Finding Your Way Home In Another World With The Gender Change Skill/Shadow & The Jester [Remake]

Finding Your Way Home In Another World With The Gender Change Skill/Shadow & The Jester [Remake]
Chapter 37 : Kayle dan Anak Laki-laki Berambut Hitam Bagian Terakhir



<< Spirit Magic : Restraint >>


Setelah Souji mengatakan hal itu. Tiba-tiba tubuh [Ifrit] mulai tertutupi dengan sinar yang berwarna ungu kemerahan. Lalu secara perlahan-lahan tubuh [Ifrit] mulai menjadi transparan.


Setelah beberapa detik, seluruh tubuh [Ifrit] lenyap tanpa menyisakan apa pun. Lalu di tangan kanan dari Souji, tiba-tiba muncul sebuah liontin yang berwarna merah, dengan sebuah ukiran seseorang yang tertutupi oleh api di tengah liontin tersebut. Ketika Souji melihat liontin itu, dia mengangguk dan senyum mulai terbentuk di wajah nya.


Di sisi lain, Kayle yang melihat Roh Kontrak pertama nya lenyap begitu saja di depan mata nya, mau tidak mau dia menjadi sangat marah dan melupakan ketakutan nya.


Kayle langsung mengencangkan pegangan nya di gagang Claymore milik nya, lalu ketika Souji berbalik, Kayle langsung mengacungkan Claymore milik nya ke arah leher dari Souji.


Setelah itu, Kayle mulai membuka mulut nya dan berkata.


“Apa yang sebenar nya kamu lakukan Shimotsuki-dono!!” Ucap Kayle dengan nada marah sambil menggertakkan gigi nya.


Souji yang melihat hal itu, sedikit kaget, karena dia tidak menyangka, kalau orang yang ada di depan nya ini, dapat menghilangkan rasa takut yang dimiliki oleh nya.


Ketika melihat hal itu, sudut bibir Souji sedikit terangkat. Lalu Souji mulai membuka mulut nya dan berkata.


“Tangkap itu” Ucap Souji dengan nada lembut sambil melempar liontin yang tadi dia pegang.


Ketika melihat anak laki-laki di depan mata nya melemparkan sesuatu, Kayle secara refleks langsung menangkap nya.


Setelah Kayle menangkap sesuatu hal yang di lempar oleh Souji, dia langsung terkejut, ketika dia melihat liontin berwarna merah yang sangat indah dengan sebuah ukiran seseorang yang sedang di tutupi oleh api di tengah liontin tersebut. Kayle langsung terkejut dan menjadi sangat bingung, karena tidak mengerti untuk apa liontin merah ini.


Pada saat Souji melihat Petualang berambut pirang yang ada di depan nya ini bingung, dia mulai membuka mulut nya lagi dan berkata.


“Karena seperti nya aku terlalu berlebihan memukuli Roh Api ini, jadi aku meminta maaf dengan membuatkan tempat untuk dia tinggali” Ucap Souji sambil menggaruk bagian belakang kepala nya.


Ketika Kayle mendengar hal itu, dia menjadi sangat bingung karena tidak terlalu mengerti apa yang di katakan oleh anak laki-laki di depan nya ini.


“Lalu, apakah kamu bisa menjelaskan dengan lebih sederhana Shimotsuki-dono?” Tanya Kayle dengan nada bingung sambil memiringkan kepala nya ke samping.


Ketika mendengar pertanyaan dari Kayle, Souji langsung menghela nafas panjang dan mulai membuka mulut nya lagi untuk berbicara.


“Intinya, liontin yang sedang kamu pegang itu, berisikan roh api yang tadi menghilang, jika kamu tanya alasan kenapa aku memasukkan roh api yang sebelum nya ke dalam liontin itu” Ucap Souji dengan nada serius sambil mulai menaruh kembali pedang kayu milik nya di pinggang nya.


“itu karena aku merasa bersalah sudah memukuli roh tersebut dan juga, karena kamu se belum nya tidak melakukan pemanggilan roh di tempat yang seharus nya, roh api itu mungkin saja bakal di musnahkan oleh raja roh, karena menjawab pemanggilan ilegal” Jelas Souji dengan nada yang semakin serius sambil menatap langsung ke mata Kayle.


