
Siang itu Matahari bersinar sangat terang hingga suhu mencapai 38 celcius,semua orang tampak sudah terbiasa dengan cuaca musim panas dengan mengabaikannya dan memilih berlalu-lalang ke satu tempat ke tempat lainnya di siang yang begitu terik.
Namun tidak dengan Bangunan besar milik Agensi ternama korea.Para pegawainya tanpak nyaman di dalam sana mengerjakan pekerjaan mereka tampak takut terkena sinar UV,
"ya!!!! Namja pabo wake up Now..." Teriak Seorang wanita yang mencoba membangunkan seorang pemuda yang berbaring di kursi panjang,
"Aisss...jinjja..kau ini berisik sekali.kenapa kau membangunkanku ini sudah waktunya tidur siang.Biarkan aku tidur 5 menit saja kok" ucap pria itu memperbaiki posisi tidurnya dan menbelakangi wanita itu,
"astaga Yeonjun bangunlah kau ini harus latihan mau ku panggilkan Yoongi oppa hah?"
Ya,pemuda itu bernama yeonjun artis agensi yang sangat keras kepala dan selalu membuat onar dengan alasan agar agensi ramai seperti taman bermain.Dia tak pernah menuruti perkataan siapapun kecuali pemilik agensi dan seniornya Yoongi.
"terserah panggilkan saja aku tidak takut"
"kau yakin?"
"hmmm..."
"oh annyeong sunbae~nim"
"aku tidak akan tertipu.Pergilah aku ingin tidur hari ini"
Tak lama kursi yang di tempatinya tidur terbalik dan hal itu menbuatnya jatuh tersungkur ke lantai.
"Hei !!! siapa yang berani-berani men...." ucap Yeonjun dengan emosi yang berapi-api langsung ciut melihat wajah yoongi tepat di hadapannya.
"Aku...Aku yang berani membalikkan kursi ini.Kau mau apa?"
"hehehe...tidak kok kak,Aku tidak mau apa-apa.Ayo Nuna katanya mau latihan kok masih di sini.Kami permisi dulu kak.Heheh..."
ujar Yeonjun membungkuk dan menarik lengan wanita tadi menuju ruang latihan.
Dengan menghela nafasnya secara kasar dan mengenggelengkan kepala melihat keributan yang di perbuat juniornya, Yoongi kembali berjalan menuju ruangannya menggunakan lift.
Saat sampai di depan ruangan miliknya ia di sambut dengan keset bertuliskan "go away" dengan gambar kucing mengacungkan jari tengah yang ia beli saat tour konsernya.
Saat pintu terbuka nuansa hitam yang elegan memenuhi ruangan itu dan tak lupa cahaya lampu background berwarna ungu mengitari layar komputer miliknya.
"ahhh...akhirnya aku bisa tenang dari kehebohan anak bodoh itu" ucapnya duduk di kursi kebanggannya sambil memejamkan matanya,
tok..tok...
Suara pintu di ketuk,dengan segera Yoongi berjalan menuju pintu dan berharap bukan yeonjun yang datang.Saat pintu di buka ternyata dugaannya benar,Yeonjun datang dengan membawa beberapa barang.
"maaf menganggumu kak.Aku hanya ingin menbawakan ini untukmu kata nuna ini dari fansmu"
"baiklah terima kasih"
"ehhh tunggu dulu kak hanya segitu saja?"
"memangnya kau ingin apa ? uang ? mainan? lagu? atau pukulan?"
"tidak.Aku tidak ingin semua itu apalagi yang terakhir,aku hanya ingin minta izin pada kakak saja.Apakah bisa?"
"minta izin untuk apa ?"
"bisakah kau mengizinkanku melihat ruanganmu kak ? soalnya dari dulu semenjak aku menjadi trainee di sini aku tak pernah masuk ke dalam ruanganmu.Aku penasaran isi di dalamnya,bisakah?"
"masuklah tapi jangan cela ruanganku sedikit kotor dan berantakan"
"iya kak aku janji"
Yeonjun pun masuk ke dalam ruangan suga yang disebutnya 'Genius Lab'.Sesekali yeonjun melakukan Selca ala idol untuk mengabadikan ruangan Yoongi yang begitu rapi dan bersih tidak seperti yang di katakan yoongi barusan.
