
"Kai...idemu sangat brilliant...dengan mengadakan acara besar di pernikahan Charlotte dan Ezra dan mengundang pihak pemerintah serta para pengusaha besar, kita bisa sekalian memperkenalkan products kita dan menjamu mereka, kita memiliki peluang besar dalam kemenangan Mega Project akhir tahun ini dari pemerintah" puji Daryl ayahnya di kantor mereka.
"Ya Ayah...bagaimana pun Ezra dan Charlotte adalah salah satu komisaris Baron Company...aku juga ingin menghadiahkan mereka dengan perayaan yang megah untuk pernikahan mereka...aku ingin memenangkan Mega Project dan mengalahkan Leon Company dan perusahaan lain" ucap Kai.
"Seharusnya acara besar seperti ini adalah saat pernikahan mu..." ucap Daryl lemas.
"Aku tidak mau menikah jika bukan dengan Lana"
"Aku mengerti...hari ini Baron Company akan tutup lebih awal untuk perayaan pernikahan komisaris kita Charlotte dan Ezra...hmmm...baiklah ayah akan beristirahat, sampai bertemu di hotel Kai nanti malam dalam pesta" ucap Daryl pamit pada putranya.
"Iya ayah...aku akan langsung ke hotel..."
Daryl pun pergi dari ruangan Kai.
Tidak lama Mario pun masuk.
"Para pegawai sudah pulang, kenapa kau masih di sini?, aku pun mau bersiap, tapi melihatmu sendiri di sini...ada apa Kai?" tanya sahabatnya.
"Hm...aku teringat Lana, kalian sudah menemukan pasangan hidup masing-masing, kau dan Jenny sudah menikah 1 tahun yang lalu, dan saat ini Jenny tengah hamil, claire putri mu sangat bahagia akan memiliki adik, Charlotte dan Ezra malam ini akan menikah....aku tidak tahu apakah bisa bertemu Lana kembali?" ucap Kai sedih.
"Kai...kau pria yang tampan, mapan, banyak wanita ingin bersamamu dari kalangan selebriti, model, dan lainnya...tapi kau menolak nya, Lana sangat beruntung di cintai pria seperti mu" Mario menepuk pundak Kai.
"Ayo kita bersiap...aku yakin ada kebahagiaan yang lebih baik menantimu" lanjut Mario.
Kai pun mengangguk dan keluar dari kantornya.
Kai menggunakan mobil sport nya keluar dari kantor dan ke butik terkenal di kota untuk mengambil Suit atau jas yang akan di pakainya dalam acara nanti malam.
Kai berhenti di butik itu dan melihat mobil Ken terparkir di depan butik, di jaga ketat oleh bodyguard nya, saat Ken turun dari mobil, Kai melihat wanita yang duduk dengan Ken di kursi belakang yang tak lain adalah Lana.
"Lana!!" Kai terkesiap melihat wanita yang di cintainya.
"Lana..." ucap Kai yang langsung keluar dari mobil sport nya dan menuju ke mobil limousine Ken.
"Lana...." Kai berlari menghampiri mobil mewah Ken.
"Tuan Kai...apa kabar?...anda tidak boleh mendekati mobil tuan Ken" ucap Leo bodyguard terbaik Ken.
"Aku hanya ingin bertemu dengan wanita itu...Lanaris" ucap Kai.
"Maaf tuan...anda tidak bisa"
Kai merasa emosi dan memukuli bodyguard Ken.
- Lana di dalam mobil Ken -
Semoga keputusan ku benar, menandatangani syarat yang di ajukan Ken, aku ikut dengannya agar bisa bertemu Kai dan melihat keadaan nya, hmm...sampai kapan aku menunggu di mobilnya menunggu Ken mencoba suit dan mengambil pakaian untukku...suara ini, Suara Kai memanggilku, batin Lana, lalu ia melihat ke luar jendela terlihat Kai sedang baku hantam dengan anak buah Ken.
Apabila ku buka pintu mobil Ken dan menghampiri Kai, Bagaimana nasib Danzel dan mama?, aku harus tenang...ikuti permainan Ken dan perlahan diam-diam bertemu Kai, tidak sekarang, ini baru permulaan...sabar Lana, tapi...melihat Kai baik-baik saja dan tampan seperti biasanya membuatku senang, Kai tunggu aku bersabarlah, pikir Lana.
Pertikaian Kai dan anak buah Ken membuat ricuh.
Ken pun datang.
"Berhenti!" teriak Ken ke arah Kai.
"Kai...apa yang kau lakukan?!" ucap Ken menghampiri nya.
Beberapa bodyguard Ken tumbang oleh Kai dalam beberapa menit, Tidak ada luka sedikit pun di tubuh Kai, Ken sangat terkejut melihatnya.
"Ken...biarkan aku bertemu dengan Lana, aku melihatnya di dalam mobilmu" ucap Kai yang terengah-engah.
"Kai...apa kau yakin Lana ingin bertemu denganmu?, dia pasangan ku malam ini" ucap Ken sinis.
Kai kau sudah masuk ke dalam perangkapku...focus lah pada Lana...bagus Kai, batin Ken.
Ken menyuruh anak buahnya membuka pintu agar Lana keluar.
"Lana..." Kai sangat gembira melihat wanita yang di cintainya berdiri di hadapannya.
Kai mendekati Lana.
"Eitsss...jangan mendekat Kai, Lana milikku.." ucap Ken berdiri di hadapan Kai.
"Apa maksudmu?!" emosi Kai membuncah dan menarik kerah Ken.
"Kai!! berhenti!!" Lana berteriak ke arah Kai.
"Aku bersama Ken" ucap Lana yang parau seakan tidak kuat menahan tangis dan masuk kembali ke dalam mobil Ken dan menutup pintunya dengan keras.
Maafkan aku Kai, batin Lana.
"See...ok Kai...sampai bertemu lagi malam ini" Ken pun memalingkan tubuhnya dan masuk ke dalam mobilnya bersama Lana dan pergi meninggalkan Kai mematung di sebuah parkiran mobil.
Lana...apa maksudnya?!, kau bersama Ken, aku sangat merindukanmu....batin Kai.
"Tuan...tuan Kai..permisi" ucap pemilik butik membuyarkan kesedihan Kai.
Kai menoleh ke arahnya dengan wajah yang sangat seram.
"Eh...eh...anu tuan Kai...suit tuan sudah siap...ini dia" ucap ketakutan pemilik butik.
Kai mengambil pakaian nya dan langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.