Do You Hear Me ?

Do You Hear Me ?
Part 30



Namun seketika bayangan aeri menari-nari di pikiran yoongi dan menbuatnya harus membuka matanya lebar-lebar.Rindu ? ataukah yoongi sedang cemburu ? entahlah tapi yang pasti malam ini yoongi benar-benar ingin menemui aeri tanpa sebab yang jelas.


"ada apa hyung ? kau baik-baik saja ?" tanya namjoon,


"hmm aku baik-baik saja.namjoonie turunkan aku di halte bus berikutnya" minta yoongi dengan wajah sedikit menguap,


"kau ingin kemana di cuaca dingin begini hyung ?"


"ada seseorang yang ingin ku temui.Turunkan saja aku di halte bus dan pulanglah.Jika member lain bertanya kehadiranku katakan aku menginap di genius lab"


"baik hyung"


Tak lama yoongi turun dari mobil yang di kendarai namjoon dan berdiri di halte bus untuk menunggu bus selanjutnya.Saat bus tiba dengan cepat yoongi masuk dan langsung duduk menghadap ke jendela.Tempat favorit yoongi saat ia belum seterkenal sekarang saat ia harus berangkat dari dorm ke tempat latihan bangtan.


Sesekali senyuman gummy smile milik yoongi tampak mengembang di wajah pria itu saat kenangan manis perjuangan bersama member bangtan lainnya membuat nama besar bangtan di kenal oleh dunia terlintas di benaknya.


"Omo, apakah kau yoongi ? min yoongi member bangtan ?" tanya seorang gadis yang duduk bersebelahan dengannya,


"Nee kau benar,Annyeong" sapa hangat yoongi.


Wanita itu langsung berteriak histeris saat melihat ketampanan bak malaikat yang yoongi miliki di wajahnya.Tentu saja wanita itu bisa mengenali yoongi dengan sangat jelas karena saat ini yoongi tak memakai masker ataupun topi yang bisa menyamarkan wajahnya ataupun mantel musim dingin untuk membantunya menutupi kulit putih pucatnya.


"Omo...kau benar-benar tampan tuan"


"ahh..terima kasih pujiannya,kau juga sangat cantik"


"Gomawo tuan"


tuan ? kata itu selalu sukses membuat yoongi salah tingkah.Dia sangat ingat kapan pertama merasakan sensasi ini ya tentu saja saat ia bersama aeri di dalam mobil tapi sudahlah yoongi juga sudah melarang aeri untuk memanggilnya dengan kata tuan dan sekarang aeri malah sering memanggilnya sunbae bukan oppa kecuali lexxa yang memanggil mereka semua dengan sebutan sama sunbae.


Sebenarnya yoongi sangat ingin aeri memanggilnya dengan sebutan oppa bukan sunbae tapi sayangnya malahan sasaeng itu yang menyebutnya dengan kata itu dan berakhir yoongi mengingatnya dengan sebutan yang menjijikkan di telinganya.


Saat sampai di halte bus yang dekat rumah aeri.Yoongi langsung berjalan masuk ke supermarket membeli masker dan tentu saja sebotol chilsung agar tenggorokannya tidak kering.


Hari ini yoongi beruntung karena kasir yang ia temui tadi bukanlah salah satu fansnya.Yoongi tertolong karena kasir itu tak menjerit kaget seperti wanita yang ia temui di bus tadi malahan terkesan cuek dengan penampilan yoongi yang sedikit fashionable malam itu.


Yoongi kembali meyusuri jalanan yang mulai sepi dan akhirnya sampai di depan rumah aeri.Entah kenapa yoongi sekarang sangat butuh tidur bukan di kasur empuk milik bangtan tapi di rumah kumuh yang mengunci aroma wanita pujaannya.


Tanpa basa-basi yoongi mengetuk pintunya,Kali ini yoongi berharap tak melihat keanehan lagi pasalnya awal ia datang ke rumah wanita ini, Aeri ia dapati sedang jatuh pingsan dan hal itu membuatnya sedikit canggung untuk bertamu lagi.


"Tunggu sebentar !!!" teriak aeri dari dalam rumahnya,


Yoongi bernafas lega,kali ini tebakannya salah.Suara grendel pintu di putar dan tak lama seorang wanita dengan celemek berwarna pink menyambut kedatangan yoongi.


