Finding Your Way Home In Another World With The Gender Change Skill/Shadow & The Jester [Remake]

Finding Your Way Home In Another World With The Gender Change Skill/Shadow & The Jester [Remake]
Chapter 16 : Skill Unik [Heavenly Voice]



Sekarang sudah sekitar 30 menit semenjak aku bangun.


Aku seperti nya pingsan selama sekitar 2 jam lebih. Mereka khawatir pada saat melihat aku terjatuh dari pohon setinggi itu. Mereka memutuskan berhenti dan menungguku bangun dulu baru melanjutkan perjalanan.


Setelah mendengar hal itu. Aku memutuskan untuk berterima kasih kepada mereka dengan memasakkan mereka makanan yang lezat.


Itulah kenapa sekarang aku sedang memasak sesuatu. Dan lagi aku penasaran tentang Skill [Dungeon Control].


Tapi pada saat aku memeriksanya. Aku kehilangan Skill [Dungeon Control]. Dan parah nya lagi. Aku juga kehilangan Skill Unik [Appraisal Complete] milikku.


Sialaann!! Appraisal-san kenapa kamu menghilang!! Apakah Dewi sialan itu tidak cukup melihatku menderita karena Skill Ultimate [GenderBender] ini!!! Aku benar-benar ingin sekali mencubit jantung nya tuh Dewi sekarang!!...


Pada saat aku sedang protes. Tiba-tiba ada sebuah suara yang menjawab keluhanku.


[Menjawab]


[Skill Unik ‘Appraisal Complete’ dan Skill Unik ‘Dungeon Control’ Telah bergabung dan menghasilkan Skill Unik baru yaitu Skill Unik ‘Heavenly Voice’]


“Ehh!!”


Prakk


Karena aku kaget mendengar suara yang tiba-tiba muncul itu. Aku secara tidak sengaja menjatuhkan piring yang saat ini sedang aku pegang.


“Souji-kun apakah kamu tidak apa-apa?”


“Sou-chan jika kamu masih kurang sehat istirahat saja dulu”


“Dia benar. Biar kami saja yang melakukan nya sendiri


Shimotsuki-kun”


Mereka semua mengatakan hal itu dengan wajah yang khawatir.


“Tidak apa-apa, aku hanya terpeleset saja”


Aku mengatakan hal itu sambil tersenyum untuk meyakinkan mereka. Walaupun begitu, mereka masih tetap khawatir.


“Tapi-“


Sebelum Nagisa bisa mengatakan sesuatu. Aku memotong nya dan mulai berbicara lagi untuk meyakinkan mereka


“Sudah ku bilang, jangan khawatir, tanganku hanya terpeleset saja”


Pada saat aku mengatakan hal itu sambil tersenyum dengan sangat tulus. Mereka akhirnya menyerah. Mereka mengangguk dan mulai duduk untuk menunggu aku selesai memasak.


☆-----___-----___-----☆


Sekitar 5 menit setelah kami selesai makan. Aku mulai menjelaskan apa yang akan kita lakukan hari ini.


“Kalau begitu Souji-kun, apa yang akan kita lakukan hari ini?”


Pada saat Ayano-sensei mengatakan hal itu. Mereka semua langsung menatapku.


“Hari ini kita akan menaikkan level kalian semua”


Pada saat aku mengatakan hal itu. Entah kenapa mereka semua terlihat sangat bersemangat.


“Sebelum itu Shimotsuki, berapa level mu sekarang?”


Pada saat Natsuki-san mengatakan hal itu. semua orang langsung berhenti dan mulai menatapku.


*Walaupun begitu, aku benar-benar tidak ingin menunjukkan level ku kepada mereka. Jika mereka melihat*nya mereka mungkin akan depresi.


Setelah sekitar 10 menit. Aku akhirnya memutuskan untuk menjawab pertanyaan dari Natsuki-san dengan jujur.


“612”


““Ehh!!””


Pada saat aku mengatakan hal itu. Mereka semua langsung berdiri dari kursi karena terkejut.


“Tu-tunggu sebentar Shimotsuki-kun!! Bisa kamu ulangi berapa level mu tadi?”


