
sudah seminggu yoongi di dorm seorang diri,itu karena namjoon selaku leader bangtan meminta yoongi agar beristirahat total memulihkan tubuhnya yang remuk akibat perkelahian dengan jaemin dan juga agar publik tidak tahu wajah yoongi yang saat ini sedang kacau akibat lebam dan bekas luka.
Memang benar yoongi sangat suka bermalas-malasan saat mereka mendapatkan waktu libur di sela-sela jadwal padat bangtan namun itu tidak berlaku untuk saat ini.Dia benar-benar bosan seorang diri di dorm.Hanya ruang tv,dapur dan kamarnya yang bisa yoongi kunjungi saat rasa bosan menderuh di hatinya.Mau kemana lagi ? Selain tempat itu yoongi tidak mendapatkan izin dari jin apalagi hanya sekedar melihat keluar saja.
Kring....
Telepon miliknya berdering saat yoongi tengah sibuk bermain lego milik jungkook yang berserakan di lantai.
"Halo"
"sunbae apakah aku boleh berkunjung di dormmu ? Aku sangat bosan di agensi tanpa kau sunbae"
"ya kau boleh berkunjung kapan saja tapi sebelum datang kemari tolong belikan aku buah di dekat rumah sakit Haesung"
"kenapa harus di sana sunbae ? Ada banyak toko buah di dekat agensi"
"tidak mau rasanya terlalu biasa,aku mau buah di sana rasanya manis dan segar"
"baiklah sunbae"
"jangan lupa aku ingin melihat kau berfoto di sana agar aku bisa percaya bahwa kau membelinya tepat di toko buah yang ku minta"
"baiklah sunbae, aku segera meluncur"
Telepon pun terputus.Yoongi kembali melanjutkan aktifitasnya bermain lego seorang diri sebelum akhirnya jimin datang membawakan makan siang untuk hyungnya itu.
"kau tidak perlu merepotkan dirimu mengantar makanan setiap hari" ujar yoongi,
"ahhh...tidak sama sekali merepotkan kok hyung malahan karena aku mengantar makanan begini aku bisa mengasa skill mengemudiku menjadi lebih baik"
"jangan kebut-kebutan saat kau kembali nanti ke agensi"
"iya hyung.Aku akan kembali ke sana setelah aku mandi rasanya badanku sedikit lengket"
"apa di agensi kalian sangat sibuk ?"
"tidak juga hanya saja tadi lisa sedang pindah devisi makanya kami sedikit membantu,kau kenal lisa kan ?"
"tentu saja aku mengenalnya.Sudahlah pergi mandi sana..baumu sudah menyengat"
"iya hyung yang wangi"
Beberapa menit kemudian,yeonjun menepati janjinya.Ia mengirim fotonya tepat di depan rumah sakit Haesung dengan menggandeng sekantong buah belanjaannya.Melihat foto itu yoongi langsung menyuguhkan senyumannya namun setelah foto itu di perbesar pemandangan tak asing menarik perhatiannya.
Ya, yoongi melihat wanita yang di cintainya itu di bawa keluar menggunakan kursi roda oleh seorang pria yang tak asing baginya. Pria itu adalah pria yang sama yang di ajak yoongi bergulat sepekan yang lalu,Na Jaemin.
Seketika yoongi langsung menekan beberapa angka di layar ponselnya dan segera menelpon yeonjun tapi dalam sekejap ia sadar apa yang akan di katakan pada yeonjun nanti ? Tidak mungkin ia akan meminta anak itu untuk memutar mobilnya kembali ke halaman rumah sakit itu hanya untuk memastikan bahwa yang di lihat di foto itu bukanlah wajah aeri.
Yoongi mengutuk situasi yang sangat menyusahkannya ini.Ingin rasanya ia langsung pergi dari dorm dan memastikan hal itu tapi sayangnya ia tak mungkin melanggar peraturan yang di buat jin dan namjoon tanpa alasan yang pasti.
Untunglah sesaat setelah pikiran kacaunya menyemat di pikirannya, jimin keluar dari kamarnya dengan pakaian baru dan sangat rapi.
"Untung kau ada di sini"
"memangnya ada apa hyung ?"
"ya aku sangat tahu dia aeri kan hyung ?"
