
Sepagi ini, Zack meminta tolong Fergie untuk memanggil beberapa wartawan ke tempat yang sudah ditentukan. Zack sengaja memilih ruangan VVIP Restoran XY untuk melangsungkan konferensi pers tersebut. Jangan sampai hari ini terbuang sia-sia. Kesempatan Zack hanya hari ini untuk melakukan hal itu.
"Zack, apa kamu yakin akan melakukannya?" tanya Beatrix.
"Iya, Ma. Aquarabella hanya memberikan aku waktu dua hari. Ini memang murni semua atas kesalahanku, tetapi Mama jangan khawatir. Aku hanya akan menyebut nama Honey di dalamnya. Ehm, kalau misalnya Mama punya menantu seperti Aquarabella, bagaimana?"
"Tentu saja Mama sangat senang. Gadis itu sempurna menurutku."
"Ck, baru Aquarabella saja yang Mama bilang seperti itu. Scarlett bagaimana?"
"Lupakan mantan istrimu itu! Mama tidak suka," jawabnya.
Seperti yang sudah disepakati, baik Zack maupun Fergie, mereka akan berada di ruang VVIP bersamaan.
"Mama sebaiknya di rumah saja. Aku khawatir Mama akan syok melihat usaha putramu ini. Doakan saja Zack!"
...🍒🍒🍒...
Ruangan VVIP restoran sudah disulap sedemikian rupa. Beberapa wartawan juga sudah hadir di sana. Konferensi pers yang diadakan ini akan ditayangkan secara langsung.
"Zack, kamu siap?" tanya Fergie.
Zack tidak boleh lemah. Dia harus yakin pada kenyataan yang akan didapatkan. Bisa saja netizen akan mencaci atas perbuatannya dan bisa juga mereka menertawakan dirinya yang sebentar lagi akan menikahi pelayan pribadinya.
Zack sudah berada di posisinya. Dia bersanding dengan Fergie agar apa yang dilakukannya kali ini tidak melenceng jauh seperti yang sudah disepakati dengan Aquarabella.
"Selamat pagi," ucap Zack mengawali konferensi persnya. Semua mata tertuju padanya. Ini pertama kalinya seorang Zack Leoline menampakkan wajahnya untuk melakukan hal penting itu.
"Aku, Zack Leoline akan mengakui sebuah kesalahan besar yang pernah kubuat sepanjang hidupku. Aku pernah menyakiti seorang perempuan di Mal X. Aku benar-benar minta maaf padanya. Ini kejadian buruk yang sudah kulakukan padanya. Sekali lagi, aku minta maaf."
Beberapa wartawan tercengang melihat penuturan Zack. Hanya meminta maaf saja melalui konferensi pers. Sepenting apa perempuan itu?
Sesi tanya jawab belum berlangsung. Dia harus menyampaikan pinangan langsung melalui media dan meminta saham yang sudah dijanjikan sebesar 30%.
"Aku juga akan membagikan kabar bahagia untuk kalian semua. Pada hari ini, aku mengumumkan tentang pinangan yang kutujukan pada Honey. Dia yang berhak menerima kebahagiaan hari ini. Dan yang terakhir, untuk Tuan Elvis Milo, Anda tidak melupakan 30% yang sudah dijanjikan untuk Honey, bukan? Terima kasih."
Kejutan yang sempurna untuk Elvis Milo. Setelah ini, dia pasti akan mencari keberadaan Zack untuk meminta kejelasan dari ucapannya barusan. Setelah selesai memberikan tiga syarat yang diajukan Zack, wartawan mulai melakukan sesi tanya jawab.
"Ehm, siapa sebenarnya perempuan yang di Mal itu, Tuan? Kejadian apa yang Anda maksud."
Semuanya sudah terbuka. Zack tidak mungkin menyembunyikan kebenarannya, namun sama sekali dia tidak diperbolehkan menyebut nama Aquarabella. Jika sampai dia keceplosan, bukannya berujung di pelaminan, melainkan mendekam dalam tahanan. Itu sangat buruk.
Tentu saja ini langsung menjadi bahan gunjingan beberapa wartawan. Pria yang terlihat tampan itu rupanya memiliki sisi buruk yang menyeramkan. Dia bahkan tega membuat orang lain tak berdaya. Namun, itu bukan tujuan mereka. Masih ada lagi pertanyaan yang harus ditanyakan.
