
setelah yoongi melepaskan tautannya dan menjauhkan wajahnya kembali ke posisi duduknya sedangkan Wanita itu hanya bisa terdiam,berusaha untuk mengumpulkan kembali kesadarannya.
"kau mau jawab pertanyaan atau mau ku cium lagi?" ujar yoongi memandang wanita itu dengan wajah dinginnya,
"aku akan menjawabnya tuan"
"bagus tapi tunggu aku bukan tuanmu jadi panggil saja aku yoongi"
"Nee...t-tu maksudku yoongi~ya"
Dengan menelan salivanya dengan kasar,wanita itu mennjelaskan ke yoongi dengan tertunduk sambil memainkan jarinya karena gugup.
"ini alat bantu pendengaran bukan in-ear yang biasa kau gunakan saat kau konser.Ak...u.."
"aku apa?"
"aku penyandang tunarungu saat alat ini ku lepas ataupun rusak maka aku tak bisa mendengar apapun itu"
"kalau begitu jangan pernah kau lepaskan alat itu dan satu hal lagi ada yang masih menjanggal,bisakah aku bertanya lagi?"
"tentu aku akan menjawabnya" dengan suara lirih dan kecil wanita itu menyembunyikan rasa malunya setelah tadi di cium langsung oleh yoongi yang notabennya menjadi atasan tempat dia magang sekarang.
"aku yakin kau wanita yang sama saat aku tak sengaja menabrakmu di kantin agensi.mungkin kau lupa karena kejadiannya sudah sangat lama tapi aku masih ingat kau berlari menghindariku,kenapa?"
Wanita itu mencoba mengingat kembali memori kejadian beberapa minggu belakang ini selama ia magang di agensi tempat yoongi dan benar kejadian itu tepat di hari kedua ia magang di sana.
"iya aku ingat,maaf tuan maksud yoongi~ya aku tak berniat lari menghindari di hari itu tapi alat pendengarku saat kau tabrak terjatuh dan membuat telingaku mendengarkan suara gema yang menciut sangat nyaring makanya aku lari darimu hanya untuk menenangkan pikiranku"
"hanya itu saja ? maksudku karena telingamu kau lari dariku begitukah?" ujar yoongi menyembunyikan rapat-rapat perasaan yang ia rasakan.wanita itu hanya mengangguk mengabarkan pada yoongi bahwa yang ia katakan benar dan tanpa kebohongan sama sekali.
jujur saja saat yoongi menatap mata wanita itu saat pertemuan pertama mereka entah mengapa yoongi merasa ada sedikit getaran di dalam hatinya dan ia belum tahu perasaan apa itu hingga ia berhasil mencium bibir wanita itu.Yah,baru kali ini yoongi mencium seorang gadis dan merasakan sensasi berbeda yang dia sendiri tak tahu sensasi macam apa yang menggeliat di dalam tubuhnya sendiri.
Apakah itu cinta? entahlah hanya yoongi yang tahu persis perasaannya saat ini.
Saat mata yoongi menangkap mata bulat wanita itu,entah mengapa tubuhnya bereaksi dan tak bisa ia kontrol menolak untuk mencoba mencicipi bibir wanita itu sekali lagi tapi sayangnya kali ini ponsel miliknya berdering.Kini dengan rada kesal yoongi meraih ponsel miliknya dari saku celananya dan ternyata Hyung tertua bangtan yang menelponnya siapa lagi kalau bukan Seokjin.
"Yak !!!! yoongi~ya kau kemana? Yeonjun sudah tiba sejak tadi di sini dan dia bilang kau berkencan dengan seorang wanita,siapa dia beraninya kau berkencan tanpa bilang kepadaku dulu? Kau itu baru sembuh kenapa langsung berkencan sih tunggu hingga kau benar-benar pulih baru kau lakukan sesuka hatimu.Sekarang kau dimana? biar jungkook menjemputmu"
kencan? yang benar saja ini mirip seperti penculikan oleh staff magang agensi sendiri-pikir yoongi.Dengan memutar bola matanya malas,yoongi mendengarkan setiap perkataan seokjin yang mirip seperti dirinya sedang nge-rap sembari menatap tak henti wanita di sampingnya dengan wajah yang masih sama yaitu menunduk karena merasa bersalah.
"apa kau mendengarkan ucapanku min yoongi !!!"
"iya hyung aku mengerti dan sangat-sangat mendengarnya.Tak perlu meminta jungkook ataupun orang lain mencariku karena aku akan tiba 15 menit dari sekarang"
"Dengan membawa wanitamu?"
"iya,aku akan menjelaskannya pada kalian nanti agar kalian tidak salah paham"
"baiklah namjoon sudah mulai menghitung sekarang.Kalau sampai 15 menit kau belum datang kemari maka aku akan meminta Bang PD-nim untuk mengurangi cutimu,setuju?"
"ya terserah kau saja hyung aku akan mengikutinya"
Yoongi pun mematikan ponselnya dan meminta wanita itu untuk berganti posisi dengannya agar ia bisa mengendarai mobil milik wanita itu ke gedung agensi yang menangunginya.
Awalnya yoongi hanya ingin pulang ke agensi dengan santai bersama wanita itu namun ancaman dari hyungnya itu membuatnya harus mengeluarkan skill mengemudinya.Bagi yoongi waktu cuti itu sangatlah berharga karena ia bisa tidur dan bermalas-malasan di dorm tanpa ada latihan menari dan olaraga yang membuatnya harus menguras keringatnya.
