Finding Your Way Home In Another World With The Gender Change Skill/Shadow & The Jester [Remake]

Finding Your Way Home In Another World With The Gender Change Skill/Shadow & The Jester [Remake]
Chapter 20 : Wanita Misterius



Aku perlahan-lahan membuka mataku, dan pemandangan yang pertama kali aku lihat adalah sebuah langit biru yang luas.


“Ehh... di mana aku?” aku menggumamkan itu sambil mengelus mataku.


Aku mulai bangkit dan mulai berjalan dengan perlahan ke depan.


“Hmm... aku hanya bisa melihat padang rumput saja, tidak ada bangunan atau pun pohon di sini” aku menggumamkan hal itu sambil melihat sekeliling.


“Sebenarnya di mana aku?” yang bisa aku lakukan hanya memiringkan kepalaku ke samping saja.


Ketika aku sedang bingung, karena tidak tahu di mana aku berada sekarang. Tiba-tiba ada suara dari seorang gadis yang memanggilku dari belakang.


“Ara, kamu sudah bangun rupanya”


Pada saat mendengar suara tersebut. Aku langsung berbalik untuk melihat siapa pemilik dari suara itu.


Pada saat aku berbalik, hal pertama yang aku lihat adalah sebuah meja bundar kecil dengan 2 buah kursi. Meja tersebut memiliki sebuah payung yang terletak di tengahnya, dan ada seorang Wanita yang sedang duduk di


salah satu kursi tersebut.


Wanita itu terlihat memiliki umur 20 tahun lebih, dia memiliki rambut putih dan mata yang berwarna ungu. Wanita itu memiliki kulit yang terlihat seputih salju. Dia juga mengenakan sebuah Gaun Gothic berwarna hitam pekat yang menonjolkan bagian dadanya.


Walaupun begitu, entah kenapa aku seperti mengenal wanita ini. Tapi di mana ya? Aku benar-benar tidak dapat mengingatnya.


Pada saat melihat aku sedang bingung akan sesuatu, sudut bibir dari wanita itu sedikit terangkat dan tersenyum. Dan juga senyum dari wanita itu benar-benar menawan.


“Kalau kamu berdiri saja di sana, teh nya nanti menjadi dingin loh” Wanita misterius ini mengatakan hal itu sambil tersenyum nakal.


Pada saat melihat hal itu, yang bisa aku lakukan sekarang hanya berjalan menuju kursi yang berada di depan wanita tersebut.


Setelah aku duduk, aku bisa melihat senyuman dari wanita misterius ini semakin dalam. Dan entah kenapa senyum dari wanita ini membuatku sangat nyaman.


Walaupun begitu, entah kenapa aku tidak dapat melihat wajah dari wanita ini dengan jelas. Karena poni milik nya yang menutupi sebagian wajahnya.


“Apakah kamu tidak menyukai teh?” dia menanyakan hal itu sambil mengangkat gelas yang ada di depan nya itu lalu meminumnya.


Pada saat mendengar hal itu, aku langsung menggelengkan kepalaku dan mulai mengangkat gelas yang ada depanku, lalu meminumnya.


Tu-tunggu sebentar, bukankah teh ini benar-benar enak? Bagaimana cara dia membuatnya, aku harus meminta dia mengajariku membuat teh ini.


Ketika aku sedang menikmati teh yang enak ini, tiba-tiba wanita itu kembali berbicara dan mengatakan sesuatu hal yang tidak terduga.


“Oh ya, gomong-ngomong teh itu terbuat dari Air cintaku loh” dia mengatakan hal itu dengan ekspresi yang datar.


Pada saat mendengar hal itu. aku langsung menjatuhkan gelas yang aku pegang tadi dan mulai menatap nya dengan tajam.


“Apakah teh ini benar-benar terbuat dari ‘hal itu’” aku menanyakan hal itu sambil menatap wanita misterius ini dengan tajam.


Pada saat mendengar hal itu, wanita misterius ini menaruh gelas yang dia pegang dan mulai menatapku.


“Oi kenapa kamu hanya menatapku saja, jika kamu tidak ingin menjaw-“


Sebelum aku bisa menyelesaikan apa yang ingin aku katakan. Tiba-tiba dia mendekatkan wajahnya dengan wajahku dan menciumku.


Huummm!!!


Pada saat aku menyadari hal itu, aku langsung menatapnya dengan mata bertanya-tanya sambil berusaha untuk menjauhkan dia dariku. Akan tetapi, entah kenapa tenagaku tiba-tiba menghilang, dan aku tidak dapat merasakan


tubuhku sama sekali.


Siall!! Kenapa semenjak aku datang ke dunia ini, aku selalu melihat Event klise terus-menerus di depanku. Lalu setelah aku kehilangan ciuman pertamaku dua hari yang lalu, kenapa sekarang aku harus kembali berciuman lagi!! Dan yang lebih parahnya lagi....


Sekarang aku malah berciuman dengan wanita mesum ini!! Ya walaupun dia terlihat cantik sih.


Ehh tu-tunggu sebentar, ada apa dengan diriku ini, kenapa aku malah memujinya? Sebelum itu apa yang sebenarnya aku lakukan tadi? Bukankah aku tadi sedang membakar ikan dengan yang lainnya di hutan, kenapa sekarang aku berada di sebuah padang rumput yang sangat luas?


Pada saat aku sedang bingung akibat pertanyaan tanpa jawaban yang terus muncul di dalam kepalaku.


