JEJE (Perfect Boyfriend)

JEJE (Perfect Boyfriend)
menantu tampan



"woii astagfirullah, udah berapa kali kakak bilang jangan main hujan-hujanan" ucap bastian sembari mendelik menatap kehadiran adik bungsunya yang sudah basah kuyup.


sedangkan jessica yang ditatap tajam oleh kakaknya hany nyengir dan segera berlari memeluk bastian, mengakibatkan baju yang bastian pakai ikut basah.


"astaga basah dong dek. ihh ngeselin banget sih"


"kakak ngomel-ngomel mulu kayak emak-emak komplek" ucap jessica sembari menyembunyikan wajahnya di dada bidang sang kakak.


"kenapa kamu hujan-hujanan, apa jeff nggak ngajak kamu neduh? awas aja kakak nggak akan kasih dia izin buat antar kamu pulang lagi, bisa-bisanya dia bikin adik kesayangan kakak basah kuyup kayak gini" bastian terus saja mengomel tanpa ada lelahnya.


"jangan dong kak. nanti kalau kakak larang jeff antar jemput aku, nanti aku bisa kangen pacarku" ucap jessica sembari menatap bastian namun urung untuk mengurai pelukannya.


"biarin aja abis kakak sebel"


"jangan gitu dong kak"


"ehh bentar-bentar tadi kamu bilang apa?" tanya bastian ketika menyadari perkataan jessica ada yang mengganjal di telinganya.


"pacar jessi" ucap jessica sembari tersenyum bahkan kini pipinya sudah bersemu merah.


"PACARAN?" tanya bastian ngegas, dan jessica pun menganggukkan kepalanya.


"kapan?"


"tadi pulang sekolah"


"alhamdullilah adik bontotku akhirnya move on juga"


"kakak setuju kan?"


"ehmmt kakak dukung penuh hubungan kalian"


"terus kakak sama kak krystal?"


"kakak sama krystal cuma temenan. jangan mikir yang aneh-aneh"


"astaga dek kenapa basah kuyup gitu. mana pakai peluk kakaknya lagi, kan kakaknya ikutan basah" ucap mama yang baru saja keluar dari dapur sembari membawa nampan berisi teh dan juga kopi.


"hehehe habis jessica seneng banget ma, jadi langsung peluk kakak" jawab jessica sembari cengengesan seperti orang yang tak memiliki dosa.


"udah sana mandi nanti kamu sakit sayang"


"lagian sejak kapan sih anak mama ini jadi lemah. kehujanan doang langsung sakit"


"jaga-jaga aja sayang, cepet mandi"


"siap ibu negara"


"adik kamu kenapa sih kak? kelihatannya dia bahagia banget" tanya mama sembari menatap punggung jessica yang sudah mulai menjauh.


"dapat pacar baru tuh anak ma"


"serius kamu kak?"


"iya ma"


"siapa?"


"namanya jeff, dia anaknya pak agung yang baru aja kerjasama dengan perusahaan kita"


"agung yaunatama?" tanya mama dengan sedikit tidak percaya, dan bastian pun mengangguk mengiyakan.


"bas ganti baju dulu ma"


"jessica nggak salah pilih nih. waktu konfrensipers kemarin anaknya pak agung ganteng-ganteng semua, yaAllah papa kita bakal punya mantu cakep" ucap mama tiffany sembari tersenyum.


dengan segera mama meraih ponselnya dan melihat kembali video konferensipers krystal, untuk melihat mana yang menjadi kekasih anak bungsunya.


"mama ngapain nonton video itu?" tanya bastian yang baru saja duduk disamping sang mama dan telah usai mengganti bajunya.


"mau nyari yang mana calon mantu mama"


"dihh semangat banget" ucap bastian sembari geleng-geleng kepala, mamanya ini memang selalu excited kalau sudah mengenai si bungsu.


"iyalah anaknya pak agung kan ganteng-ganteng bas. gantengnya kebangetan gitu gimana mama gak seneng. nah yang ini kan pacar jessica?"


"iya ma"


"masyaAllah ganteng banget kak, pantesan adik kamu mau. kalau mama masih muda juga mama mau kak"


"mama genit deh, bas bilangin papa nih"


"bercanda doang sayang"


"itu anak bukan hanya good looking ma, tapi juga good attitude. makanya aku setuju-setuju aja kalau mereka pacaran"


"terus alasan kamu nggak setuju waktu adik kamu sama aldo apa? padahal aldo juga baik kak"


"jadi aldo jadiin adik kamu selingkuhan?" tanya mama dengan wajah yang terlihat begitu terkejut.


"iya ma"


"kurang ajar si aldo. awas aja kalau itu anak berani kesini lagi, mama akan timpuk dia pakai pot bunga yang ada di depan rumah"


"mama mau lihat nggak?"


"apa?"


"pinjam hp mama"


dengan segera bastian mencari sebuah video di youtube dan segera menunjukkannya kepada sang mama.


"ini jeff?"


"iya itu jeff"


"yaAllah bukan hanya ganteng tapi suaranya bagus banget kak, ini di new york kan?"


"iya aku tau itu dari krystal. awalnya aku juga nggak tau video ini, tapi waktu itu krystal lagi iseng dengerin lagu dan video ini yang dia lihat. awalnya aku nggak percaya kalau itu jeff, akhirnya aku lihat sendiri dan ternyata benar itu bener-bener jeff"


"adik kamu tau ini?"


"aku rasa nggak"


"ahh masak sih kak, viewer nya udah jutaan kak"


"aku aja yang sering lihat YouTube aja baru tau apalagi jessica yang taunya cuma baca novel sama ngedrakor ma"


"bener juga sih. ahh suaranya bener-bener bikin mama meleleh kak"


"mama alay"


"heh anak kurang ajar" ucap mama sembari menjewer telinga bastian.


"iya ma terusin sampai putus telinganya kakak" ucap jessica sembari terkekeh.


"dek kamu udah lihat ini belum?"


"apa ma"


"sini" ucap mama sembari menepuk sofa kosong di sampingnya, dan jessica pun menurut untuk duduk disana.


"i... ini jeff ma?" tanya jessica dengan terkejut.


"iya, kenapa kaget gitu lihat pacar sendiri?"


"jessica nggak tau kalau jeff cover lagu I Like Me Better dan viewer nya udah puluhan juta ma"


"katanya pacar gitu aja nggak tau" ucap bastian sembari terus fokus pada laptopnya.


"yakan aku jarang buka youtube kak" ucap jessica sembari cemberut. "ehh tapi kok mama bisa tau ini"


"kakakmu yang ngasih tau"


"kakak bastian?"


"iyalah, ya kali kak bryan"


"kok kakak bisa tau"


"krystal yang kasih tau"


"ganteng banget pacar aku" gumam jessica namun masih bisa di dengar jelas oleh sang mama dan kakaknya.


"masih gantengan gue"


"dihh kakak terlalu percaya diri"


"faktanya emang gitu"


"tapi kakak jomblo, nggak ada yang mau sama kakak"


"enak aja, yang mau sama kakak banyak ya"


"mana ada yang mau punya cowok galak kayak kakak"


"bawel"


"udah-udah kenapa jadi berantem sih"


"kakak tuh ma yang mulai duluan"


sementara itu bastian hanya memutar bola matanya dengan malas, pada akhirnya ia juga yang disalahkan oleh adik nya itu.