Pada saat Kayle mendengar penjelasan dari anak laki-laki berambut hitam yang ada di depan nya ini, dia mau tidak mau menjadi sangat malu. Karena Kayle main asal mengacungkan senjata nya tanpa mendengar penjelasan dari nya terlebih dahulu.


Kayle lalu melakukan busur 90 derajat dengan sangat indah, setelah itu dia mulai membuka mulut nya dan berkata.


“Maafkan aku kerena asal menuduh mu dan bahkan aku juga mengacungkan senjata ku pada mu Shimotsuki-dono” Ucap Kayle dengan nada yang sangat menyesal sambil mengigit bibir nya.


Ketika Souji melihat hal ini, dia langsung membeku karena terkejut selama beberapa detik. Lalu Souji melakukan batuk palsu untuk menarik perhatian Kayle yang sedang tenggelam dalam pikiran nya sendiri. Setelah itu, Souji mulai membuka mulut nya dan berkata.


“Tidak perlu meminta maaf pada ku, itu juga salah ku karena tidak memberitahukan nya kepada mu terlebih dahulu dan main asal melakukan nya saja” Ucap Souji dengan nada yang seakan-akan mencela diri nya sendiri.


“Di tambah lagi, tidak mungkin kamu bisa begitu saja mempercayai orang yang bahkan memukuli Roh kontrak milik mu bukan? Dan juga, bukankah kamu sekarang harus segera pergi ke suatu tempat?” Lanjut Souji masih dengan nada suara yang sama seperti sebelum nya sambil berjalan kembali ke arah [HellBear]. Setelah Souji sampai di dekat [HellBear], dia langsung kembali duduk di atas tubuh monster berbentuk beruang tersebut.


Di sisi lain, ketika Kayle mendengar apa yang dikatakan oleh anak laki-laki berambut hitam yang ada di depan nya ini, dia langsung terkejut dan mau tidak mau Kayle harus mengoreksi pikiran nya tentang anak laki-laki berambut hitam yang ada di depan nya ini.


Lalu, pada saat Kayle ingin meminta bantuan dari anak laki-laki berambut hitam yang ada di depan nya ini untuk membantu memusnahkan gerombolan monster tersebut. Tiba-tiba anak laki-laki yang ada di depan nya ini memotong nya dan mulai mengatakan sesuatu hal yang membuat Kayle kembali terkejut.


“Kalau kamu ingin meminta aku untuk membantu mu memusnahkan gerombolan monster itu, maka jawaban ku adalah tidak...” Ucap Souji dengan nada serius sambil menatap mata Kayle dengan sangat tajam.


Kayle langsung menjadi murung dan sedikit tertekan, ketika dia mendengar jawaban dari pertanyaan yang bahkan belom dia tanyakan kepada anak laki-laki yang ada di depan nya ini.


“Tapi, tenang saja, karena aku sudah memusnahkan 90k monster, dan hanya tersisa 10k saja, jadi, kalian harus memusnahkan nya dengan kekuatan kalian sendiri” Jelas Souji dengan nada yang sangat tegas sambil mengambil 2 buah yang terlihat seperti sebuah apel yang berwarna biru dari saku baju nya.


Kayle yang mendengar hal tersebut, sekali lagi melakukan busur 90 derajat dengan sangat indah seperti sebelum nya, lalu dia mulai membuka mulut nya dan berkata.


“Terima kasih banyak!! Aku mewakili semua orang yang ada di Ibu Kota Kerajaan Groxia, mengucapkan terima kasih dengan sebesar-besar nya kepada mu!! Kalau kamu butuh sesuatu silahkan hubungi aku dan aku akan meminta Guild Master untuk menaikkan peringkat mu nanti!!” Ucap Kayle dengan nada yang di penuhi dengan rasa terima kasih.


Kayle sekarang bersumpah untuk mulai berhenti melihat nya sebagai monster dan Kayle bahkan akan memasukkan nya ke dalam list orang-orang yang akan di hormati oleh nya. Karena anak laki-laki ini bahkan, dengan suka rela membantu memusnahkan 90k monster tanpa meminta imbalan sedikit pun.


