
Beberapa hari menjalani bulan madu akhirnya Zack dan Aquarabella kembali pulang. Namun, kali ini Zack tidak mengajak istrinya untuk pulang ke rumah, melainkan ke apartemen yang baru dibelinya beberapa waktu lalu.
"Apa kamu menyukainya?" tanya Zack ketika baru sampai di unit apartemennya.
"Tentu saja, tetapi kenapa kamu memutuskan untuk mengajakku tinggal di apartemen seperti ini? Bukankah ini terlalu sepi mengingat keluarga kita sama-sama memiliki pelayan. Sementara tinggal di apartemen hanya berdua dan aku akan semakin repot nantinya," jelas Aquarabella panjang lebar. Walaupun dia bisa menjadi wanita mandiri, namun untuk tinggal di apartemen berdua saja dengan sang suami rasanya sangat aneh. Bagaimana kalau dia sedang kesal dan tidak ada orang lain yang bisa diajak untuk berbicara? Terasa sangat sulit, bukan?
"Kita akan tinggal di apartemen sampai kamu benar-benar hamil. Aku akan membuatnya setiap hari," jawab Zack.
Aquarabella masih tidak percaya pada pilihan suaminya. Mengingat untuk tinggal di apartemen dengan memiliki tujuan seperti itu.
"Oh, hanya untuk meningkatkan tingkat kemesumanmu. Benar begitu?" tuduh Aquarabella.
"Tidak juga. Walaupun aku mesum, tetapi kamu sangat menikmatinya, kan? Lagi pula ini mempercepat supaya kamu kelas hamil. Di apartemen tidak akan ada pelayan, orang tua, atau pengganggu yang lain. Jadi, apartemen ini aman untuk kita berdua."
Glek!
Tuduhan suaminya benar. Terkadang dia harus berusaha untuk mendapatkan perhatian berlebih darinya. Bukan hanya tentang ucapan melainkan beberapa sentuhan fisik untuk meningkatkan keinginannya untuk meminta lebih dan lebih lagi.
"Apakah setelah ini kamu akan mengajariku perbuatan mesum lagi?"
"Tentu saja! Supaya kamu terbiasa dan bukan hanya aku saja. Namun, kamu akan terbiasa untuk memintanya lebih dulu."
Oh ya ampun, selain dia hobi pemarah, rupanya tingkat kemesumannya sudah level akut. Kalau sudah seperti ini, bisa-bisa aku harus menyiapkan stok bathrobe lebih banyak lagi. Agak aneh, sih. Jika diluaran sana mereka bergairah hanya dengan memakai lingerie, maka suamiku tidak. Dia lebih suka kalau kita memakai bathrobe. Lebih irit katanya!
"Jangan ajari aku seperti itu!"
"Lalu, apakah aku akan mengajarimu memasak?"
Oh God, rupanya Zack benar-benar mengajaknya berdebat kali ini. Daripada berlarut-larut, Aquarabella memutuskan untuk masuk ke kamar tanpa menunggu perintah dari suaminya.
"Ara, tunggu! Aku belum menunjukkan kamar itu padamu," teriaknya.
Aquarabella menoleh sejenak. "Aku malas berdebat denganmu!"
Setelah itu dia memutuskan masuk ke dalam kamar dan menenggelamkan dirinya di dalam selimut. Sebelum itu, dia sudah menyalakan AC-nya. Zack menggeleng dengan tingkah istrinya. Cocoknya bukan seperti suami istri melainkan sugar baby dan daddy.
...🍃🍃🍃...
Keesokan harinya, Zack sudah bekerja seperti biasa. Selepas sarapan pagi di restoran, Zack berangkat. Sementara Aquarabella pergi ke supermarket untuk berbelanja kebutuhan dapur dan barang lainnya.
"Sayang, setelah belanja langsung pulang saja. Istirahatlah! Aku tidak mau kamu kecapekan. Bisa-bisa pembibitanku gagal," jelasnya.
"Baiklah, Tuan CEO. Jaga dirimu baik-baik. Jangan celamitan sama perempuan! Ingat itu!"
"Mana mungkin, Sayang. Bisa-bisa aku turun jabatan jadi OB di kantor sendiri," balasnya.
Suaminya berangkat ke kantor dan istrinya meninggalkan restoran menuju pusat perbelanjaan terbesar di kota itu. Sampai di supermarket, Aquarabella lekas mengambil troli. Ini pertama kalinya berbelanja seorang diri setelah menjadi istri seorang Zack Leoline.
