
"Bagaimana ? Apa kau suka?" ujar aeri menatap yoongi yang sibuk mencicipi satu persatu masakannya,
"Makan ini dan berhenti menatapku begitu"
"katakan dulu masakanku enak apa tidak ? Baru aku bisa makan"
"hmmm"
"hanya hmmm saja?"
"memangnya kau mau aku bagaimana? Berteriak di palung mariana bahwa makananmu enak begitu?"
"tidak juga,Itu berlebihan"
"kalau begitu makanlah"
"baiklah"
Saat aeri ini mencoba mengambil omelet dengan sumpitnya seketika yoongi langsung mengambilnya dan memakannya sekaligus.Aeri hanya membulatkan matanya melihat kejadian yang menurutnya sangat langkah.
"apa kau suka omeletnya? Aku bisa memasaknnya lagi untukmu"
"Tidak usah,Duduk dan nikmati makanan yang sudah ada di atas meja"
Yoongi dengan susah payah menelan omelet yang sangat asin itu.Dia benar-benar memaksakan dirinya menelan makanan aneh itu.Terbukti dengan ia minum berkali-kali agar rasa asing dari omelet itu bisa cepat hilang dari lidahnya. Ini adalah omelet pertama di dalam hidupnya yang rasa asinnya bisa naik kepalanya karena sebelumnya jin hyung selalu membuat omelet untuknya yang rasanya sangat enak dan pas di lidah seorang min yoongi.
Setelah acara makan selesai,yoongi terlihat bersantai duduk di sofa rumah aeri.Dia perlu waktu untuk mencerna makanan yang baru saja di makan tadi sebelum memutuskan kembali pulang ke dorm bangtan tapi sayangnya maknae bangtan jungkook merengek memintanya untuk cepat kembali.
"aku harus pulang.Terima kasih makan malamnya"
"neee..aku juga berterima kaaih atas tumpangannya"
"oh iya sekedar catatan saja untuk masakanmu tadi,sepertinya kau harus mengurangi garam pada omeletmu agar rasanya tidak seperti memakan air laut"
"Nee"
apa itu ?Terdengar seperti sebuah komentar tapi tutur bahasanya mengarah seperti masukan.Benarkah yoongi mulai menyukai aeri ataukah hanya perasaan aeri yang berlebihan?
*****
Menjelang tour konser bangtan,lexxa sudah mulai bergabung dengan jadwal para member yang terbilang sangat padat.Dengan sungguh-sungguh ia belajar dari manager hobeom mengatur rutinitas bangtan dari mulai di jemput dari dorm hingga kembali lagi pulang ke dorm.Bagi lexxa menjadi manager mereka sangat menyenangkan walaupun ia mendapatkan perlakuan dingin dari yoongi jika harus berinteraksi langsung dengan kutub utara versi manusia itu.Baginya itu tidak masalah karena tujuannya melakukan pekerjaannya seprofesional mungkin.
"ahhh astaga leher ku pegal sekali" ujarnya sambil meregangkan otot lehernya,
"mana sini ku bantu memijatnya" tawar seseorang, orang itu langsung menolong lexxa dengan memberi sedikit pijatan lembut di leher gadis itu.
"wah kau benar-benar hebat,rasanya aku ingin tidur sekarang" ujarnya melihat wajah orang itu.
"annyeong"
"wah daebak pijitanmu sangat membantu leherku, oh iya perkenalkan aku Lexxa dan kau ?"
"Aku aeri staff magang di devisi marchent"
"baiklah aku akan mengingat devisimu itu.Apa kau sudah makan?"
"nanti saja aku belum lapar"
"ayolah aku memaksamu anggap saja aku yang traktir karena pijatanmu tadi sangat menolongku"
"baiklah aku ikut jika kau memaksa"
"itu bagus kajja ke kantin"
Di perjalanan menuju ke kantin tanpa sengaja mereka berpapasan dengan yoongi yang baru keluar dari ruangannya.Tatapan yang tajam dan sinis melekat melihat wajah kedua wanita itu.
