Do You Hear Me ?

Do You Hear Me ?
Part 42



"apa yang kau pikirkan yoongi ? kenapa kau menyerang dokter itu ?" tanya jin.


Yoongi hanya diam.Ia masih mengatur nafasnya sembari menahan emosinya agar tidak meluap seperti kejadian tadi.Karena tahu saat ini yoongi bukan lah hyung yang ia kenal.Taehyung duduk di hadapan pria itu dan mendongak melihat wajah yoongi yang penuh dengan luka dan darah.


"hyung gwenchana ? "


"Mmm...aku baik-baik saja tae"


Yoongi memaksakan senyumnya dan menggengam tangan maknae bangtan itu.Walaupun tahu yoongi memberikannya senyum palsu namun taehyung tetap mempercayai hal itu.Ia pun membuka kotak P3K lalu mulai mengobati luka yoongi perlahan.


"kau belum menjawab pertanyaanku yoongi, kenapa kau memukul dokter itu hah ?!" tanya jin kembali,


"hyung ku mohon biar yoongi hyung tenang dulu,Kita harus mengobati lukanya bukan menambah lukanya.Jika kalian tidak bisa melakukannya sebaiknya tinggalkan kami" ujar taehyung dengan wajah serius.


"tae kau tak perlu membentak jin hyung begitu.Aku tidak pernah mengajarimu bersikap tidak sopan kepada orang yang lebih tua"


"mianhae jin hyung...yoongi hyung"


"aku akan menjawab pertanyaanmu itu hyung tapi sebelumnya katakan padaku siapa yang memberitahu aku dan namjoon ada di sini ?"


"Kau pikir aku sebodoh apa yoongi ? Namjoon tak pernah menginap di agensi walaupun dalam keadaan mendesak sekalipun dan lagi kau keluar dari dorm di waktu yang tak pernah kau lakukan sore hari tentu saja hal itu patut aku curigai.Makanya aku meminta yeonjun melacak keberadaan kalian dan ternyata kau di sini sedang bergulat dengan seorang dokter,sungguh memalukan"


Yoongi hanya bisa tertunduk dan sesekali meringis kesakitan jika taehyung tak sengaja mengoles alkohol terlalu banyak di kulit pucatnya.


"sekarang giliranmu yoongi.Berikan aku alasan kenapa kau menyerang dokter itu dan mengapa kau datang kemari tanpa sepengetahuan agensi atau member lain ?"


"mianhae karena telah membuat kalian cemas dan juga maaf seperti aku melanggar peraturan agensi soal jatuh cinta"


"Love ? kenapa dengan hatimu ? apa kau mulai menyukai wanita lain selain ARMY ?"


"iya hyung aku menyukai wanita lain selain fans kita dan sayangnya dia menghilang saat aku ingin menyatakan perasaanku padanya makanya aku meminta bantuan namjoon untuk mencari tahu dimana keberadaan wanita itu dan hasilnya namjoon memberikanku kabar baik dan buruk"


"jatuh cinta memang tidak salah yoongi hyung tapi sayangnya agensi kita melarang hal itu.Tak ada dating ataupun kencan selama fans belum mengizinkan" sahut jungkook yang duduk di atas meja,


"jungkook benar hyung.Ada baiknya kabar hatimu ini tak sampai di ketahui agensi bisa-bisa fans akan memboikot kita nanti" tambah j-hope.


"bukankah itu egois hyung ? kita manusia biasa bukan malaikat yang tak boleh mencintai manusia lainnya.Jika kita mengenalkan wanita pilihan kita dengan baik-baik ke fans maka pasti para fans mengerti dan akan mendukung penuh keputusan yang kita ambil" bantah taehyung.


Jin tak menanggapi perdebatan adik-adiknya itu.Ia hanya terus memandang yoongi dengan memicikkan matanya.Apa yang sedang di pikir oleh pria tampan ini ?


"jin hyung kenapa kau hanya diam saja ? apa kau memikirkan sesuatu ?"tanya jungkook melepaskan lamunannya yang tak sengaja terputar di dalam kepalanya.


"tidak,lupakan aku dan fokuslah.Yoongi katakan kabar baik dan buruk apa yang di bawa namjoon padamu ?"