"Heh...kenapa dari tadi kau hanya menganga dan mometret? kenapa tidak kau lihat saja seperti manusia normal lainnya ?" ucap yoongi membongkar barang pemberian fansnya.
"bagaimana tidak aku menganga kak yoongi...ruanganmu ini memang pantas disebut Genius Lab karena interiornya yang mewah di dukung dengan pencahayaan ruangan yang stabil tidak terang dan juga tidak gelap"
"Tumben kau pintar lalu Selca ?"
"Itu...aku ingin menunjukkannya pada teman-temanku bahwa aku sudah berhasil masuk ke ruangan kak Yoongi"
"ohhh....kau ingin pamer"
"betul sekali"
"kalau begitu duduklah kemari dan ambil ini,Ternyata ada fans yang mengirimkanku bekal makan siang"
"tidak usah kak.Aku sudah di suap tadi oleh nuna sebelum kemari heheh...."
"dasar anak manja.kalau begitu ambil cemilan ini anggap saja itu gajimu dariku sudah mengantarkan barang dari fansku kemari"
"Gomawo sunbae~nim.Kalau begitu aku pergi dulu takutnya nuna mencariku dan berteriak seperti tarzan"
Yeonjun pun pergi meninggalkan Yoongi seorang diri lagi di ruangannya.Yoongi masih fokus dengan bekal makan siang dari fans,
kring...kring..
ponsel yoongi berdering,ternyata panggilan masuk dari salah satu member bangtan yang mencari dirinya untuk latihan sebelum konser comeback mereka.
"iya...aku segera datang.ehhh mau ku bawakan cemilan,tidak ? aku punya banyak di sini"
"benarkah ? kalau begitu aku dan jungkook akan menjemputmu hyung,kau tetap di sana saja"
"baik hyung Jungkook dan aku akan membawakannya"
Telepon pun terhenti,Yoongi bangkit dari tempat duduknya dan merapikan sisa makanannya di atas meja miliknya.Setelah bersih dia kembali duduk di hadapan komputernya dan menyalakan sambil menunggu member lain menjemputnya.Saat sedang fokus mengotak-atik lagu ciptaannya agar terdengar senada dan indah fokusnya teralihkan ke notifikasi iklan berita muncul di layar ponselnya,
"apa ini? 'pencarian teman kencan yang menarik ada di sini silahkan di tap' " ujarnya sambil menyeringai menganggap remeh notifikasi itu.
"sepertinya kau harus coba Hyung" ucap seorang pemuda dari balik kursinya,
Karena kedatangannya yang tiba-tiba Seketika yoongi kaget dan melempar ponsel miliknya ke wajah pemuda itu.
"aduhhh...Hyung ini aku Taehyung...Kim taehyung.Astaga wajah tampanku mungkin luka" ucap pemuda itu bercermin ke layar ponsel yoongi yang baru saja melayang,
"maaf....aku tidak sengaja.Lagian kenapa kalian tiba-tiba muncul di belakangku tanpa permisi hah?"
"kunci ruanganmu belum aktif Hyung makanya kami bisa masuk begitu saja" ujar pemuda yang satunya lagi dengan tubuh kekar dan tatto di sepanjang tangan kanannya.
"benarkah? pasti karena asik makan makanya aku jadi lupa mengaktifkannya.Taehyung~ahh, mianhae"
"iya hyung aku akan memafkanmu dengan syarat kau harus menambah cemilan lagi untukku hehehe..."
"enak saja cemilan itu dari fansku berarti itu milikku memangnya kalian tidak dapat dari fans stan kalian?"
"ada sih tapi...."
"tapi apa jungkook ?"
"yeontan dan aku sudah menghabiskannya"
"bilang saja taehyung yang makan jangan membawa nama yeontan segala,ayo kita ke ruang latihan dan ambil ini sudah ku tambahkan cemilan untukmu taehyung"
Mereka pun bertiga berjalan menuju ruang latihan untuk menemui member bangtan lainnya.Saat di perjalanan menelusuri koridor, fokus mereka teralihkan dengan keributan yang berasal dari ruang latihan boygroup lainnya,Yoongi yang tak tahan mendengar keributan langsung berjalan masuk ke ruangan itu meninggalkan taehyung dan jungkook yang masih bersemangat mengunyah cemilan di pelukan mereka.
