau disini sama jeff?"-ciko.


"iya, nanti gue nyusul"-teddy.


"yaudah gue cabut duluan"-ciko.


******


"lah ko loe kok sendirian sih, jeff ama teddy mana?"-tanya cahyo ketika ciko baru saja sampai di lapangan.


"nyusul katanya"-ciko.


"tuh bocah pacaran apa, di dalam kelas berduaan"-galih.


"luambemu lih" ucap ciko sembari menoyor kepala galih.


"ya habisnya ngapain mereka kagak gabung ama kita"-galih.


"nanti juga nyusul, orang belum mulai juga"-galang.


"bentar lagi ini"-galih.


"oke kepada kelas 11 ipa 1 dan 11 ipa 5 di


persilahkan menuju lapangan, karena lomba akan segera dimulai" ucap mc.


"ayo"-galang.


"iya bapak ketua" jawab tim futsal secara bersamaan.


"jeff mana?" tanya arga yang baru saja datang dan duduk disebelah ciko.


"di kelas tuh bocah, katanya sih mau nyusul"-ciko.


"oh gitu, tapi si teddy juga nggak kelihatan?"-bayu.


"dikelas juga sama jeff"-ciko.


"ehh buset, tu bocah dua kagak mojok kan?"-siska.


"jangan ngadi-ngadi loe bocah, mana mungkin cowok se keren jeff doyan ama batangan"-ciko.


"yakan siapa tau aja ko"-siska.


"jangan berisik, kitakan mau dukung temen-temen kita"-jessica.


"iya jessica yang cantik"-ciko.


"don oper sini" teriak galang, meminta agar doni mengoper bola pada dirinya.


dan dengan segera doni mengoper bolanya kepada galang, kini giliran galang mengoper bolanya kepada heru. dan dengan cekatan heru dapat membobol gawang lawan hingga menjadikan kelas mereka unggul satu poin.


"GOL" teriak anak-anak kelas 11 ipa 1 secara bersamaan.


"wah gila heru keren banget"-siska.


"kerenan juga cowokmu ini"-bayu.


"dih buset, gitu doang loe cemburu bay?"-cahyo.


"biasa yo, kalau bucin akut itu emang berbeda"-arga.


"ga loe nggak capek apa berteman ama bayu?"-ciko.


"capek nggak capek ko, ya mau gimana lagi, loe kan tau dia sohib gue"-arga.


"kalau gue barengan ama bayu terus, bisa stres gue"-cahyo.


"iya gue rasa kalau posisi gue jadi loe, gue juga bakal stres ngadepin kebucinan bayu. untung loe sekarang punya jeff ga"-ciko.


"heh loe berdua, bisa-bisanya loe gibahin gue. padahal gue ada tepat dibelakang kalian" ucap bayu sembari menjewer telinga ciko dan cahyo secara bersamaan.


"woiilah sakit ***" ucap ciko dan cahyo secara bersamaan.


"mampus, mamam tuh sakit"-bayu.


"bay udah dong, loe rusuh amat dah"-jessica.


"sorry jess" ucap bayu sembari terpaksa melepaskan kedua tangannya yang sedang menjewer ciko dan cahyo.


babak pertama kini telah usai, dan kelas 11 ipa 1 unggul satu poin.


"nih minum" ucap arga sembari memberikan minuman kepada teman-temannya.


"lah si jeff sama teddy kagak kemari?"-galih.


"tauk tu bocah dua kemana dah"-doni.


"ke kantin dulu kalik, kayak nggak tau teddy ama jeff aja. tampang boleh cakep, tapi porsi makannya kayak kuli"-galang.


"iya juga sih" ucap galih dan doni bersamaan.


setelah 10 menit beristirahat, kini babak kedua pun dimulai kembali. kali ini ciko ikut turun kelapangan karena menggantikan arsya yang mengalami sedikit cidera.


"loe gapapa kan sya?"-arga.