Yoongi menaikkan satu alisnya menatap aeri dari ujung kaki hingga ke atas ujung rambutnya.Yoongi terkejut dengan penampilan aeri yang sedikit feminim pasalnya aeri hanya menunjukkan sisi badgirl dari pakaian yang sering ia pakai saat bertugas di agensi.


"ada yang salah dengan pakaianku sunbae ?"


"tidak hanya saja aku masih canggung melihatmu memakai celemek seperti itu"


"oh maaf aku baru saja selesai mencoba resep kue baru"


"kalau begitu hidangkan aku sangat lapar"celetuk yoongi dan dengan tanpa izin langsung membuka sepatunya dan masuk.


"kenapa menatapku begitu ? apa kau rela aku mati kedinginan di luar sana karena kau tak mempersilahkan tamumu ini masuk eoh ?!"


Aeri hanya mengegelengkan kepalanya tanpa menjawab perkataan yoongi.


"lalu apa yang kau tunggu lihat kuemu itu jangan sampai ku menghidangkannya dengan keadaan gosong ?" minta yoongi,


"kau benar sunbae tunggu sebentar" ujar aeri berlari masuk ke dalam dapurnya,


tak lama aeri berteriak meminta yoongi memilih untuk di hidangkan minuman penghangat tubuh apakah kombucha ataukah coklat panas ? tapi sayangnya pilihan yoongi adalah kopi americano.


Perasaan aku menawarkan kombucha atau coklat panas tapi kenapa pria itu malah memilih kopi ? - pikir aeri yang masih nergulat di meja.


Setelah selesai, Aeri menbawa kuenya itu di hadapan yoongi agar segera di coba namun sayangnya pria terlanjur tidur dengan posisi yang meringkuk seperti udang di sofa aeri.


Imut,lucu dan menggemaskan.Begitulah yang terlintas di pikiran aeri saat ia menatap wajah yoongi yang letih.Segera aeri memberi selimut dan bantal agar yoongi merasa nyaman juga tak lupa ia kembali menyimpan kue dan kopi buatannya di lemari penghangat agar ketika yoongi bangun dan merasa lapar kue dan kopi masih dalam keadaan hangat.


"astaga hampir aku lupa"ujar aeri menepuk jidatnya,


Aeri keluar dari pintu rumahnya lalu menyembunyikan sepatu milik yoongi di antara sepatu wanita koleksinya.Aeri lakukan itu karena agar para tetangganya tidak curiga dengan keberadaan sepatu pria asing yang terpampang jelas di depan pintu rumahnya.Setelah merasa mengantuk aeri juga menyelimuti dirinya dan menaikkan suhu penghangat ruangannya lalu bersiap untuk tidur


Aeri memilih tidur di lantai sementara yoongi tidur di atas sofa.Harusnya aeri bisa tidur di kamarnya tapi ia kasihan jika nanti yoongi terbangun dan merasa lapar, Aeri pikir pria itu tak tahu perabotan orang kalangan bawah yang ia banyak gunakan di dalam rumahnya dan imbasnya yoongi akan menahan laparnya sampai pagi berganti.


Kring...kring...


Jam 3 dini hari, ponsel yoongi berdering dan membuatnya harus terjaga.


Eomma nama yang tertera di panghilan masuk yoongi.Dengan terburu-buru yoongi mengangkat telepon dari ibunya yang tinggal masih di daegu itu.


CALL ON📞


"ada apa ibu menelponku sepagi ini ? apakah ada masalah ?"


"...."


"Mwo ?! astaga aku tidak bisa pulang ke daegu semendadak itu ibu"


"...."


"Aku harus masuk ke agensi dan memberitahu member lain.Berikan aku waktu 2 hari"


"...."


"astaga hanya 2 hari saja ibu dan aku janji akan pulang ke daegu"


"..."


"hmmm saranghae eomma"


CALL OFF📞


Yoongi di buat frustasi oleh permintaan ibunya yang sangat mendadak memintanya kembali di daegu.Yoongi memang bisa meyakinkan semua orang di agensi untuk mengambil cuti pulang ke daegu tapi ia sendiri tak bisa meyakinkan dirinya untuk jauh dari aeri.Jujur saja saat ia meyadari bahwa ia sudah jatuh cinta dengan aeri entah mengapa yoongi selalu ingin melihat aeri dari jarak sedekat ini tanpa memedulikan soal yoongi adalah artis papan atas yang namanya cukup besar di mata dunia.