Wanita ini mulai melepaskan bibirnya itu dariku, dan perlahan mulai menjauh. Lalu dia mulai bangkit dari kursinya, dan mulai berjalan menuju padang rumput untuk menjauh dari tempat ini.


Yang bisa aku lakukan sekarang, hanya menatapnya dengan heran sambil memiringkan kepalaku ke samping.


Setelah dia berjalan sekitar 50 langkah dari tempat dia duduk sebelumnya, dia tiba-tiba berhenti dan mulai berbalik ke arahku. Setelah itu dia mulai menatapku sambil menjilat bibirnya.


Pada saat melihat hal itu, aku langsung gemetaran dan mulai memalingkan wajahku darinya.


Setelah itu, wanita tersebut mulai menutup matanya. Pada saat itu juga aku berbalik dan mulai menatapnya lagi.


Apa yang sedang wanita ini lakukan?


Ketika aku sedang bingung tentang apa yang sedang wanita misterius ini lakukan.


Tiba-tiba di tubuh wanita misterius ini, muncul sebuah sinar berwarna ungu di sekitarnya, tidak bukan hanya warna ungu saja, setelah beberapa saat, mulai muncul beberapa warna yang berbeda di sekitar tubuh wanita tersebut.


Setelah itu, kedua telinga miliknya berubah menjadi runcing di bagian atasnya, dan juga mulai tumbuh sepasang tanduk di kepalanya.


Bukan hanya itu saja pupil mata dari wanita ini perlahan-lahan mulai berubah menjadi berwarna emas. Lalu Gaun yang dia kenakan mulai bersinar, serta mulai tumbuh sepasang sayap di punggung wanita misterius ini.


Jika dilihat dengan seksama, sayap yang tumbuh di punggung wanita misterius ini terlihat mirip seperti sayap dari seekor naga. Serta masing-masing dari sayap tersebut memiliki tujuh warna yang berbeda.


Setelah cahaya yang ada di sekeliling tubuh wanita ini memudar, dia mulai menoleh ke arahku dan kembali berjalan menuju kursi yang sebelumnya dia duduki.


Karena penasaran, aku secara tidak sengaja mulai bertanya kepadanya.


“Kamu ini sebenarnya siapa?” aku menanyakan hal itu sambil menatap tajam ke arahnya.


Pada saat mendengar pertanyaan dariku, wanita ini pun mulai tersenyum dengan sangat lembut ke arahku.


Karena dia terlihat tidak ingin menjawabnya. Jadi aku memutuskan untuk kembali berbicara.


“Kalau begitu, aku akan memanggilmu Niji mulai sekarang” aku mengatakan hal itu kepadanya sambil menatap ke arahnya dengan serius.


Pada saat mendengar pernyataanku ini. Wanita misterius ini langsung terkejut dan mulai bersenandung.


Melihat perilaku wanita misterius ini, aku mulai memiringkan kepalaku ke samping karena bingung. Walaupun begitu, entah kenapa pada saat wanita di depanku ini tersenyum. Aku malah jadi teringat tentang kakakku.


Kakak, apakah aku bisa bertemu denganmu lagi suatu hari nanti?


Aku memikirkan hal itu sambil memperhatikan Niji.


Setelah sekitar 5 menit. Akhirnya dia berhenti bersenandung dan mulai membuka mulutnya.


“Darling bolehkah aku bertanya sesuatu hal kepadamu?” Niji menanyakan hal itu sambil memiringkan kepalanya ke samping.


“Huhh!!”


Pada saat mendengar hal itu, aku langsung menyemburkan teh yang sedang aku minum. Serta aku secara tidak sengaja menjatuhkan gelas yang sedang aku pegang tadi.


Pada saat Niji melihat hal itu, Niji langsung berdiri dari kursinya dan berlari ke arahku.


“Darling, kamu kenapa?! Apakah kamu baik-baik saja?” Niji menanyakan hal itu sambil menatapku dengan khawatir.


“Tidak, aku tidak apa-apa” aku mengatakan hal itu sambil meyakinkannya.


Setelah dia mendengar hal tersebut, dia langsung menghela nafas lega dan mulai berjalan kembali menuju kursinya.


“Se-sebelum itu, kenapa kamu memanggilku ‘Darling’?” aku menanyakan hal itu dengan nada yang  gemetaran sambil menatapnya dengan khawatir.


Setelah mendengar hal itu, Niji langsung terkejut dan mulai berbicara.


“Apa maksudmu, bukankah ciuman sebelumnya adalah sebuah kontrak pernikahan?” Niji mengatakan hal tersebut sambil menatapku dengan heran.


“Ehh!!”


Pada saat mendengar hal itu, aku langsung berdiri dan menatapnya dengan curiga.


“A-ap-apa maksudmu tentang kontrak nikah sebelumnya!?” aku menanyakan hal itu dengan nada yang semakin gemetaran.


“Itu adalah cara para Naga menikahi seseorang kau tahu” dia mengatakan hal itu dengan enteng sambil tersenyum lembut ke arahku.


Brukk!


“Ehh!! Darling!! Apakah kamu baik-baik saja Darling!! Darling!!” Niji langsung bangkit dari kursinya dan mulai berlari ke arah Souji yang pingsan.


Pada saat mendengar hal tersebut Shimotsuki Souji langsung pingsan di tempat akibat tekanan mental mengerikan yang menyerangnya.


Serta pada hari itu juga, seorang siswa sekolah menengah biasa bernama Shimotsuki Souji, di umur ke 17 tahun nya. Dia secara resmi berhasil mendapatkan seorang istri.....DI ISEKAI.