
Berada di rumah membuat Aquarabella terus dilanda kemurungan. Kini saatnya dia harus bangkit untuk menunjukkan siapa sebenarnya Aquarabella. Gadis yang kuat dan tidak mudah ditindas. Pertemuannya dengan Zack adalah sebuah kesalahan. Itu sudah terjadi dan tidak mungkin bisa kembali seperti semula.
"Mom, aku mau pergi ke restoran XY. Aku sudah rindu makan siang di sana," pamitnya pada Callista.
"Tentu, pergilah! Selalu ingat pesan daddymu. Kemana pun harus pamit."
"Ya, Mom."
Gadis itu terlihat cantik dan selalu modis. Dia menggunakan mobilnya yang selama ini hampir tidak pernah dipakainya. Dia berusaha kembali menjadi Aquarabella yang sesungguhnya.
"Rasanya aku hampir lupa bagaimana nikmatnya berjalan seorang diri layaknya putri raja. Aku bahkan terlalu fokus mengurus pria lain yang pada akhirnya menyakitiku."
Perjalanan menuju restoran XY tidak terlalu jauh. Sehingga cukup untuk mengejar makan siang yang hampir usai waktunya. Dia memarkirkan mobilnya tak jauh dari pintu masuk restoran. Niatnya untuk memesan salad dan minuman rendah gula.
Aquarabella tidak menyangka akan bertemu dengan Zack di sana. Rupanya pria itu lebih dulu menyadari kedatangannya. Aquarabella akan menghadapinya dengan tenang. Dia tidak boleh gegabah dan membuat Zack mencurigainya.
"Fergie, lihatlah gadis itu! Dia teman dekatnya Honey. Aku akan memanggilnya dan kita bisa menginterogasi keberadaannya."
"Cepat, panggil dia!" perintah Fergie. Ini kesempatan bagus untuk mencari tahu keberadaan pelayan itu.
"Ara!" Zack melambaikan tangannya. Aquarabella melihatnya.
Deg!
Kenapa bisa bertemu dengannya di sini, sih? Rasanya sangat aneh bertemu lagi setelah malam itu.
Aquarabella ingin menghindar, tetapi itu bukan cara yang tepat. Bagaimana pun, untuk mengalihkan pikiran pria itu terhadap Honey, Aquarabella harus menemuinya.
"Tuan Zack? Anda di sini juga?" sapa Aquarabella.
"Iya, kebetulan aku dan Fergie sedang makan siang bersama. Silakan duduk, Ara!" balasnya.
"Terima kasih." Aquarabella menarik mundur kursinya agar dia bisa leluasa untuk duduk.
"Mau pesan makanan?" tanya Zack.
"Nanti saja, terima kasih."
Mana mungkin aku bisa makan di depannya? Seperti selalu diperhatikan olehnya. Aku juga takut kalau dia menyadari penyamaranku.
Aquarabella sangat tidak nyaman makan dan dilihat oleh pria itu.
"Zack, sebaiknya aku pergi dulu," pamit Fergie.
"Tidak, Fergie. Di sini saja. Perkenalkan namanya Ara. Dia teman dekat Honey di kota ini," jelas Zack.
"Fergie." Fergie mengulurkan tangannya berniat untuk menjabat tangan gadis itu.
"Aquarabella Armstrong." Dia menerima jabatan tangan Fergie.
Deg!
Nama itu mengingatkan Zack pada seorang pria hebat yang pernah dikenalnya. Walaupun jarang bertemu, dia cukup tahu mengenai dirinya.
"Kamu putri Tuan Sean?" selidik Zack. Binar mata bahagia tampak terlihat jelas di mata pria itu.
Rupanya kamu sudah melupakan Honey begitu saja, Zack.
Aquarabella cukup mengangguk. Dia tidak perlu menjelaskannya terlalu jauh.
"Ehm, maaf Nona Ara. Apakah Anda mengenal Honey dengan baik? Temanku sedang mencari keberadaannya," ucap Fergie.
Deg!
"Tidak, Tuan Fergie. Kami memang berteman, tetapi tidak terlalu dekat. Sesekali dia bertemu denganku hanya untuk berbincang mengenai Tuan Zack. Bukan masalah buruk, tetapi pelayan itu terlalu mengagumi majikannya yang baik. Ehm, kalau boleh tahu, Honey ke mana?" selidik Aquarabella.
"Kami juga sedang mencarinya. Zack mengatakan kalau sempat terjadi masalah dengan pelayan itu. Dia pergi pada malam hari setelah sebuah kejadian terjadi padanya," jelas Fergie.
