
Yoongi pun akhirnya sampai di sebuah restoran bintang lima dengan nuansa barat yang elegan.
"permisi apa ada yang memesan meja atasnama min yoongi?" tanya yoongi ke meja kasir,
"iya tuan mari saya antar" ujar pelayan menuntun yoongi ke lantai atas.
Saat berada di lift,suara musik tampak bersautan terdengar dari lantai 2 dan 3 sementara yoongi di bawah ke lantai 4 restaurant itu tempat tamu VVIP berkumpul.Yoongi tampak sangat malu berjalan dari lorong ke lorong karena merasa tak nyaman dengan pakaiannya yang terlihat sangat santai tidak seperti tamu di lantai itu yang kebanyakan prianya menggunakan tuxedo.
"tuan ini ruangan yang di pesankan untukmu"
"oh baiklah,terima kasih banyak"
Setelah pelayan itu meninggalkan yoongi di ruang VVIP,Dia mulai mempertanyakan ke dirinya sendiri mengapa Bang PD-nim memintanya kemari di restauran mahal hanya untuk menemaninya minum teh saja.
Jika hanya mau minum teh PD-nim kan bisa mengajakku di ruangan agensi miliknya lagian semua keperluan untuk minun teh cukup lengkap,kenapa sepertinya ada yang janggal sekali -monolognya memecahkan maksud atasannya itu mengajaknya kemari hingga ia tak sadar PD-nim sudah datang dan duduk di hadapannya.
"apa yang kau pikirkan jenius?"
"tidak ada hanya memikirkan masa depan bangtan ke depannya PD-nim"
"oh begitukah ? kalau begitu baguslah buat aku dan fans kalian terkejut,kami sudah lama menantikannya"
"nee...akan ku usahakan"
"kalau begitu makanlah jamuan ini sayang jika di tinggal dingin dan aku juga sudah mulai lapar.Kau suka olahan dagingkan ?ini makan bulgogi banyak-banyak,fansmu lebih menyukai pipi gummy milikmu daripada tirus"
"terima kasih PD-nim,selamat makan!!!"
Setelah puas dengan acara makan,PD-nim keluar dari ruangan itu untuk mengangkat telepon dari seseorang.Yoongi pikir itu hanya kolega PD-nim yang sangat penting makanya ia tak terlalu mementingkannya dan hanya fokus menyerumput Oksusu Cha selagi masih hangat.
Saat pintu terbuka bukan badan PD-nim yang muncul melainkan seorang wanita cantik yang anggun dengan longdress berwarna ungu yang mewah.Yoongi tampak bingung terlihat dari wajahnya yang hanya menatap asing wanita itu dari ujung kaki hingga tak sengaja melakukan kontak mata dengan wanita itu.
"Sepertinya kau salah ruangan nona"
"tidak aku tidak salah,ini benarkan ruangan makan malam Bang PD-nim?"
"memang benar tapi dia memesankannya hanya untuk minum teh bersamaku"
"kau salah dia juga memintaku datang kemari dengan alasan yang sama"
Alasan yang sama ?Dengan wanita ini? Apa PD-nim benar-benar akan melepaskan masa lajangnya dengan wanita glamor ini? -pikir yoongi sambil memicikkan matanya melihat wajah wanita itu.
"kenapa kau menatapku begitu ? apa pakaian ku salah?" tanya wanita itu namun sayangnya yoongi hanya memutar bola matanya malas dan kembali fokus dengan tehnya,Dia tampak larut dalam dunianya sendiri dan mengabaikan kehadiran wanita itu.Tak lama PD-nim kembali dengan wajah yang berseri,
"maaf membuat kalian menunggu,Genius perkenalkan dia keponakanku namanya lexxa dan lexxa ini yoongi salah satu idol kebanggan agensiku"
Lexxa begitulah nama wanita itu.Cantik ?tentu saja wajahnya sangat cantik namun sayangnya yoongi tampaknya tak tertarik sama sekali dan hanya memberikan senyuman terpaksa untuk sapaan perkenalan mereka.Melihat mereka yang tidak bersahabat di pertemuan pertama mereka,PD-nim mencoba mencairkan suasana dengan mengajak mereka berbincang ringan namun sayangnya ajakan itu di tolak mentah-mentah oleh lexxa dan memilih meninggalkan ruangan itu.
"maafkan sikap keponakanku itu.Dia tidak pernah terbiasa dengan orang asing"
"tolong jangan minta maaf PD-nim itu menbuatku malu lagian bukan PD-nim yang salah melainkan wanita menyebalkan itu"
"kau memang baik yoongi,boleh aku bertanya sesuatu padamu?"
"tentu silahkan"
"Begini kau masih ingat wanita yang kau selamatkan saat kau dan jimin tak sengaja melihat kecelakaan beruntun di taman dulu ?"
"iya aku memang pernah menyelamatkan seorang wanita PD-nim tapi tunggu...darimana kau tahu itu semua? "
"Aku atasanmu di agensi jadi aku berhak tahu apa yang terjadi pada artis agensiku.Tadi siang aku meminta jin untuk jujur padaku saat kau menghilang dan hanya memberi alasan bahwa kau rindu daegu,kau berbohong kan?"