"minggir kau menghalangi langkahku"
"oh maaf"
"sunbae~nim kau ingin kemana?"
"mau kemana lagi kalau bukan ruang latihan yeonjun.Aku bosan"
"kalau begitu ikut saja kami ke kantin,kau belum makan siang kan?" tawar lexxa mencoba merayu yoongi agar mau ikut dengan mereka.
"tidak,aku sibuk"
"ayolah sunbae kau bisa mengajak member lain dan yeonjun.Makan bersama lebih seru tahu"
"Tidak minat"
kencan dengan aeri ? Yoongi sudah melakukannya dan tanpa sepengtahuan member lain apalagi agensi namun bukan yoongi namanya kalau dia peka terhadap apa yang ia lakukan sendiri.Yoongi benar-benar tidak tahu bahwa makan malam di rumah aeri beberapa minggu yang lalu sudah bisa disebut kencan pertama mereka.
"baiklah tunggu aku di kantin.Aku mau memanggil member bangtan yang lainnya juga yeonjun"
"oke,ayo aeri"
******
Setelah semua berkumpul di meja kantin.Tampak sesekali jin member tertua bangtan itu mengeluarkan kata andalan jokesnya agar semua orang tertawa dan sudah bisa tertebak jika j-hope dan jimin adalah orang yang paling tertawa sangat keras mendengar ucapan hyung mereka bahkan jimin beberapa kali jatuh dari kursi tempat dia duduk saking ampuhnya jokes jin yang mirip seperti seseorang yang sedang ngerap.
Tapi sayangnya semua jokes jin tak berpengaruh pada yoongi,pria pemilik gummy smile itu hanya fokus dengan makanannya seperti ada tembok besar yang menghalangi dunia yoongi.
"Hyung kau baik-baik saja?" tanya namjoon yang duduk tepat di sebelah yoongi,
"hmmm aku baik-baik saja,memangnya kenapa?"
"ayolah hyung bersantai sedikit jangan terlalu tegang.Nikmati waktu santai ini"
"aku sudah menikmatinya namjoon.Diamlah aku mau makan dengan tenang"
Karena tak ingin ambil pusing dan membuat kesal seorang min yoongi,namjoon kembali dengan dunia jokes jin yang penuh tawa.Yoongi benar-benar fokus dengan makanannya dan hanya terlihat sesekali mencuri pandangan menatap aeri dan yeonjun yang duduk berhadapan dengannya.Lagi-lagi perasaan cemburu berkecambuk di dalam diri seorang musisi genius itu namun sayangnya ia tak bisa memahami perasaan dirinya sendiri.
"aeri nanti malam apa kau sibuk?" tanya yeonjun ke aeri,
"tidak,memangnya kenapa?"
"kalau begitu ayo kita ke taman hiburan nanti malam.Katanya ada permainan seru di sana,kau mau kan ?"
Belum sempat menjawab ajakan yeonjun, taehyung langsung menggoda yeonjun mengatakan beberapa hal tentang kencan pertama.Tentu saja hal itu membuat yoongi sedikit kesal dan melampiaskannya ke makanan yang ia makan dan akibatnya dirinya tersedak karena terburu-buru.
"Hyung kau baik-baik saja,ini minumlah"
"uhukk...uhukk...terima kasih"
"wah yeonjun ku harap kau tidak membawa mobil ferarrimu itu untuk berkencan dengan aeri karena yang ku tahu bunyi mesinnya tidak akan membuat suasana menjadi romantis melainkan menjadi suasana action" goda jimin sambil menepuk bahu jungkook agar terus menggoda yeonjun.
"Dia benar, sepertinya koleksi mobil mewahmu harus keluar dari bagasimu untuk malam ini.Ingat malam ini sangat penting yeonjun,gunakan peluang ini" tambah jin
Yoongi hanya terdiam mendengar ledekan para maknae dan hyungnya tentang ajakan yeonjun ke aeri.
