Finding Your Way Home In Another World With The Gender Change Skill/Shadow & The Jester [Remake]

Finding Your Way Home In Another World With The Gender Change Skill/Shadow & The Jester [Remake]
Chapter 55 : Berbicara Dengan Wanita Aneh dan Kematian?



“Huhh... Sudah diri ku ini duga, bahwasanya kita berdua ini sangat mirip” Ucap nya dengan nada lelah bercampur senang. “Tapi tetap saja, ini benar-benar membuat diri ku ini sangat kesal” Lanjut nya sambil mulai menatap ke arah ku dengan kejengkelan yang terlihat di dalam tatapan nya.


“Jangan salah kan aku, itu salah mu sendiri, karena tidak mendengarkan orang lain” Jawab ku dengan ringan sambil mencoba untuk tidak tersenyum kembali.


Sejujurnya aku sedikit bingung, kenapa bisa aku menjadi sangat senang, ketika aku melihat wanita di depan ku ini kesal. Akan tetapi, aku memutuskan untuk berhenti memikirkan hal itu, karena ada sesuatu hal yang jauh lebih penting sekarang.


“Jadi, bisakah kamu menjawab pertanyaan dariku?” Tanya ku dengan nada yang mulai menjadi serius.


“Huhh... Baiklah, diri ku ini akan menjawab semua pertanyaan yang engkau miliki, Wahai diri ku yang lain” Jawab nya dengan nada yang menjadi semakin sombong.


“Kalau begitu, jawab pertanyaan ku yang sebelum nya” Kata ku dengan nada kesal.


“Baiklah, aku akan menjawab nya” Jawab nya dengan nada yang mulai menjadi serius. “Pertanyaan pertama mu itu, kalau diri ku ini tidak salah, hal itu tentang tempat ini bukan?”


“Umu” Aku hanya mengangguk kan kepala ku untuk mengiyakan hal itu.


“Tempat ini itu, singkat nya adalah alam bawah sadar mu yang tercipta secara tidak sengaja” Ucap wanita ini sambil mulai bersandar. “Kenapa diri ku ini bilang secara tidak sengaja?” Tanya nya kepada ku. “Hal itu dikarenakan, pada saat diri ku yang lain ini membuat tempat ini, engkau tidak menyadari nya sedikit pun dan hanya menganggap nya sebagai mimpi”


Wanita ini mulai berhenti sejenak untuk membiarkan ku menyerap semua informasi yang baru saja dia katakan. Selesai menyerap semua informasi itu ke dalam kepala ku, aku langsung mengangguk untuk memberikan isyarat kepada nya untuk melanjutkan penjelasan nya ini.


Melihat isyarat dari ku, wanita ini mulai memiliki senyum kecil di wajah nya, sebelum dia mulai membuka mulut nya untuk melanjutkan penjelasan nya. “Tempat ini juga, bisa di sebut sebagai dunia semu atau dunia kecil yang engkau ciptakan secara tidak sengaja, Wahai diri ku yang lain” Kata wanita ini. “Dan juga, selain dunia ini, engkau juga membuat sesuatu hal yang lain” Lanjut nya sambil mulai memberikan ku senyum misterius.


Mendengar hal ini, aku sedikit menaikkan alis ku karena terkejut, sebelum aku mulai menatap nya dengan tajam untuk meminta dia melanjutkan penjelasan nya ini.


Melihat tatapan dari ku, wanita ini sedikit terkikik sebelum dia melanjutkan penjelasan nya itu. “Sesuatu hal yang engkau ciptakan ini itu, terbagi menjadi tiga kubu” Kata nya sambil mengangkat tiga jari nya. “kubu-kubu ini, engkau bisa menyebut nya sebagai versi dari diri mu yang lain” Lanjut nya sambil memberi ku senyum misterius yang menjadi semakin dalam.


Mendengar hal ini, lagi-lagi aku tidak bisa untuk tidak bingung dan mulai memiringkan kepal ku ke samping sambil berkata. “kepribadian.... ganda?” Tanya ku dengan penuh kebingungan.