"mianhae PD-nim,aku tak mau membuat PD-nim dan staff agensi yang lainnya khawatir hanya itu saja,aku tak bermaksud yang lain"
"tapi kau masih dalam tanggung jawabku yoongi~ya...jika terjadi sesuatu padamu atau member bangtan lainnya maka fans dan negara pasti akan menuntun agensiku"
"maaf karena selalu membuatmu repot PD-nim"
"sudahlah abaikan saja,itu juga sudah berlalu hanya saja tolong jangan sembunyikan apapun masalahmu pada agensi.Ingat kita keluarga"
"baik PD-nim"
"sampai mana tadi kita ? oh iya wanita yang kau selamatkan dengan jimin.Wanita itu adalah wanita yang sama yang baru saja kau lihat tadi,aku bersyukur kau menyelamatkannya kalau saja kau terlambat sedetik mungkin lexxa sudah tiada"
Lexxa? wanita yang sama yang yoongi selamatkan bersama jimin dan dengan ceroboh ia mempertaruhkan nyawanya dan juga bahunya pasca operasi.Memang saat kejadian itu berlangsung,yoongi tak bisa melihat dengan jelas wajah dari wanita yang ia tolong itu saking banyaknya fans yang mengepung dirinya saat ia terluka bersama jimin lagipun wajah wanita itu tidak jelas karena banyaknya darah yang menutupi wajahnya.
"lalu apa hubungannya acara minum teh ini dengan kejadian itu PD-nim?" tanya yoongi yang langsung mengatakannya begitu saja tanpa pikir panjang.
"aku hanya ingin memperkenalkan kau dengan dia saja tapi sayangnya kalian tampaknya masih asing karena perlu kau tahu mulai dari konser tour kalian selesai nanti dia akan menjadi manager kalian menggantikan sementara manager hobeom yang akan menikah"
apa ? yang benar saja.Jika bukan keluarga PD-nim akan ku tolak menta-mentah dia menjadi manager untuk bangtan - monolog yoongi yang sedikit kesal dengan pernyataan Bang PD-nim.
"tapi PD-nim dia hanya sementara kan ? maksudku tidak baik jika manager yang bersama kami 24 jam adalah wanita.PD-nim tau sendiri kalau fans bangtan sangat posesif dan cemburuan"
"hahahah...aku tahu itu makanya aku hanya bilang lexxa manager sementara kalian.Lagian aku sudah punya kandidat yang cocok untuk menemani kalian sebagai manager"
"siapa orangnya PD-nim?"
"sejin,ku pikir kalian akan cocok dengan dia tapi sayangnya butuh waktu dia bergabung di agensi maka dari itu aku meminta lexxa untuk menutup kekosongan posisi manager kalian agar jadwal tetap stabil untuk kalian jalani"
"itu ide yang bagus PD-nim,aku juga sering melihat beliau di berita management.Sejin PD-nim sangat profesional dalam urusan ini,aku berharap dia bisa secepatnya bergabung"
"kau memang jenius yoongi.Itulah yang ku pikirkan saat ini.Ayo minum tehnya"
Karena sudah larut malam,yoongi memutuskan untuk pulang dengan alasan agar besok ia tetap fit menjalani rutinitas latihannya dengan member bangtan lainnya namun sayangnya PD-nim meminta yoongi untuk mengantar terlebih dahulu keponakannya itu sebelum ia pulang ke dorm bangtan.Karena tak ingin mengecewakan PD-nim ia tak bisa menolaknya
dan memilih mengantar wanita itu dengan hati yang kesal,di dalam mobil suasana tampak hening dan mencekam.
Tak ada suara dari keduanya hanya suara klakson yang yoongi bunyikan saat mobilnya bertemu simpangan.Dengan wajah dinginnya,yoongi hanya fokus menatap ke depan dan tak berniat mengajak lebih dulu lexxa berbicara.Sementara lexxa tampak sangat menikmati hembusan angin yang lewat di wajahnya saat kaca jendela mobil yoongi terbuka sepenuhnya.
"Hei dimana rumahmu?Jangan sampai kau membuatku berputar-putar di jalanan ini"
"Belokan kedua setelah kompleks apartemen dekat kedai makan jjamppong"
"oke"
Begitulah singkatnya percakapan mereka yang sangat irit dan tak beberapa lama akhirnya mobil yoongi sampai di sebuah rumah minimalis bergaya modern.Dari luar rumah itu sangat berbeda dengan rumah yang ada di sepanjang jalanan itu,gaya anak muda dan perpaduan warna yang indah terlihat sangat manis walau di malam hari.
"Ini rumahmu?"
"iya memangnya kenapa?"
"Bagus juga tak ku sangka seleramu juga bagus"
"terima kasih atas pujiannya,Apa kau mau mampir ?"
"tidak,aku harus pulang sebelum jin hyung melemparkanku panci pinknya.Lainkali saja sekalian nanti aku bawa maknae kemari mungkin mereka akan suka dengan rumahmu"
"baiklah,terima kasih atas tumpangannya"
"hmmmm"
Yoongi kembali menyalakan mesin mobilnya dan memutar arah untuk kembali ke dorm Bangtan dan benar-benar lupa akan lisa yang menggantikan dirinya di rumah sakit untuk menemani aeri yang masih di rawat.