Shinomiya-san mengatakan hal itu dengan wajah yang khawatir.


“Sudah aku bilang. Level ku itu 612”


““Ehh!!””


Entah kenapa setelah mendengar hal itu. Mereka semua mendapatkan motivasi baru dan menjadi semakin bersemangat. Walaupun motivasi mereka entah kenapa terdengar aneh.


Kalau begitu. Sekarang saat nya melihat penjelasan dari Skill baru ini. Kalo tidak salah nama skill nya itu [Heavenly Voice] bukan? Kalau begitu mari kita coba.


Apakah kamu bisa menjelaskan tentang skill yang bernama [Heavenly Voice] ini?


Pada saat aku mengatakan hal itu di dalam hati. Tiba-tiba suara yang tadi aku dengar kembali berbicara.


[Menjawab]


[Skill Unik ‘Heavenly Voice’ merupakan sebuah Skill Unik yang sangat langka di antara Skill Unik yang lainnya. Skill ini memiliki fungsi yang mencakup Thought Acceleration, Analytical Assessment, Parallel Processing, Spell Cancellation, All Creations, Analysis, Auto Battle Mode]


Ohh!! Skill ini memiliki fungsi yang lebih banyak dari pada [Appraisal Complete]!! Kalau begitu kita sekarang adalah rekan oke Heavenly-san!!


[Baik]


[Baik]


[Proses penginstalan Dungeon telah berhasil di lakukan. Dungeon sekarang sedang dalam proses perbaikan. Proses perbaikan Dungeon akan memakan waktu selama 1 bulan]


Ohh jadi Dungeon ini harus di perbaiki terlebih dahulu ya? Karena aku tidak pernah membuat Dungeon sebelum nya, yang bisa aku lakukan sekarang hanya menunggu saja. Kalau begitu, tolong beri tahu aku jika proses perbaikan Dungeon sudah selesai.


[Baik]


Setelah mendengar jawaban dari Skill Unik [Heavenly Voice] ini. Aku mulai berdiri dan berjalan menuju yang lain nya.


“Kalau begitu. Bagaimana jika kita mulai sekarang”


“”Oke!!””


Mereka semua menjawab hal itu dengan sangat bersemangat. Setelah itu kami mulai berjalan menuju ke pusat dari hutan ini.


☆-----___-----___-----☆


Di waktu yang bersamaan pada saat Souji dan yang lainnya sedang makan. Terdapat seorang pria yang sedang berjalan di sekitar Kastil.


Pria ini memiliki usia sekitar 25 tahun lebih. Dia memiliki rambut dan mata yang sama-sama berwarna merah. Dia mengenakan pakaian bangsawan berwarna putih dengan garis yang memiliki warna merah, serta terdapat sebuah


pedang yang tergantung di pinggang nya.


Pria itu sekarang sedang berjalan menuju pintu keluar Kastil. Pada saat Pria ini lewat. Semua orang yang berpas-pasan dengan nya memberi hormat kepada Pria tersebut. Dia terlihat seperti seseorang yang sangat


di hormati di tempat itu.


Walaupun begitu. Entah kenapa pria tersebut memiliki ekspresi yang sangat kesal di wajah nya.


Setelah dia sampai di depan gerbang Kastil. Pria itu langsung menarik kerah baju salah satu dari prajurit yang ada di sana dan mulai berbicara dengan nada yang kesal.


“Apa kamu bisa menjelaskan tentang hal ini!!”


Brukk!!


Dia mengatakan hal itu sambil melempar prajurit tersebut ke dinding kastil. Dinding kastil tempat prajurit itu terlempar hancur dan menciptakan sebuah lubang yang cukup besar. Orang-orang yang melihat hal itu langsung berhenti dan bertanya-tanya apa yang sedang terjadi.


“A-aku tidak tahu apa maksud Anda Fuoco-sama”


Prajurit yang di lempar itu menjawab pertanyaan Pria tersebut dengan nada yang sangat ketakutan. Dia bingung kenapa dia di lempar oleh Pria tersebut.


Lalu Pria yang memiliki nama Fuoco ini maju dan melempar sebuah kertas kepada prajurit tersebut.


“Kalau begitu, apa maksud dari surat tersebut!!”


