
Di dalam Mobil Ken -
"Ezra....apakah kau terkejut?!" Tiba-tiba dalam laju mobil, Ken memulai pembicaraan nya.
"Iya...tuan saya terkejut anda membatalkan pertunangan anda dengan nona Lana" jawab Ezra yang duduk di depan dengan Fred supir Ken.
"Hmmm...hahaha" tawa kecil Ken terdengar menakutkan.
"Ezra...sudah berapa lama kau menjadi bodyguard ku?" tanya Ken lagi.
"Hampir 11 tahun tuan" jawab Ezra penuh tanda tanya.
"Kenapa kau mengajukan diri untuk menjadi bodyguard ku?" lanjut Ken.
"Karena tuan Ken seperti adikku sendiri, jadi saya ingin menjaga tuan Ken" jawabnya.
"Aku tahu cerita ini...adikmu meninggal kelaparan bukan?, karena ayahmu di bunuh kakekku Henry Leon, dan rumahmu lenyap...betul kan yang ku katakan?" ucap Ken yang membuat Ezra mematung.
"Aku tahu semua tentangmu, kau bekerja untuk membalaskan dendammu pada Leon dan Rowen Company, kau hanya memata-mataiku, ahhh....perkumpulan pirate Baron...perkumpulan para korban Leon dan Rowen..o iya aku tahu kau bekerja pada siapa?, kau ingin tahu?" lanjutnya.
"Mm...maksud tuan Ken?" Ezra mulai waspada.
"Telepon atasan mu, atau biasa di sebut pirate Baron alias Papa Daryl Silas, ayah angkatku, katakan padanya, Ken membatalkan pertunangan nya, tidak sesuai rencananya dan Ken bukan boneka nya....oh iya satu lagi katakan padanya suatu saat Ken akan mengambil kembali miliknya, bilang padanya juga aku satu langkah di depan kalian...Fred berhenti di sini...biarkan Ezra turun untuk memberitahukan berita penting ini" jelas Ken.
"Baik tuan" Fred menghentikan mobil mewah yang di kendarai nya.
"Turunlah Ezra...kau bukan lagi bodyguard ku lagi" Ken menyuruh Ezra turun, Ezra pun turun dengan terpaksa.
Mobil bodyguard Ken yang di belakang melihat Ezra keluar dari mobil utama milik Ken, mereka hanya melihat Ezra sambil tersenyum sinis.
"Tuan Ken...sekarang bagaimana?" tanya Fred yang menjadi orang kepercayaan Ken.
"Antarkan aku ke pavilion persembunyianku dan jemput ibu ku, kita akan susun rencana selanjutnya" ucap Ken.
"Baik tuan" jawab Fred.
Akhirnya rencana ku berhasil, aku membuat Richard Rowen murka dan ingin menghabisi Kai...ya Kai Silas, putra kandung Daryl Silas ayah angkatku, dia mengira putranya sudah mati, aku sudah merencanakan ini dengan matang, setelah 3 tahun yang lalu aku tahu kebenaran nya, aku mulai menyelidiki semuanya, siapa sangka...putra yang hilang telah kembali, saat mengecek datanya dia bernama Kai Silas, dan ku sembunyikan datanya agar Ezra ataupun Daryl Silas tidak mendapatkan nya...Daryl Silas mengambil apa yang seharusnya milikku maka nyawa putranya taruhannya..akulah pemenang nya...hahaha...batin Ken.
Ezra melihat rombongan Ken berlalu dan menelepon boss nya Daryl Silas a.k.a pirate Baron untuk memberitahukan soal Ken.
\- Cerita KEN 3 tahun yang lalu -
Aku harus segera pulang, aku lupa waktu bila sudah bertemu Lana, hari ini adalah ulang tahun pernikahan ayah dan ibu, walaupun papa Daryl hanya papa angkatku tapi dia menyayangi ku seperti putranya sendiri, oh iya aku harus memberikan bunga untuk mereka, pikir Ken sambil melajukan mobil Ferrari nya.
Setelah Ken membeli bucket bunga untuk ulang tahun pernikahan ibu dan ayah angkat nya, dia pun segera pulang untuk mengejutkan mereka.
Sampailah dia di rumah mewah milik keluarganya yaitu keluarga Leon, dia mengendap-endap masuk yang bertujuan mengejutkan mereka dan menuju ke kamar orang tuanya tapi saat dia membuka pintu kamar kedua orang tuanya, mereka tidak ada, saat Ken akan melangkah keluar kamar, terdengar suara tangis ibunya di balik sebuah dinding tapi di dalam sebuah ruangan.
Ken begitu penasaran, di dalam kamar ini ada sebuah ruangan rahasia, pikirnya.
Ken pun menjelajah kamar itu Dan menaruh bucket bunga yang di bawanya di atas tempat tidur ibunya.
Dia melihat lemari buku yang agak mencurigakan, bukunya sangat rapih, seperti tidak pernah di baca dan buku itu berisi tentang sastra, Ken berfikir bahwa kedua orangtua nya tidak suka membaca buku, dia pun mendorong perlahan tumpukan buku palsu itu, dan benar saja itu adalah sebuah pintu menuju ruangan lain.
Ken pun masuk ke dalam dan mendengar ibunya sedang berbicara kepada seseorang yang tak lain adalah ayah angkatnya, mereka sedang berdebat dan Ken mendengar isak tangis ibunya.
Ruangan tersembunyi apa ini?, apa yang mereka sembunyikan?, aku penasaran dan ingin lebih mendekat, ibu menangis, apa yang mereka bicarakan?, aku tak ingin mengganggu mereka, lebih baik aku bersembunyi dan mendengarkan apa yang sedang mereka bicarakan, batin Ken yang masuk perlahan dan sembunyi di belakang sebuah tirai yang sangat besar.
"Bagaimana dengan Ken?, kau hanya memberi nya 20% saham Leon, itu tidak adil, aku sudah berkorban untukmu, untuk melancarkan rencana kita, lalu saat semua berakhir kau mendapatkan saham terbesar dan akan pergi meninggalkan kami?" ucap ibunya Ken sembari terisak.
"Maafkan aku, aku tidak bisa lebih dari itu, kau dan putramu hanya mendapatkan 20% saham Leon, dan sisanya akan ku bagikan untuk para keluarga korban mereka (Leon dan Rowen), semua saham sudah atas namaku, kau dan Ken sisanya, dan setelah ini aku akan pergi dari kehidupan kalian, sandiwara kita sudah cukup sampai di sini, tujuanmu sudah tercapai, tujuanku masih belum hingga Richard Rowen terjatuh dan mendapatkan hukuman" ucap Daryl sembari melangkah keluar ruangan tersembunyi itu.
Apa??!!!, ayah angkatku mengambil sebagian besar saham Leon dan akan meninggalkan kami, kenapa dia berbuat seperti itu?, pikir Ken yang sedang bersembunyi.