Duda, I Love You

Duda, I Love You
Kalian CEO Terbodoh



Zack dan Fergie turun bersamaan. Rupanya Elvis sudah menunggunya di depan resepsionis. Dia menunggu kedatangan orang yang menjadi rivalnya selama ini.


"Wow, ini dia pria yang mempunyai skandal dengan pelayannya," sindir Elvis ketika bertemu dengan Zack.


"Jangan permalukan diri Anda di depan umum, Tuan," ucap Fergie.


"Apa bedanya dengan temanmu itu. Dia sudah mempermalukan semua orang di depan umum. Jelas saja aku tidak terima karena dia juga menyebut namaku!" terang Elvis.


Keributan ini jelas memancing semua orang untuk fokus pada keduanya. Daripada berlama-lama di luar, Fergie secepatnya membawa keduanya ke dalam ruangan Zack. Sebenarnya kelakuan Fergie sangat kekanak-kanakan. Dia menarik tangan Elvis lebih dulu karena Zack akan jauh lebih mudah untuk dikendalikan.


"Maaf, Tuan. Aku terpaksa melakukannya. Silakan lanjutkan keributannya di sini!" ucap Fergie.


"Zack, rupanya kamu dan temanmu ini sama kurang ajarnya!" Elvis terpaksa duduk di sofa ruang kerja rivalnya. Jika bukan karena pengumuman 30% yang sudah disampaikan, dia tidak akan kemari.


"Kamu yang kurang ajar! Kenapa masih saja mengurusi kehidupanku? Apa kamu sadar telah menggangguku, hah? Untuk apa kamu mendekati pelayanku? Bukankah setelah Scarlett, kita tidak ada urusan lagi?" bentak Zack. Ini kemarahannya yang selama ini berusaha dikendalikan, namun akhirnya meledak juga.


"Urusan kita belum selesai. Scarlett menolakku! Aku tidak bisa menerimanya!"


Fergie hanya akan menjadi penonton di sana. Dia akan menghalau keributan kalau sudah saling baku hantam, namun agaknya perang mulut masih lebih seru dari semua itu.


"Tuan Elvis Milo yang terhormat. Di sini, aku hanya ingin menagih janji saham 30% seperti ucapanmu kepada Honey. Maaf sebelumnya, aku tidak tahu ini buktinya kuat atau tidak? Kalau sampai kamu mempermainkan Honey dengan kebohongan, maka lihat saja siapa yang akan menyesal di sini!"


Zack masih belum bisa menerima. Kenyataannya setiap perempuan yang ada hubungan dengannya selalu saja muncul bayang-bayang Elvis Milo. Bisa dipastikan siapakah yang paling brengsek di sini.


"Aku hanya menggertaknya saja. Mengenai apa yang kujanjikan, itu hanya fiktif belaka!" ucapnya. Elvis jelas saja tidak mau merugi. Kehilangan saham sebesar itu bisa saja membuat kehidupan bisnisny jatuh ke dasar jurang.


"Aku akan menemukan buktinya. Kalau sampai kamu mengelak, kita lihat saja Elvis. Seberapa kuat kamu bertahan? Ingat, aku tidak main-main dengan ucapanku!"


"Wow, ini luar biasa, Zack. Seperti yang kamu katakan di dalam konferensi pers kalau kamu akan meminang Honey. Ini berita mengejutkan dan aku akan mengadakan pesta kecil-kecilan untuk mensyukuri lamaranmu itu! Aku tidak menyangka seleramu akan serendah itu!"


Menurut Fergie, ini hanya perang yang mengungkapkan kejadian kedua manusia ini di masa lalu. Benang merah masalahnya masih belum ditemukan, itu artinya Fergie tidak akan berkomentar jika tidak diminta.


"Tunggu, Elvis. Aku hanya meminta kejelasan tentang 30% saham yang kamu maksud!"


"Aku akan memberikannya pada saat kamu resmi menikah. Aku ingin tahu, apakah kamu menikahi Honey atau orang lain," cibir Elvis. Dia tahu kalau Zack pernah menjalin hubungan dengan Belinda. Makanya dia tidak mau tertipu oleh rivalnya itu.


"Baiklah, kalau memang itu maumu. Namun, jangan salahkan aku kalau kamu mengelak, maka aku akan mengabari Polisi untuk menjemputmu."


"Kenapa kamu diam, Tuan Elvis Milo? Apakah menurutmu lebih baik kalau kehilangan harga diri daripada saham 30% yang sama-sama akan membuatmu menderita? Sayangnya kamu terlalu meremehkan orang lain," sindir Zack.