Aqua mengambil beberapa macam sayuran, daging, dan buah-buahan. Tak lupa dia juga membeli makanan ringan, soft drink, dan beberapa kebutuhan dapur lainnya. Hampir mendekati kasir, tak sengaja trolinya ditabrak sesama troli yang sedang dibawa seseorang.
"Kalau bawa troli itu hati-hati!" tegur wanita yang menabraknya.
"Ck, kalau Anda sensitif terhadapku, tak perlu troli dibuat alasan. Aku yakin Anda mengenalku, Nyonya!"
Ya, dia adalah Scarlett. Wanita itu tidak tahu kalau istri mantan suaminya itu akan bertemu lagi dengannya.
"Wow, istri mantan suamiku. Kita bertemu lagi. Bagaimana kabar Zack?" tanya Scarlett. Dia mulai lebih berani sekarang. Apalagi dandanannya sangat menor dan mencerminkan usianya yang tak lagi muda.
"Dia baik. Sangat baik malah. Karena aku merawatnya dengan cukup baik. Apalagi kami merencanakan akan memiliki momongan."
Deg!
Scarlett kalah telak. Jika pernikahannya dulu, Zack malah tidak ingin dirinya hamil. Jangankan hamil, menyentuhnya saja tidak pernah sama sekali. Rasanya kalau saat ini dia cemburu pada istrinya, wajar saja. Karena semua yang ada pada mantan suaminya telah dimiliki perempuan di depannya.
"Pasti kamu berbohong, kan? Zack itu tipe lelaki yang tidak mudah menyentuh lawan jenisnya. Jangan karena kamu sudah menjadi istrinya sehingga bebas membalasku seperti itu!"
Aquarabella sembari memilih beberapa belanjaannya. Dia sengaja memang. Rupanya Scarlett masih belum rela kalau Zack dimiliki oleh orang lain. Dia menyesal telah terperdaya oleh sikap Elvis yang membuatnya kehilangan Zack sampai saat ini. Menggapainya pun terlihat sangat sulit.
"Rasanya aku tak perlu menjelaskan apapun, Nyonya. Kehidupan kita sudah berbeda. Seleranya Tuan Zack Leoline pada gadis muda sepertiku sangat menggebu-gebu. Jadi, jangan macam-macam!"
Aquarabella sengaja meninggalkan Scarlett begitu saja. Sepertinya berdebat dengan wanita itu membuatnya malas sekali. Namun sepertinya Scarlett tidak menyerah. Dia mengikuti Aquarabella sampai ke kasir.
"Jangan bohong, Nona!"
Astaga! Apa sebenarnya tujuan Scarlett?
"Aduh, Anda mau apalagi? Kami sudah menikah dan Anda hanya Ex Wife-nya. Jadi tolong, jangan ganggu aku!"
"Aku tidak akan mengganggumu lagi, tetapi izinkan aku untuk menemui Zack karena aku ingin meminta maaf padanya," pinta Scarlett.
Aquarabella tampak mengabaikan permintaan Scarlett. Istri mana yang mau mempertemukan suaminya dengan mantan istrinya? Tentu saja Aquarabella marah. Jelas dia cemburu. Apalagi Scarlett sudah tutup buku versi Zack, suaminya.
Selesai dari kasir, Aquarabella hendak keluar dari supermarket namun tangannya ditahan oleh Scarlett.
"Tunggu, Nona! Kita bisa bicarakan ini baik-baik."
"Maaf, rasanya sudah selesai dan kita tidak pernah ada urusan apapun."
Scarlett ingin menggapai tujuannya lagi. Entah hendak merebut suaminya atau apa. Namun, Aquarabella enggan menanggapinya. Menurut cerita yang didapat dari suaminya, semua perceraian dan hubungan rumah tangga yang tidak harmonis dimasa lalunya itu disebabkan oleh Scarlett dan Elvis.
"Masih ada. Aku memegang penuh rahasia atas Zack, suamimu itu."
"Maaf, Nyonya Scarlett. Anda itu hanya Ex Wife. Kutekankan lagi, hanya Ex Wife. Jadi, jangan ada niat lagi untuk bertemu dengan suamiku. Lagi pula, dia tidak menginginkan Anda lagi. Semuanya sudah tutup buku. Camkan itu!"
Cemburu? Tentu saja walaupun Zack baru menjadi suaminya, tetapi mantan istrinya getol untuk mendekatinya. Untuk apalagi selain mendapatkan perhatiannya.
...🍃🍃🍃...
Sambil menunggu update selanjutnya, yuk kepoin karya keren ini. Jangan lupa tinggalkan jejaknya 💟💟💟 Terima kasih