
Bobby tahu ke mana tujuan mereka, yaitu ke kediaman Leon, di mana Daryl tinggal di situ, seperti yang Richard perintah kan kepada mereka, mereka pun di kejar waktu untuk menangkap Daryl demi keluarga mereka agar selamat.
Tidak ku sangka di secarik kertas ini ada nama tuan Daryl ayah angkat tuan Leon, ternyata dia pemimpin pirate Baron dalang penculikan keluarga Rowen, batin Bobby.
"Bobby...maafkan aku" Di dalam keheningan mobil yang berisi Bobby, Kai dan 3 anak buah Bobby, tiba-tiba Kai meminta maaf pada Bobby.
"Tuan Richard Rowen adalah orang paling berbahaya...kita harus berhasil membawa pemimpin pirate Baron ke hadapan tuan Richard"
"Aku sungguh minta maaf soal Charlotte, seandainya waktu itu aku mendengarkan mu" lanjut Kai.
"Waktu tidak bisa berputar kembali, Kai...sekarang saatnya kita harus menyelamatkan keluarga kita, dan lakukan dengan benar" Bobby menjawabnya.
Sampailah mereka di rumah keluarga Leon.
"Kalian bersiap ini takkan mudah, kita lakukan penyerbuan dan bunuh siapa saja yang menghalangi" Bobby semangat dan berambisi memberi aba-aba kepada semua yang ada di mobil dan menyiapkan senjata.
"Tunggu Bobby...kita bisa mengurangi jumlah korban, yang kita butuhkan hanya menangkap pemimpin mereka" Kai memberi usul.
"Tak ada waktu Kai"
"Kita hanya ber lima, apabila penyerbuan terang-terangan, pemimpin mereka akan segera di amankan, dan kita bisa mati kapan saja, pasti penjaga mereka melebihi kita, kita tidak akan berhasil" lanjut Kai.
"Lalu apa yang kau rencana kan?"
"Kita berpencar, bersembunyi di kegelapan, menghindari penjaga, apabila harus melumpuhkan, lakukan dengan tenang, saat pemimpinnya sudah di tangan salah satu dari kita, kita lakukan sandera padanya, agar semua menyingkir dan kita bawa dia kepada tuan Richard"
Semua sepakat pada pendapat Kai.
Mereka pun berpencar, menaiki pagar dengan perlahan dan bersembunyi di kegelapan.
Kai perlahan memasuki rumah itu, ada seorang penjaga melihat nya lalu Kai melumpuhkan nya tanpa suara dan menarik tubuh penjaga itu bersembunyi.
Dua anak buah Bobby tertangkap dan alarm berbunyi.
Sial, pikir Kai.
Keributan pun terjadi, Kai melihat seorang pria paruh baya yang di kelilingi banyak penjaga.
Pasti itu pemimpinnya, batin Kai.
"Kai.." lirih Ezra.
Kai, berusaha menangkap tuan Daryl, aku harus melindungi nya, pikir Ezra.
Kai menghampiri mereka dan melumpuhkan hampir semua penjaga yang menjaga Daryl termasuk Ezra.
Ezra terkena pukulan telak dan terjatuh pingsan, tembakan dari salah satu penjaga hampir mengenai Kai, tapi Kai berhasil menghindar dan Kai memukul penjaga itu.
Daryl mencoba melawan, walaupun usia Daryl sudah tua tapi dia dulunya adalah mantan bodyguard keluarga Leon, pertarungan yang berlangsung tidak terlalu lama.
Tapi Kai berhasil melumpuhkan nya.
"Siapa kamu?, apa mau mu?" Daryl meronta.
"Tuan...tolong ikut saya, aku tidak akan melukai mu" Kai memukul di bagian belakang kepala Daryl dengan kepalan tangannya dengan keras, dan Daryl pun pingsan seketika.
Kai menggendong nya dan bertemu dengan Bobby.
"Kau berhasil Kai" girang Bobby.
"Apakah dia orangnya?" tanya Kai.
"Benar"
Kai dan Bobby pun membawa Daryl dan di hadang beberapa penjaga, Bobby menggunakan senjata untuk melumpuhkan para penjaga, dan akhirnya mereka berdua berhasil keluar dengan membawa Daryl.
Ezra terbangun dan menelepon semua anggota perkumpulan pirate Baron.
"Tuan Daryl tertangkap...kumpulkan semua anggota kita...aku tahu di mana mereka mengurung nya" Ezra segera bangkit dan melihat sekeliling.
Kai...dia sungguh hebat, batin Ezra.
"Kumpulkan semua penjaga yang masih hidup, kita harus menyelamatkan tuan Daryl" Ezra memberikan aba-aba kepada seluruh anak buahnya.
Mereka pun melaju menuju tempat Daryl di tangkap.