"Ck, bukankah kamu dan aku itu sama, hah? Lihatlah dirimu! Bukankah kamu juga hobi merendahkan orang lain?" balas Elvis.


Zack semakin kesal. Dia melayangkan tinjunya kepada Elvis, namun Fergie segera mencegahnya.


"Wowowo, stop Zack! Kamu akan memperkeruh keadaan kalau sikapmu seperti ini. Kalian berdua bisa masuk penjara!" jelas Fergie. Dia menarik tangan Zack untuk mundur. Padahal, sedikit lagi tangan kekarnya bisa saja melukai rahang kokoh milik Elvis. Zack terlihat sangat geram sekali. Wajar saja kalau Zack marah, selain sikapnya yang seperti itu, ucapan Elvis memang keterlaluan.


"Sudahlah, Zack! Aku tunggu undanganmu. Kalau kamu sampai berbohong, maka aku yang akan memenjarakanmu."


"Bagaimana kalau aku yang akan membeli perusahaanmu?" tanya Zack berniat menyindir dan menjatuhkan pria itu.


Tentu saja ini bukan asal keceplosan saja. Kalau dia sudah menjadi menantu Sean Armstrong, jangankan perusahaan Elvis yang hanya seujung kuku, Elvis pun bisa dijadikan karyawan rendahan olehnya. Zack tahu kalau kekayaan keluarga gadis itu tidak akan habis sampai berpuluh-puluh turunan. Kalau hanya membeli perusahaan, itu sangat kecil sekali.


"Jangan sombong kamu, Zack! Satu-satunya orang di negeri ini yang mampu membelinya hanya Tuan Sean Armstrong, namun pria itu tidak serakah karena perusahaannya juga sudah berkembang semakin pesat," jelas Elvis.


"Bagaimana kalau ternyata aku menantunya?" tanya Zack lagi. Dia sengaja membuat Elvis tersudut. Sementara Fergie cuma bisa tersenyum melihat drama terlucu sepanjang kehidupannya.


"Jangan mimpi di siang bolong, Tuan Zack Leoline! Jangankan menjadi menantunya, melamar putrinya saja pasti Anda akan ditendang secara sukarela oleh keluarganya. Mimpimu terlalu ketinggian!"


Rasanya Fergie malah menahan tawa. Kedua CEO bodoh itu benar-benar dipermainkan oleh seorang perempuan yaitu Aquarabella Armstrong. Ini sungguh drama yang menyenangkan.


"Bagaimana kalau itu nyata? Apakah Anda akan memberikan keseluruhan saham perusahaan Anda. Kemudian Anda akan menjadi gembel untuk pertama kalinya." Rasanya Zack sangat puas mempermainkan rivalnya. Padahal dirinya sendiri sedang dirundung kegundahan yang teramat sangat. Dia masih harus menghadapi calon mertuanya dan meminta restu. Jika gagal, nasibnya akan berujung sama dengan Elvis. Sama-sama menderita.


"Aku tidak percaya lagi bualanmu, Zack. Rupanya bertemu denganmu telah menyita waktu dan tenagaku. Kutunggu saja undanganmu. Jangan hanya membual saja." Elvis kemudian meninggalkan Zack dan temannya dalam perasaan dongkol. Niatnya untuk membuat Zack tak berkutik malah membuatnya terjebak drama tak bermutu menurutnya.


Sementara Fergie baru bisa tertawa selepas kepergian pria itu. Sungguh, ini tontonan yang tidak bisa dilewatkan begitu saja.


"Kenapa kamu tertawa, Fergie? Apa ada yang lucu?"


"Hahahaha. Tentu saja ini lucu, Zack. Kalian CEO terbodoh sepanjang yang kulihat. Lihat saja, bagaimana kalian bisa bertengkar hanya karena seorang perempuan. Ini luar biasa menurutku. Aquarabella mampu mengendalikan kalian hanya dengan jentikan jari kelingkingnya saja dan kalian bertengkar sampai hampir melayangkan tinju. Kalau ada dia di sini, tentunya pasti akan menertawakan kalian. Dasar pria lemah!" jelas Fergie.


Zack tidak berpikiran sampai ke sana. Namun, apapun ucapan Fergie, setidaknya ini merupakan nilai plus untuk melawan Elvis. Zack akan merasa lebih kuat jika bisa mendapatkan gadis itu.