
"Panggil Bobby dan bius Charlotte agar pingsan serta kurung dia, aku ingin melihat reaksi Bobby melihat adiknya berkhianat padaku" Richard menyuruh beberapa anak buah nya.
"Baik tuan" jawab mereka.
Tak lama beberapa anak buah Richard membawa Charlotte yang terkulai lemas karena obat bius yang di berikan padanya.
Dan Bobby langsung datang menghadap Richard, Dia melihat Charlotte di dalam penjara, Bobby bersujud dan memohon pada Richard.
"Tuan...ampuni adikku...ku berikan nyawaku bebaskan adikku" mohon Bobby.
"Apa kau tahu?!, adikmu sudah menutupi hubungan percintaan antara putri ku dan bodyguard nya, adikmu lebih memilih menjadi bodoh!!! dan berani melawan ku!!" teriak Richard di depan muka Bobby yang menunduk.
"Karena ini kesalahan nya...kau harus menebusnya, apapun yang ku perintah kan, kau harus mengerjakannya dengan benar!!!" perintah Richard.
"Baik tuan apapun akan ku lakukan, asalkan adikku selamat" rintih Bobby.
"Aku ingin anak buahmu membawa wanita bernama Lidya, salah satu keluarga Kai, Ken memberikan beberapa documents penting tentang kehidupan pribadi Kai...ternyata ada yang menarik tertulis di sini, dan kuncinya ada pada perempuan bernama Lidya, lalu aku ingin kau berikan pelajaran pada bodyguard yang bernama Kai, bawa dia ke hadapanku!!!" titah Richard.
Ken memberikan documents penting tentang kehidupan pribadi Kai, selain foto dengan Lana, bukti pembayaran Rumah Sakit tantenya Kai yamg bernama Lidya oleh Lana, dan di dalam berkas documents itu ada sebuah amplop untukku yang berisi identitas asli pemimpin pirate Baron yaitu Daryl Silas dan ternyata Kai adalah putranya, Sepertinya menarik bila putranya sendiri yang membawanya padaku, haha...keberuntungan ada padaku...batin Richard.
"Baik tuan, akan segera aku laksanakan!" tegas Bobby.
Charlotte, aku akan menyelamatkan mu, batin Bobby, dia pun pergi mencari Kai dan anak buahnya mencari tantenya Kai yaitu Lidya.
Bobby menghampiri Kai, yang sedari tadi melawan anak buah Richard Rowen.
Kai mengerti kenapa Richard mengirim 20 anak buah untuk memukulinya, kai pikir pasti berhubungan dengan batalnya pertunangan Lana dengan Ken, dan Kai pun melawan, tidak akan menyerah demi wanita yang di cintainya...20 anak buah Richard tumbang seketika.
"Kai berhenti!!!" teriak Bobby yang melihat Kai berkelahi.
Kai melawan semua anak buah tuan Richard sendirian, pikir Bobby.
Kai pun menghentikan aksinya.
"Bobby...aku berhak melawan mereka, apakah kau akan melawan ku juga?!!!" tanya Kai.
Bobby menghampiri Kai.
Plak!!!!
Bobby menampar Kai dengan keras dan menarik kaos yang di pakainya.
"Kau...berpacaran dengan nona Lanaris dan membuat adikku menanggung semua kesalahan mu, Charlotte di kurung oleh tuan Richard, gara-gara cinta angan-angan mu Kai!!!, apabila kau bisa menahan cinta mu, takkan mungkin semua orang menderita karenamu!!!, kau tahu tuan Richard mengurung nona Lanaris di kamarnya dan mengurung adikku di penjara, dan satu lagi...karena kebodohan mu sepertinya tuan Richard mengincar keluarga mu...apakah kau pikirkan itu???!!!" Bobby menumpahkan amarahnya pada Kai. Kai pun terkejut.
"Sudah ku peringati!!, kau tidak boleh berurusan dengan tuan Richard, Dia orang yang berbahaya, tapi kau masih saja bodoh, inilah akibat yang harus kau hadapi, tuan Richard sepertinya menangkap seorang wanita bernama Lidya...mungkin nama itu tidak asing bagimu...dan jika kau ingin wanita bernama Lidya itu selamat, kau harus ikut denganku" perintah Bobby.
"Tante Lidya..., apa yang mereka lakukan padanya?"
"Kau akan tahu Kai! dan lihatlah sendiri!!, ikut aku!"
Bobby menyuruh anak buahnya mengikat tubuh Kai dan pasrah dengan perintah Bobby lalu mengikutinya.
Sampailah mereka di tempat biasa kelompok Rowen menghukum para musuhnya, tempat yang berbau bangkai manusia.
Kai melihat sekeliling dan benar saja di salah satu penjara dia melihat tantenya ada di dalamnya.
"Tante..." Kai berteriak ke arah tantenya, melihat Lidya yang terkulai lemas sehabis operasi di Rumah Sakit dan di bawa paksa oleh anak buah Bobby, lidya pun melihat Kai yang datang terikat.
"Kai...Kai...siapa mereka?...ada apa ini?" tanya lidya penuh dengan tanda tanya.
"Hallo Kai....kau berani sekali bermain api denganku, ternyata rumor tentang kehebatan dan keberanianmu tidak di ragukan lagi" Richard menghampiri Kai dan mendongakkan kepala Kai ke arahnya.
"Lepaskan wanita itu....aku yang kau cari!!" ucap Kai di hadapan Richard.
"Aku akan melepaskan wanita itu, tapi aku memiliki beberapa syarat yang harus kau lakukan untukku, pria tangan besi seperti mu pasti akan mudah menjalankan syarat yang ku berikan" ucap Richard.
"Apapun akan ku lakukan...lepaskan keluarga ku"
"Hmmm...kau menjawabnya dengan tepat...aku ingin kau menjauhi putriku dan aku ingin kau membawa pemimpin pirate Baron ke hadapanku, akan ku berikan berkas yang kau butuhkan tentang identitas pemimpin pirate Baron, dan aku ingin kau menyelesaikan tugasmu sebelum malam ini berakhir, sekarang pukul 01.30 ...aku tunggu hingga pukul 05.00 pagi...apabila kau gagal yah...sayang sekali...kau akan melihat keluarga mu sudah tak bernyawa" ancam Richard.
Kai mengangkat kepalanya ke arah Richard.
"Jangan pernah kau lukai keluarga ku!!!, akan ku lakukan yang kau perintah kan!!"
"Baguslah semangat ini yang ku butuhkan...Bobby, kau ingin adikmu selamat?, kau harus memastikan Kai melakukan tugasnya dengan benar...dan ini berkas yang harus kalian kerjakan" Richard memberikan secarik kertas ke pada Bobby.
"Apabila kau gagal juga, Charlotte taruhannya" bisik Richard ke telinga Bobby.
"Ampuni kami tuan...akan ku pastikan misi ini berhasil..." jawab Bobby.
"Baguslah..pergilah kalian berdua...ingat pukul 05.00 pagi...aku menunggu kalian...tik tok tik tok.."
Bobby membawa beberapa anak buahnya dan Kai bersamanya, mereka pun segera pergi.