"kagak ngapa-ngapa gue, santai aja. besok juga udah sembuh"-arsya.


"jangan meremehkan luka sya. sini biar gue obatin"-jessica.


"makasih jess"-arsya.


"iya sama-sama"-jessica.


"GOL" teriak anak-anak 11 ipa 1 secara bersamaan ketika galang cs kembali membobol gawang lawan.


"kita unggul 2-0" ucap bayu sumringah.


"lakik gue tuh" ucap nayla dengan bangga ketika heru kembali mencetak gol.


"iye-iye lakik loe nay. abis itu loe pijitin ya tu laki, biar besok bisa tanding lagi dengan semangat"-bayu.


"loe aja pijitin lakik gue"-nayla.


"hlah kok gue?"-bayu.


"iya loekan waketos jadi harus mengayomi rakyatnya dong"-nayla.


"lambemu nay-nay. udah kayak politikus aja loe"-bayu.


"berisik woi" ucap maria dan ulfa sembari memukul nayla dan bayu secara bergantian.


"anjir, pala gue sakit nyet. sa bisanya loe nampolin pala gue. nih pala gue ganteng-ganteng gini di fitrahin ya sama emak gue" ucap bayu sembari mengelus-elus kepalanya yang sedikit terasa sakit karena pukulan maria dan ulfa.


"gue kalau jadi emak loe, ogah bay bayarin fitrah elo. anak kagak ngotak gini"-ulfa.


"lambemu fa gue kuncir juga tu mulut lama-lama" ucap bayu emosi.


"jeff mana sih, ini babak kedua juga udah hampir selesai loh!"-jessica.


"iya juga ya, tu kembaran gue kemana sih. bikin orang khawatir aja"-arga.


"kembaran dari hongkong"-arsya.


"sirik tanda tak mampu"-arga.


"GOL" teriak anak-anak 11 ipa 1 lagi. kali ini giliran ciko yang berhasil memasukkan bola ke gawang lawan.


tak lama wasit pun meniup peluitnya secara panjang, menandakan bahwa pertandingan telah berakhir. dan kini 11 ipa 1 memimpin skor sebanyak 3 poin dan 11 ipa 5 dengan 0 poin.


setelah pertandingan selesai mereka segera kembali kedalam kelas.


*******


"woi buset loe pada ngapa mojok disitu?"ucap galih heboh ketika melihat jeff dan teddy sedang duduk mojok di belakang kelas.


"whahahaha" tawa galih pecah ketika melihat apa yang telah jeff lakukan kepada teddy.


"woi bocah ngapa loe ketawa sekeras itu njir?"-doni.


"sini loe pada lihat"-galih.


dengan segera mereka semua menghampiri galih. dan sama halnya seperti galih, mereka semua pun ikut terkekeh.


"woilah loe pada bisa-bisanya ngetawain gue. gue lagi sakit ini njir" protes teddy.


"bukan masalah itu ted. cuma loe harus lihat ini" ucap arga sembari memfoto punggung teddy dan langsung menunjukkannya kepada teddy.


"wahh jan*ukk, kenapa punggung gue jadi cosplay hello kitty gini. bener-bener wuashuu ye loe jeff" ucap teddy sembari memukul paha jeff.


"sorry ted, ya habisnya tangan gue gatel pengen ngegambar. lagian loe nggak lihat, begitu comelnya hello kitty gambaran gue"-jeff.


"sak karepmu" ucap teddy sembari mengenakan kaosnya kembali.


"gimana kalian semua udah pelajari setrategi yang telah di gambar jeff kan?"-arga.


"udah pak ketos, santai aja napa"-galang.


"tapi arsya nggak bisa main, kakinya lagi sakit. terus siapa yang bakal gantiin arsya?"-heru.


"gue yang bakal gantiin"-arga.


"wihh pak ketos turun tangan" ucap ciko dan galang secara bersamaan.