"tepat sekali.Sekarang aku minta kau ke rumah sakit haesung dan mencari tahu dimana wanita itu sekarang"
"bukankah dia sedang di rawat karena kanker ? Mana mungkin ia akan pergi secepat itu "
"aku tahu itu tapi..."
Yoongi menggantungkan ucapannya dan menunjukkan sebuah foto yang memperlihatkan aeri di bawa oleh jaemin dengan kursi roda.
"kau tahu tugasmu kan ?"
"ya hyung aku tak sebodoh kelihatannya.Aku akan kembali dengan wanitamu itu"
Jimin berlari pergi meninggalkan dormnya untuk melaksanakan tugas yoongi ahh...ya sudah lama jimin tak mendapatkan tugas dan perintah dari yoongi.Terakhir ia bekerja di bawah perintah yoongi itu terjadi saat ingin menguak akal busuk salah satu sasaeng dan itu sudah sangat lama di ingatan jimin.
Sekarang yoongi sangat berharap pada jimin menemukan kabar tentang aeri sembari menunggu yeonjun di datang ke dorm.
Berselang beberapa menit kemudian, pria bertubuh jangkung itu sudah berada di dorm bangtan.Ia terlihat duduk dengan tatapan fokus di layar sebuah laptop.Jari jemarinya nampak menari di keyboard laptop itu menekan setiap huruf dan angka agar tampil di layar.
Ya,sesaat setelah ia tiba tadi yoongi langsung menyuruhnya untuk meretas akses CCTV tempat aeri di rawat agar rasa cemas di dalam hatinya bisa hilang dan hasilnya bukan yeonjun namanya jika tak bisa melakukan tugas semudah itu.
Tapi sayangnya bukannya senang yoongi malah sedikit tidak puas atas kerja yeonjun kali ini.Entah mengapa ada yang janggal dari CCTV itu, apakah itu karena sebelumnya jimin telah menghilangkan file CCTV rumah sakit tentang kedatangan dan perkelahian yoongi yang anarkis ?
Yoongi menepis anggapan itu dan dengan segera berpikir dengan jernih.
"yeonjun kau bisa meretas CCTV jalanan sekitar rumah sakit itu tidak ?" tanya yoongi,
"tentu saja aku bisa, hal itu sangat mudah.Beri aku waktu 5 menit"
Yeonjun kembali dengan dunia virtualnya mengatur angka dan huruf yang terlihat sama di layar dan dalam sekejab CCTV jalanan yang di minta yoongi tertampil dengan jelas memperlihatkan laju sebuah mobil menjauh dari rumah sakit haesung.
"ikuti mobil itu" titah yoongi memperhatikan setiap detail mobil yang membawa aeri dan jaemin pergi.
"baik sunbae"
Mobil itu bergerak dengan kecepatan normal tapi ada yang aneh dari pergerakan mobil itu.
"bandara ? yeonjun siapkan mobilmu aku ingin menyusul mobil ini"
Ya, yoongi dengan cepat menyadari bahwa mobil itu tidak hanya meninggalkan rumah sakit haesung tapi mereka juga sepertinya akan meninggalkan seoul sebentar lagi.
Tak ada sanggahan dari yeonjun sekedar bertanya kenapa, yeonjun malah memilih diam dan melaksanakan permintaan seniornya itu.
"aku yang menyetir dan kau perhatikan saja layar laptopmu agar kita tidak kehilangan jejak" ujar yoongi bersiap dengan mobil ferarri milik yeonjun.
Kecepatan tinggi dan ugal-ugalan begitulah saat ini yoongi mengemudikan mobil kesayangan yeonjun itu untung saja saat ini jalanan sedang lengah, mungkin karena beberapa orang sedang menikmati makan siang mereka.
Sudah beberapa kali jimin dan member lain mencoba menelpon ponsel milik yoongi namun karena pikirannya fokus mengejar aeri ia mengabaikan ponselnya bahkan yeonjun juga tak sempat memperhatikan ponselnya karena sedang mengalami ketegangan akibat laju mobilnya seperti kesetanan.
Ingin rasanya yeonjun menegur suniornya ini agar berhati-hati dan memelankan laju mobilnya namun ia terlalu takut melihat wajah yoongi seperti seorang Mafia yang akan siap membunuh.Rasanya yoongi sedang uji nyali dengan malaikat maut saat ini begitulah kira-kira yang berada pikiran yeonjun.