"Di dalam konferensi pers ini Anda juga meminang perempuan bernama Honey. Siapa sebenarnya perempuan itu?"
"Dia pelayan pribadiku," jawabnya.
Wow, ini mengejutkan. Seorang CEO sombong dan arogan akan menikahi pelayannya. Ini seperti berada di dalam dunia mimpi. Beberapa wartawan berbisik karena ingin menanyakan alasan apa menikahi pelayannya. Apalagi yang mereka tahu bahwa Zack adalah duda cerai.
"Ehm, bagaimana bisa Anda akan menikahi pelayan pribadi? Bagaimana tanggapan mantan istri Anda jika melihat kejadian ini? Apa Anda tidak merasa malu?"
Ini pertanyaan yang sangat menyudutkan. Padahal Zack tidak lagi memikirkan bagaimana Scarlett akan menyikapinya ketika tahu kondisi yang sebenarnya.
"Aku jatuh cinta pada pelayanku. Mengenai tanggapan mantan istriku, itu sudah bukan urusannya lagi. Aku dan dia sudah berakhir. Apapun yang kualami saat ini, aku tidak perlu menunggu komentar darinya. Kami sama-sama bebas. Merasa malu? Tentu saja tidak. Walaupun pelayan pribadiku dan mantan istriku sangat bertolak belakang, namun aku lebih mencintai pelayanku."
Wartawan sepertinya lebih suka mengulik kisah masa lalunya yang dipadu padankan dengan kondisi Zack saat ini. Bisa dibilang ini benar-benar tidak imbang.
"Pertanyaan selanjutnya, mengenai 30% yang Anda minta dari Tuan Elvis Milo itu berupa apa? Dan kenapa Anda memintanya?"
Ini pertanyaan yang ditunggu Zack. Sebentar lagi pria itu akan kejang-kejang karena kehilangan hampir separuh dari kekayaan perusahaannya.
"Tuan Elvis Milo memberikan taruhan pada pelayanku. Dia akan memberikan saham perusahaannya 30% kalau sampai aku tertarik pada pelayanku itu. Dan sekarang, kami akan bersatu. Aku harap Tuan Elvis tidak ingkar janji."
Ini mengejutkan. Sebentar lagi akan ada perang besar antara Elvis dan Zack. Bukan lagi masalah perempuan, tetapi keuangan. Konferensi pers dan sesi tanya jawab selesai. Kini giliran Zack mengucapkan terima kasih pada wartawan dan semua orang yang telah mendukungnya.
"Aku mengucapkan terima kasih banyak. Berkat kalian, semua acara ini berjalan dengan lancar. Aku harap Honey bisa menerimaku dengan baik. Sekian dan terima kasih."
Zack keluar ditemani Fergie. Selesai acara, tak menyurutkan niatnya untuk menemui orang tua Aquarabella. Namun, tidak untuk hari ini. Aqua baru mengizinkannya besok. Entah apalagi rencana gadis itu.
Fergie mengajak Zack untuk masuk ke mobilnya. Pria itu mengkhawatirkan keributan yang sebentar lagi akan terjadi.
"Kenapa kamu mengantarkanku ke kantor? Aku bisa pergi sendiri menggunakan mobilku," protes Zack.
"Apa kamu tidak sadar. Sebenarnya keributan yang terjadi sebentar lagi. Elvis pasti datang ke kantormu. Dia merasa kamu permalukan di depan umum. Dia akan mengalami kerugian besar," ucap Fergie sembari mengendarai mobilnya.
"Tidak masalah. Itu bukan ulahku melainkan ulahnya sendiri. Salah siapa mendekati semua perempuan yang dekat denganku? Dulu Scarlett, sekarang siapa lagi? Honey? Kalaupun dia kehilangan 30% sahamnya, itu hal kecil. Dia harus bekerja keras untuk mengembalikan semuanya. Namun, bagaimana denganku. Aku rugi perasaan, tertekan, aku tidak bahagia atas pernikahanku. Itu karena ulah siapa? Elvis," jelasnya.
Fergie cukup menjadi pendengar yang baik. Dia tidak bisa berkomentar apapun. Ini bukan hanya persaingan bisnis, tetapi juga mengenai perasaan. Ketika mobil mulai memasuki halaman kantornya, Zack sudah bisa memastikan mobil siapa yang sedang menunggunya di sana. Peperangan sebentar lagi akan terjadi. Ini hal yang sangat melelahkan untuk Zack.