Mendengar pertanyaan dari ku ini, senyum yang dimiliki oleh wanita ini menjadi semakin dalam, sebelum dia mulai melanjutkan penjelasan nya. “Iya, kepribadian ganda ini, mirip seperti sesuatu hal yang sedang engkau pikirkan saat ini, wahai diri ku yang lain” Kata wanita ini dengan gembira. “Tapi sayang sekali, hanya itu saja yang bisa diri ku ini katakan kepada mu” Lanjut nya dengan nada yang terdengar kecewa.


Mendengar hal itu, aku mulai menaikkan alis ku karena terkejut dan berkata. “Kalau begitu, beritahu aku bagaimana cara keluar dari tempat ini?” Tanya ku sambil mulai menatap wanita ini dengan lebih tajam.


Aku hanya mengangguk kan kepala ku saja untuk mengiyakan hal itu dan berkata. “Jadi, beri tahu aku bagaimana cara nya keluar dari tempat ini” Ucap ku dengan kesal sambil menatap wanita yang ada di depan ku ini dengan lebih tajam.


Melihat tatapan dari ku, wanita ini mulai tersenyum, sebelum dia berkata. “Baiklah, diri ku ini akan menjawab pertanyaan mu itu” Jawab nya sambil mulai bangkit dari singgasana nya. “Hanya ada satu hal saja, yang perlu kamu lakukan untuk keluar dari sini” Lanjut nya sambil mulai berjalan menuju ke arah ku.


“Lalu, beritahu aku apa itu 'satu hal' tersebut?” Tanya ku sambil mulai menatap nya dengan penuh kewaspadaan.


Wanita ini mulai mengabaikan pertanyaan ku itu dan terus berjalan mendekat ke arah ku, hingga kami hanya berjarak 2 meter saja. Kemudian, di saat aku sedang membuka mulut ku untuk berbicara. Tiba-tiba aku merasakan darah mulai keluar dari mulut ku dan tubuh ku menjadi sangat dingin.


Mengalihkan pandangan ku ke bawah dengan ragu. Aku langsung melebarkan mata ku, ketika melihat tangan kanan dari wanita ini menembus ke dalam dada ku. Mengerutkan kening ku karena kesal, aku mulai membuka mulut ku dan berkata.


“A-apa yang kamu lakukan?!” Tanya ku dengan nada yang dipenuhi oleh amarah sambil mencoba untuk melepaskan tangan dari wanita ini. Akan tetapi, tidak peduli seberapa keras aku mencoba untuk mencabut nya, tangan dari wanita ini tidak ingin lepas.


“Percuma saja” Ucap wanita ini dengan nada dingin. “Walaupun kita ada orang yang sama, tapi kamu itu lebih lemah dari ku” Lanjut nya sambil melepas tangan nya yang masuk ke dalam dada ku.


*Scratt*


*Brukk*


Aku langsung terjatuh dengan sangat keras ke tanah, ketika tangan dari wanita ini tercabut dari dalam tubuh ku. Kemudian, aku mulai mengeluarkan banyak sekali darah dari mulut dan dada ku.


Mulai merasakan suhu dari tubuh ku menjadi sangat dingin. Aku mulai mengalihkan pandangan ku untuk melihat wanita yang sebelum nya menusuk dada ku dengan tangan nya.


Mata ku langsung melebar, ketika melihat wanita ini sedang tersenyum dengan sangat sadis ke arah ku sambil memegang sebuah jantung di tangan kanan nya.


Melihat jantung yang sedang di pegang oleh nya, aku mau tidak mau langsung merasakan ketakutan mulai menjalar dengan sangat cepat ke dalam hati ku. Karena, aku tidak bisa memikirkan milik siapa jantung itu, selain milik ku.


Kemudian, wanita ini mulai membuka mulut nya dan berkata. “Tenang saja, Wahai diri ku yang lain, mulai sekarang diri ku ini lah yang akan menggantikan mu” Ucap wanita ini dengan nada yang di penuhi kegembiraan sambil mulai berjalan ke arah ku. “Jadi, kamu harus bangga karena sudah menjadi pengorbanan untuk kebangkitan diri ku ini” Lanjut nya sambil menaruh jantung yang sedang dia pegang di tangan kanan ku dan memberikan senyum paling sadis yang pernah aku lihat kepada ku.


Melihat hal itu, aku hanya bisa tersenyum kecut saja dan berkata. “Sia...lan” Ucap ku sebelum kegelapan mulai memenuhi seluruh penglihatan ku.