"namjoonie...berhasil menemukan wanita itu di rumah sakit ini tapi sayangnya sangat kecil kemungkinan dia akan berumur panjang"


"wae ? apa yang terjadi pada wanita itu hyung ? apa dia sakit ?" tanya tae,


"aku pernah baca soal artikel tentang penyakit kanker bahwa si penderita hanya bisa bertahan hidup paling lama hanya 5-8 tahun saat mereka terjangkit namun kau tidak tahu kan hyung kapan wanitamu itu mulai menjadi penderita kanker ?" ujar j-hope.


"ya kau benar j-hope makanya aku merasa sangat bersalah dan dokter sialan itu seharusnya bisa membuat wanitaku sembuh dari penyakitnya namun ia menulis di hasil kesehatannya TIDAK BISA SEMBUH"


"hyung dia bukan dokter gadungan yang hanya menulis saja tanpa menganalisis keadaan pasiennya terlebih dahulu.Ini rumah sakit Haesung yang terkenal akan alat-alat canggih untuk penyakit dalam jadi sangat kecil kemungkinan mereka gagal dalam mendiagnosa pasien" ujar jungkook.


"jadi kau pikir ini salah ku jungkook ?!"


Yoongi mulai kembali tersulut emosi dan berdiri menghampirinya tapi untung saja jimin datang dan langsung memeluk tubuh yoongi agar tenang dan bisa kembali duduk.


"hyung...jungkookie tidak bermaksud begitu hanya saja apapun yang di tulis dokter itu adalah benar dan dengan waktu yang tersisia cobalah berada di dekatnya dan buat kenangan yang indah antara kau dan dia" ujar jimin.


"ya hyung.Jimin berkata benar, kami akan menolongmu menutupi dating dan kencan dari semua pihak termasuk agensi.Buat ia bahagia hyung di masa terakhir hidupnya" ujar taehyung.


Kali ini jin masih diam dan membeku,ia larit dalam pikirannya sendiri yang terus mengacaukan isi kepalanya.J-hope yang melihat hyung tertua mereka kebanyakan diam mencoba memberi kode ke jungkook agar menghentikan lamunan jin.


"ada apa hyung sedari tadi kau hanya melamun, apa yang menggangu pikiranmu ?" tanya jungkook.


"tidak ada apa-apa, hanya saja dari ceritamu tadi yoongi.Ada sebuah nama yang terputar di pikiranku...Kim Aeri, apa dia wanita yang kau sukai yoongi ?"


Deg.


semua terdiam dan secara bersamaan mengarahkan pandangan mereka ke yoongi. Bagaimana mungkin yoongi terpikat dengan wanita difabel itu ? bagaimana bisa yoongi menurunkan standar wanita idamannya dan memilih wanita tunarungu seperti dia ?


Yoongi menyeringai dan menatap lembut seperti mentega kedua bola mata jin.


"ya tebakanmu benar hyung.Aku mulai menyukai wanita itu sejak ia menolongku dari kerumanan fans dan baru menyadarinya saat dia sudah tak lagi bisa ku gapai"


"tapi hyung...wae ? kenapa harus wanita itu ?" ujar jimin.


"aku juga tidak tahu kenapa aku tergila-gila padanya jimin"


"sudahlah ini sudah terjadi,tidak ada yang tahu soal perasaan.Ada baiknya kau meminta maaf ke dokter itu lalu kita pulang ke dorm.Jangan sampai agensi tahu soal ini,itu akan merepotkan" ujar jin


"tapi bagaimana dengan aeri hyung ? apa kirta tidak bisa menjenguk wanita itu ?" ujar taehyung.


"tidak sekarang tae.Lebih baik besok saja apalagi dengan wajah yoongi yang babak belur itu tidak memungkinkan untuk di tunjukkan ke wanita itu" ujar jin kembali.


Mereka setuju atas usulan jin.Sambil membantu yoongi untuk berjalan mereka samoai ke ruangan jaemin.


"mianhae karena telah membuat kacau temoat kau bekerja dan memukulmu tanpa memberitahukan alasannya" ujar yoongi memaksa dirinya membungkuk.


"tak masalah lagian sudah lama aku tidak sparing jadi pertengkaran itu aku lebih menganggapnya latihan taekwondo saja" ujar jaemin merenggangkan tangannya dan memeluk tubuh yoongi.


Tak masalah kau memberiku luka fisik aku bisa mengabaikannya tapi untuk hati mari kita berduel hingga hanya satu di antara kita yang hidup.