12 menit....
Yoongi sudah ada di parkiran gedung agensi namun masih di dalam mobil wanita itu.Dengan nyawanya yang belum terkumpul sepenuhnya karena laju mobil yang ia bawa terbilang kecepatan tinggi yoongi menatap jam tangannya dan langsung tersadar saat waktu yang di berikan seokjin sisa 3 menit lagi.yoongi kalang kabut berlari ke tangga darurat dan melupakan bahwa gedung mewah itu memiliki lift bukan hanya itu saja ia juga lupa barang yang ia beli di toko furniture masih berada di dalam mobil milik wanita itu.
******
Setelah acara sidang oleh hyung tertua bangtan dan sedikit masukan dari PD-nim,Yoongi kembali ke 'genius lab' miliknya sambil di ikuti oleh para maknae dan jangan lupakan yeonjun juga ada di antara mereka.Tentu saja para maknae dan yeonjun sangat antusias ingin melihat boneka dari pemberian anak penderita kanker itu di pajang di ruangan milik yoongi.Namun baru setengah meter berjalan dari ruang latihan bangtan,yoongi teringat bahwa ia melupakan lemari yang di belinya di toko furniture tertinggal di mobil wanita itu bahkan payahnya yoongi juga lupa merek ataupun plat mobil milik wanita itu.
"jadi bagaimana hyung apa kita perlu bertanya ke staff yang lain apakah mereka melihat wanita difabel itu?"
"tidak perlu tae aku akan beli baru saja sebelum pulang nanti kita bisa singgah ke toko itu lagi"
"kau yakin hyung karena menurutku jika kau kembali ke sana resikonya cukup besar mungkin para wartawan penguntit dan sasaeng fans sudah menantikan kau kembali ke sana dan membuat berita tidak benar tentangmu hanya karena beberapa fans melihatmu siang tadi di bawa oleh seorang wanita"
"kau benar jimin aku tidak berpikir ke sana"
"maka jalan keluarnya adalah mencari wanita itu di gedung ini.Lagian jam makan siang sudah berlalu pasti para staff sedang berkumpul kita manfaatkan saja waktu ini"
"tumben kau pintar jungkook"
"heheheh...tadi aku sempat belajar dari namjoon hyung"
"baiklah aku juga akan ikut membantu sunbae,dengan skill pembuat onar yang ku miliki aku akan mencari wanita yang yoongi sunbae~nim maksud itu"
"kajja !!!!"
Para maknae bangtan dan yeonjun berpencar mencari wanita itu.Menurut mereka tak sulit mencari penyandang difabel di gedung seluas 60.000 meter persegi ini karena rata-rata para staff bukanlah dominan penyandang difabel.
Sementara yoongi di minta menunggu kabar dari mereka di ruangannya,yoongi yang sibuk memainkan ponselnya sejak di tinggal tadi terus mengotak atik ponselnya sepanjang berjalan menuju ruangannya dan tak sadar ada seseorang yang tertidur tepat di depan ruangannya.
wanita itu? dia kembali hanya ingin mengembalikan barang yang ku tinggal tapi bagaimana dengan....ahhh sudahlah -pikir yoongi.
Segera yoongi berdiri di hadapan wanita itu dan mencoba membangunkannya namun sayang wanita itu tak kunjung terbangun karena sepertinya dari raut wajahnya ia begitu lelah dan tak sengaja menjatuhkan kepalanya tepat di bahu yoongi.
Karena tak ingin membangunkan wanita itu,perlahan yoongi membuka pintu ruangannya dan menggendong wanita itu ala bridle style walau bahunya masih sedikit kram ia terlihat sangat memaksakan dirinya mencoba membawa wanita itu masuk ke dalam ruangannya.
"astaga tubuhnya memang mungil tapi kenapa beratnya seperti karung beras? apa dia makan batu hingga berat atau memang karena pengaruh bahuku yang masih sakit?" monolog yoongi memandangi wajah wanita itu yang setengahnya tertutup surai miliknya.Dengan menyeringai yoongi mencoba meraih rambut milik wanita itu untuk di selipnya ke belakang telinganya namun lagi-lagi ponselnya tak bisa di ajak kerjasama.Kali ini telepon dari jimin,dengan sedikit kesal yoongi keluar dari ruangannya agar suaranya tak mengganggu tidur wanita itu.
"Hyung noona staff bilang katanya wanita yang kau maksud itu terlihat berjalan ke ruanganmu apa kau sudah sampai di genius lab milikmu?Apa kau melihatnya?"
"ya dia ada di sini dan sepertinya dia kelelahan tolong kau bawakan selimut kemari dari gudang untuknya dan juga jangan lupa air hangat untukku.Aku ingin menyeduh kopi dan mie cup"
"baiklah hyung aku akan membawanya setelah ku beritahu taehyung,jungkook dan yeonjun"
"hmmm terserah kau saja"
Melalui pesan singkat jimin memberitahukan pesan yoongi kepada adik-adiknya juga tak lupa kepada yeonjun juniornya.Tak lama mereka berlima duduk sejajar menantikan wanita itu bangun dari tidurnya namun sayangnya tak ada tanda-tanda ia bangun malahan ia sesekali bergerak memperbaiki posisi nyamannya untuk tertidur lebih pulas.