Setelah melempar kertas itu kepada Prajurit tersebut. Pria itu langsung berbicara dengan nada marah sambil mengeluarkan intimidasi yang kuat kepada Prajurit tersebut.


Prajurit yang terkena intimidasi nya itu. Dia mulai mengambil kertas tersebut dan membaca isi nya.


Kertas tersebut memiliki isi yang bertuliskan seperti ini : ‘Paman. Sebaiknya paman hentikan apa yang paman lakukan sekarang. Jika tidak. Aku akan membantai seluruh orang yang berharga bagimu dan menunjukkan kepala nya kepada mu loh. Jika paman masih ingin melanjutkan nya. jangan salahkan aku jika aku melakukan hal itu. Karena paman sendirilah yang mengabaikan peringatan ini. Oke? Dari: Shinigami.’


Pada saat membaca isi dari kertas tersebut. Prajurit itu langsung terkejut dan mulai gemetaran ketakutan.


“A-aku bersumpah!! Bahwa aku tidak tahu apa pun tentang hal ini!! Jadi tolong jangan bunuh aku!!”


Prajurit itu mencoba menyangkal apa yang tertulis di surat tersebut dan memohon untuk hidup nya.


Pada saat melihat hal itu. Fuoco langsung berjalan ke arah prajurit itu dan mulai mengangkat kepala prajurit itu ke atas. Lalu setelah wajah dari prajurit itu berada tepat di depan wajahnya. Dia mulai membuka mulut nya.


“Kalau begitu. Aku ingin bertanya siapa yang mengirim surat ini!!”


Dia mengatakan hal itu sambil meningkatkan intimidasi yang dia arahkan kepada prajurit tersebut. Prajurit berusaha menjawab pertanyaan dari Fuoco.


“A-aku mendapatkan surat itu dari seorang pria!! Dia menyuruhku untuk mengantarkan surat itu kepada Anda Fuoco-sama!!”


Prajurit itu mengatakan hal tersebut dengan nada yang sangat ketakutan.


Setelah mendengar hal tersebut. Fuoco mulai menatap tajam ke arah prajurit itu. Setelah jeda beberapa detik, akhirnya Fuoco kembali membuka mulut nya.


“Kalau begitu. Beri tahu aku, siapa pria yang mengirim surat itu”


Dia mengatakan hal itu sambil meningkatkan intimidasi yang dia keluarkan. Lalu prajurit yang menerima intimidasi dari Fuoco tersebut. Hanya bisa berusaha untuk menjawab pertanyaan tersebut.


“P-pria itu memiliki rambut berwarna hitam pekat dengan mata yang memiliki dua warna mata yang berbeda. Ma-mata kanan pria itu memiliki warna biru muda sedangkan mata kiri berwarna merah. Pria itu mengenakan pakaian


yang jarang terlihat di benua ini dan menutupi nya dengan jubah hitam. Dan juga dia memiliki sebuah syal berwarna putih yang menggantung di leher nya. Hanya itu saja yang aku tahu!! Aku bersumpah!! Jadi tolong jangan bunuh aku!!”


Setelah mendengar jawaban dari Prajurit tersebut. Dia langsung melepaskan nya dan mulai berjalan pergi.


Pria berambut hitam yang memiliki dua warna mata di mata nya. pria itu juga mengenakan baju yang jarang terlihat dan menutupi nya dengan jubah. Serta mengenakan sebuah syal berwarna putih yang menggantung di lehernya ya? Aku akan mengingat ini dan mencari nya.


Sebelum aku mencari nya aku perlu membereskan Pahlawan sampah yang berani menghina Dewi Aurora. Hehehe


aku akan bersenang-senang sedikit dengan para pahlawan wanita yang ikut dengan nya setelah aku membunuh nya.


Fuoco mengatakan hal itu dalam pikiran nya sambil berjalan di sepanjang lorong dengan bersemangat.


Waktu itu, dia masih belum menyadari bahwa dua orang yang dia bicarakan ini adalah orang yang sama. Serta dia juga akan menyesali keputusannya, untuk mengabaikan dan menganggap enteng peringatan yang di berikan kepada nya itu.