"ada apa ini ? kenapa ribut-ribut?" ujar Yoongi mendorong pintu ruangan itu dengan keras hingga membuat semua orang di dalam ruangan itu terdiam seketika,
"Sunbae~nim...tolong selamatkan aku"
"sekarang apalagi yang kau perbuat yeonjun"
"tidak ada,aku sumpah"
Dengan menghela nafas kasar yoongi menarik tangan yeonjun dan mendekati seorang wanita yang tak lain asisten yeonjun,
"nuna kali ini apa yang di perbuat anak ini padamu,Beritahukan aku"
"sunbae~nim....harusnya hari ini dia memakai baju dari perancang busana pilihan agensi tapi dia tidak mau dan malahan mengguntingnya dan membuatnya seperti kain perca"
"Kan sudah aku bilang nuna,aku tidak suka dengan bahannya kulitku bisa iritasi dan kau malah terus menuntutku memakai baju sialan itu"
"aku harus berbuat apa kalau ini permintaan agensi Yeonjun"
"pokoknya aku tidak mau memakai pakaian dari perancang busana itu bahan yang di pilihnya sangat buruk"
"hanya itu saja permasalahnya?"
Dengan serentak Yeonjun dan asistennya menoleh ke arah yoongi dan mengangguk.
"wow kalian tampaknya sangat cocok.Yeonjun cepatlah menikah dan lamar dia pasti rumah tangga kalian akan sangat seru" tambah taehyung yang baru datang dan bersandar di pintu,
"Andwae!!!!!!" teriak yeonjun dan asistennya serentak,
"tuh kan sudah taehyung bilang kalian itu cocok bukan cocok lagi tapi sangat.Berkencanlah nanti aku yang akan booking restoran khusus untuk kencan pertama kalian" ejek Jungkook di sebelah taehyung,
"astaga kalian berdua bukannya mencarikan solusi untuk dua makhluk ini malah kalian memanas-manasi mereka" ucap Yoongi menepuk jidatnya karena melihat ulah temannya,
"begini saja nuna nanti saat kau meeting soal busana yang akan di gunakan yeonjun sekalian kau bawa juga dia agar dia tidak punya alasan lagi menolak pakaian yang sudah di persiapkan agensi untuknya"
"lalu bagaimana dengan pakaian yang terlanjur di rusak Yeonjun,Hyung?"
"soal itu biar aku yang bayar ke perancangnya dan nuna bisa pilihkan baju yang mirip seperti baju yang di rusak Yeonjun untuk dia kenakan"
"Nah aku suka ide Sunbae~nim,sesekali bawa juga aku berdiskusi agar tidak ada lagi kejadian seperti ini"
"persoalannya sudah selesaikan? "
"iya sunbae~nim terima kasih banyak atas solusinya"
"baiklah nuna sebentar jika kau ada waktu luang bawakan aku baju yang di rusak yeonjun itu dan alamat perancangnya.Aku sendiri yang akan membawakan uang ganti ruginya"
"baik sunbae~nim"
Yoongi,taehyung dan jungkook pun pergi melanjutkan perjalanan mereka ke ruang latihan.Sesampainya di sana mereka di sambut oleh Leader dance mereka j-hope yang sejak dari tadi berdiri di depan pintu dengan menyilangkan tangan di tambah raut wajah yang serius.
"kenapa kalian terlambat? apa kalian pergi ke paris dulu baru kemari ?"
"tidak...kau tahu sendirikan gedung ini sangat besar jadi butuh waktu sampai kemari dan juga ini semua salahku j-hope bukan salah taehyung ataupun jungkook tadi aku sempat singgah ke ruang latihan yeonjun"
"anak itu berulah apalagi hyung?" ujar seorang pria pemilik lesung pipi yang manis tengah sibuk memperbaiki sesuatu,
"biasalah namjoon hyung...dia tidak pernah akur dengan asistennya itu selalu saja ada masalah yang harus di pertengkarkan" ujar taehyung yang masih berdiri di sisi yoongi dan jungkook,
"baiklah kita mulai saja latihannya j-hope,tolong jangan buang-buang waktu aku harus mabar dengan fans stanku setelah ini" ujar pria lainnya menghampiri j-hope dan melerai mereka,
Akhirnya mereka pun menuntaskan masalah sepele itu dan melanjutkan latihan mereka dengan penuh konsentrasi.Di pandu j-hope selaku leader dance dan sedikit bantuan dari koreografer tarian mereka pun terlihat sangat terstruktur membentuk pola.