"Ehm, bolehkah aku tahu kejadian apa itu, Tuan Zack?"
Zack tidak mungkin menyembunyikan kejadian yang menimpanya maupun pelayan itu. Ini memang sangat buruk, tetapi bagaimana pun mamanya meminta untuk bertanggung jawab jika gadis itu sampai hamil.
"Kami tidak sengaja melakukan kesalahan dalam semalam," jawab Zack.
Deg!
Aquarabella pikir bahwa pria itu tidak menyadarinya. Tidak mungkin tiba-tiba dia mengakui di hadapannya bahwa gadis itu adalah dirinya. Zack pasti tidak akan mengakuinya, kecuali dia sampai hamil.
"Ehm, maaf. Aku pamit dulu ke toilet. Silakan dilanjutkan perbincangannya," pamit Aquarabella.
Aquarabella tidak bisa melanjutkan pembicaraannya dengan Zack. Semakin dekat dengannya, perasaan Aquarabella semakin kacau.
"Silakan, Ara," balas Zack.
Aquarabella yang sedang berada di dalam toilet memandangi dirinya di dalam cermin. Dia harus meyakini satu hal kalau dirinya tidak akan hamil. Sebentar lagi Aquarabella akan meminta daddy untuk membiarkannya bekerja di perusahaan.
Kamu tidak akan hamil, Aqua. Yakinkan dirimu bahwa semua akan baik-baik saja.
Aquarabella membatalkan makan siangnya. Sementara Zack dan Fergie masih melanjutkan obrolannya.
"Zack, pernahkah kamu terpikir bahwa Honey dan Aquarabella adalah orang yang sama?" tanya Fergie.
Uhuk!
Sesaat Zack terdiam. Pikiran dan bayangannya tidak sejauh itu. Zack pikir, Honey hanya pelayan biasa. Penampilannya juga jelek. Tidak menarik, tetapi mengenai postur tubuh, Honey dan Aquarabella 11-12. Kenapa Zack baru menyadarinya sekarang?
"Mana mungkin, Fergie. Kalaupun dia menyamar, tujuannya untuk apa? Aquarabella orang kaya, sementara Honey, dia hanya bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya."
"Apakah kamu sudah mengecek dengan benar data dirinya? Jangan sampai kamu terlambat menyadarinya. Kalau sampai Honey memang ada, lalu ke mana perginya? Apa seorang Zack selemah itu?"
Fergie selalu menjadi teman terbaiknya. Sekarang dia harus memulainya dari mana? Seakan semuanya seperti kebetulan. Kedatangan pelayan baru, pertemuan pertamanya dengan Ara ketika mengantarkan makan siang, dan surat perjanjian kontrak. Semuanya sepertinya saling terhubung.
"Kamu benar, Fergie. Aku akan memulainya dari salinan surat kontrak yang masih ada di tangan mamaku. Aku harus mencarinya. Fergie, bisakah kamu membantuku?"
"Tentu, Zack. Percayalah padaku!"
Aquarabella tidak kembali lagi ke meja restoran. Dia kemungkinan langsung kabur karena menghindari Zack. Namun, bagaimana mungkin gadis itu dengan gamblang menjelaskan siapa dirinya?
"Fergie, dia sudah cukup lama pergi ke toilet. Perlukah kita menyusulnya ke sana?"
"Tidak perlu, Zack. Dia mungkin menghindarimu. Bersabarlah! Kita akan menemukan jawabannya."
Teka-teki tentang Honey sebentar lagi akan terpecahkan. Zack dan Fergie tidak menyadari satu hal karena semua kejadian itu bermula dari ulah Zack Leoline sendiri.
Aquarabella sangat rapi. Dia tidak mungkin meninggalkan jejaknya. Karena selama ini dia selalu menjalankannya dengan hati-hati. Dia bukan gadis bodoh yang sengaja menunjukkan samarannya secara terang-terangan.
"Fergie, aku pamit ya? Masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan."
"Hemm, pergilah! Jangan lupa mintalah surat kontraknya. Lekas kita selesaikan masalah ini."
"Oke, aku akan datang ke kantormu." Zack memanggil pelayan untuk membayar tagihannya. Setelah itu dia bergegas pulang untuk menemui mamanya. Dia ingin meminta salinan kontrak kerja Honey.
"Aku pasti menemukanmu," ucap Zack ketika berada di dalam mobil. Dia sudah tidak sabar untuk menelisik siapa Honey sebenarnya. Mungkin saja mamanya tahu sesuatu, tetapi tidak pernah mengatakannya. Atau bahkan wanita itu tidak tahu apapun. Entahlah. Yang pasti, Zack harus segera menemukannya.