"hei yoongi apa kau tidak ingin memberi masukan dengan anak muda ini?" ujar jin,
"masukan ? Aku tidak berpengalaman soal kencan apalagi cinta.Biar yeonjun dan aeri saja yang membuat keputusan,mereka kan sudah besar" ujar yoongi beranjak pergi dari kantin dengan alasan ada lagu yang harus ia selesaikan sebelum tour konser mereka di mulai padahal yoongi tak berjalan menuju ke genius lab miliknya melainkan melangkahkan kakinya ke rooftop agensi.
Tentu saja,yoongi selalu menikmati saat ia benar-benar sendiri tanpa seorang pun.Dia larut dalam kesunyiannya dan yang terdengar di telinganya hanya suara mesin mobil ataupun bunyi klakson dari jalanan kota seoul selebihnya sunyi dan hening.Itulah yang di perlukan yoongi saat ia benar-benar kalut oleh perasaannya sendiri dan tanpa sengaja ia tertidur di sisi rooftop yang tidak terkena sinar matahari.
*****
"Astaga dimana pria menyebalkan itu? Bisa-bisanya dia menghilang di waktu segenting ini" ujar lexxa dengan kesal mencari yoongi dari ruangan ke ruangan.
Melihat lexxa yang mulai kebingungan karena yoongi yang tiba-tiba menghilang dengan baik hati aeri menawarkan bantuan untuk menolong mencari keberadaan yoongi. Mereka akhirnya berpencar dan sangat tergesa-gesa karena sebentar lagi jadwal bangtan seharusnya akan melakukan rekeman dance practice untuk album bangtan mendatang.
Walaupun tidak yakin,aeri akhirnya memutuskan untuk naik ke rooftop mengecek apakah yoongi ada di sana atau tidak.Dia berharap feelingnya salah dan tak menemukan yoongi di sana namun saat ia membuka pintu rooftop dengan jelas kulit putih terkena sinar matahari membuat mata aeri sedikit silau.
Aeri pun mendekati yoongi yang masih tertidur pulas di bangku,Yoongi terlihat nyaman saat aeri berdiri menghalangi pantulan sinar matahari yang mengenai wajahnya.
Tampan dan menggemaskan kata yang cocok untuk mendeskripsikan wajah yoongi saat ia tertidur pulas sekarang.Yoongi nampak berbeda saat ia benar-benar memejamkan mata sinisnya itu.Wajahnya yang putih seperti salju membuat dirinya seperti vampir yang menyamar menjadi manusia.
Setelah berhasil mengumpulkan keberaniannya,aeri mencoba membangunkan yoongi dan hal itu berhasil.Memang yoongi tipekal orang yang tidak susah di bangunkan namun tak ada yang berani membangunkan yoongi saat ia benar-benar istirahat jika tidak yoongi akan mengumpatmu dengan bahasa kebun binatang miliknya dan tentu saja bahasa savage ciri khasnya.
"ada apa kau menbangunkanku?"
"itu....anu...itu..."
"jika kau hanya membangunkanku hanya untuk mendengar igauanmu itu lebih baik kau pergi sebelum aku yang mengusirmu"
Skakmat.
Ucapan yoongi barusan membuat aeri tak berkutik namun ia harus berani.Bahasa yoongi yang sangat terbuka membuat aeri sedikit takut dan gugup untuk mengatakan.
"apa kau hanya berdiri saja di sana? kalau begitu jadilah patung dan aku bisa kembali tidur"
"aniya sunbae... itu lexxa mencarimu untuk syuting.Dia memembutuhkanmu"
"baiklah kau pergi saja dulu aku perlu ke toilet lebih dulu"
"neee"
Aeri pun meninggalkan yoongi dan pergi menemui lexxa untuk memberitahu bahwa ia berhasil menemukan yoongi di rooftop.