Oleh sebab itu, Kayle tidak bisa tidak mengagumi anak laki-laki yang ada di depan nya ini, dan Kayle juga menjadi sedikit malu, ketika melihat seseorang yang lebih muda dari nya, melakukan hal yang begitu luar biasa.


Di sisi lain, setelah mendengar apa yang di katakan oleh Kayle, Souji hanya diam dan tidak menjawab nya sama sekali, karena dia sekarang sedang sibuk memakan buah yang dia ambil dari saku baju nya.


Setelah sekitar 10 menit lebih, Souji akhir nya selesai memakan 5 buah apel biru, lalu dia mulai membuka mulut nya dan berkata.


“Kalau begitu, aku akan pegang kata-kata mu, dan juga, suatu hari nanti, kalau aku butuh bantuan dari mu, kamu akan langsung membantu ku oke? Serta, jika kamu ingin berbicara dengan ku lagi, kamu bisa pergi menuju kota perdagangan” Ucap Souji dengan nada serius sambil menjilati jari-jari nya.


“Karena aku berencana menetap di sana untuk sementara waktu, dan juga, sebaiknya kamu pergi sekarang dan melaporkan tentang gerombolan monster kepada Guild, agar mereka punya lebih banyak waktu untuk bersiap-siap” Lanjut Souji sambil mulai kembali turun dari tubuh [HellBear].


Kayle yang mendengar hal itu, dia hanya mengangguk untuk mengiyakan hal tersebut. Lalu Kayle mulai membuka mulut nya lagi dan berkata.


“Kalau begitu, aku sekali lagi berterima kasih kepada mu!! Karena telah membantu memusnahkan lebih dari setengah dari gerombolan monster, dan juga, aku pasti akan datang dan mengunjungi mu!!” Ucap Kayle sambil berlari menuju ke arah Ibu Kota dan meninggalkan anak laki-laki berambut hitam tersebut sendirian di sana.


☆-----___-----___-----☆


Di daerah yang terlihat sangat hancur dan hanya menyisakan berbagai macam pohon yang berserakan di mana-mana.


Terdapat seorang anak laki-laki berambut hitam yang sedang diam sambil menatap ke arah Ibu Kota Kerajaan Groxia berada. Anak laki-laki tesebut memiliki mata heterochromia yang memiliki warna biru langit dan merah darah.


Anak laki-laki itu juga, menggunakan sebuah pakaian sekolah menengah jepang yang di tutupi oleh sebuah jubah yang berwarna hitam dan terdapat sebuah bokken di pinggang anak laki-laki itu yang di ikat kan dengan gesper. Serta, terdapat sebuah syal yang berwarna putih yang menggantung di leher anak laki-laki itu.


Setelah anak laki-laki itu diam selama 5 menit lebih, dia mulai membuka mulut nya dan berkata.


[Fu~ fu~ fu~ Aku tidak menyangka, kalau aku bisa berakting sebagai Master dengan begitu sempurna]


Ucap anak laki-laki itu dengan nada suara yang terdengar sangat indah sambil berbalik dan berjalan menuju ke arah seekor monster yang terlihat seperti beruang.


[Walaupun begitu, aku benar-benar harus meminta maaf kepada Master, karena aku dengan seenak nya menggunakan nama dan wujud Master. Bahkan dengan kematian sekali pun, aku tidak mungkin bisa menghapus dosa ini]


Lanjut Anak laki-laki berambut hitam itu dengan nada suara yang terdengar sedih sambil menyeret monster yang terlihat seperti seekor beruang menuju ke dalam hutan.


[Yahh~ Walaupun begitu~ Master pasti akan memaafkan ku~ Karena aku sudah membantu Master untuk mendapatkan seorang pion yang sangat berguna ini~]


Anak laki-laki berambut hitam itu mengatakan hal tersebut, dengan nada suara yang terdengar main-main, sambil terus menyeret monster berbentuk beruang yang sekarat ini, menuju ke bagian hutan yang lebih dalam.