Do You Hear Me ?

Do You Hear Me ?
Part 43



Brukkk...


"ya...hyung !!!!"teriak jungkook panik melihat yoongi yang jatuh dan tak sadarkan diri karena sudah tidak kuat memaksakan dirinya menyusuri lorong apartemen mereka.


Saat masih di rumah sakit tadi, yoongi bersikeras berjalan seorang diri tanpa di gotong oleh siapapun.Member bangtan pun setuju dengan permintaan yoongi dan membiarkan pria pucat itu berjalan sendiri namun tetap di awasi jungkook dari belakang.Walaupun terlihat sangat kesakitan dengan luka lebam dan noda darah di wajah tampannya ia tetap menuruti egonya berjalan sendiri walau tertatih.


"astaga dasar yoongi keras kepala.Jimin bantu jungkook dan cepat bawa dia ke kamarnya" suruh jin.


Jimin dan jungkook langsung mengangkat tubuh yoongi masuk ke dalam kamar di ikuti j-hope dan taehyung yang membawa air hangat dan handuk basah untuk membersihkan tubuh pria itu.


"wahhh...daebak, yoongi hyung sangat tampan seperti ini kan tae ?" kagum j-hope setelah melepaskan pakaian yoongi.


"tidak,dia tidak boleh seperti ini hyung"


"wae ? kau cemburu ?"


"tidak"


"lalu apa ?"


"pertama dia akan masuk angin karena memperlihatkan dada bidangnya dan yang kedua ARMY akan kehilangan suara mereka nanti"


"yang pertama aku setuju tae tapi yang kedua...apa hubungannya ?"


"aisshhh sepertinya kau sangat polos hyung.Begini hyung apa kau ingat saat penampilanmu di lagu bapsae, jungkook di fake love dan jimin di lagu no more dream ?"


"ya aku tahu.Itu lagu yang menguras keringat kita"


"Ada bagian di mana kalian terlihat liar dan sangat hot apalagi jungkook dan jimin yang memperlihatkan abs mereka astaga jika aku adalah ARMY mungkin aku tidak akan tidur selama semalam"


"ahhh...aku paham sekarang.Wahhhh...kita benar-benar bekerja keras di depan kamera tae"


"setuju makanya cukup kalian bertiga saja yang terlihat hot di depan kamera agar jantung ARMY tetap aman karena jika sampai yang lain juga terlihat gila maka ku pastikan jantung ARMY akan berpindah ke tumit mereka"


"hahahha....kau bisa saja"


"aku benar hyung makanya sebaiknya aku,jin hyung,yoongi hyung dan namjoon hyung tidak usah melakukan hal gila dan tetap tampil polos agar populasi fans kita tidak bertambah"


"bukankah bagus jika fans bertambah ?"


"iya memang hyung tapi bagaimana jika posisi kita nanti sama seperti yoongi hyung sekarang ? maksudku...suatu hari nanti akan banyak bunga yang layu karena kupu-kupu mereka telah memilih satu bunga seumur hidupnya"


"iya aku tahu perasaanmu tae, semakin banyak cinta yang kita dapatkan dari fans maka suatu saat nanti akan banyak luka yang kita berikan jika mereka melihat kita bersama wanita pilihan yang kita impikan selama ini"


"tapi mau bagaimana lagi tae ini memang sudah jalan yang kita pilih.Mau tidak mau...suka tidak suka...kita harus menjalaninya hingga akhir"


"sudahlah hyung ayo selesaikan dengan cepat sebelum jin hyung memarahi kita karena terlalu lama di sini"


"kau benar"


J-hope dan taehyung bergegas menyelesaikan tugas mereka lalu setelah selesai mengganti pakaian yoongi dengan yang baru dan jugatak lupa membalut lukanya agar tidak terinfeksi mereka pun pergi dari kamar yoongi.


apakah aku salah jika aku mencintai wanita selain fansku sendiri ?


mata lentik dan indah yoongi terbuka dengan perlahan memperlihatkan manik coklat yang memukau dari tatapan tajam seorang min yoongi.


Sebenarnya yoongi sudah sadar saat taehyung dan j-hope membicarakan perihal fans mereka tadi namun yoongi memaksakan matanya untuk tetap tertutup agar bisa mendengarkan percakapan dua adiknya itu.Dia tahu jika tadi ia membuka matanya mungkin mereka akan berhenti membicarakannya karena takut akan di marahi oleh yoongi karena telah berfikir yang tidak-tidak.


Sekarang yoongi seorang diri di kamar mewah yang cukup luas untuk di tempati satu orang saja.Jangankan melangkah bergerak sedikit saja rasanya tulang-tulangnya akan bergeser.Dirinya terus mengeluh kesakitan saat mencoba merapikan bantal agar tidurnya merasa nyaman.


Yoongi akui kehebatan jaemin memukul cukup bagus dan tepat sasaran namun yoongi juga tak bisa pungkiri jika saat ini mungkin pria itu mengalami kesakitan yang sama persis dengan dirinya.Memang teknik taekwondo yoongi tak sehebat jimin apalagi jungkook tapi jangan lupakan bahwa ia juga terkenal sebagai anak preman di daegu sebelum merantau ke seoul.


Tok...tok...


Suara ketukan pintu terdengar bertanda akan ada orang yang mengunjungi kamarnya.Dengan cepat yoongi menutup matanya agar terlihat masih belum sadar dari pingsannya.


"oh ternyata dia belum juga sadar" ujar jin menaruh nampan makanan di atas nakas.


Setelah selesai dengan acara mandinya, jin memasak makanan untuk member lain.Ia tidak langsung makan bersama yang lainnya melainkan malah menyiapkan bubur dan teh hijau yang hangat untuk yoongi.


"hei yoongi karena kau belum sadar ada baiknya aku bercerita saja agar beban di hatiku berkurang walau sedikit" ujar jin duduk di pinggir ranjang yoongi. memandang pria itu cukup lama.


"bukan aku tidak setuju dengan pilihanmu bersama wanita tunarungu itu tapi...entah kenapa aku merasa wanita itu selalu membuatmu dalam masalah dan aku sanhat ingin kau menjauhinya.Kau boleh marah padaku saat kau pulih nanti silahkan pukul aku seperti dokter itu tadi tapi ingat satu hal bagaimana pun aku tetap hyungmu setelah geumjae.Aku akan menjaga kalian walau nanti kita akan berpisah"


Jin masih memandang wajah yoongi yang lebam dan penuh dengan balutan perban.Ia meraih tangan adiknya itu lalu menggenggamnya dengan perlahan.


"jujur saja aku sangat menantikan hari ini terjadi bukan tentang pemukulan dan sikap anarkismu demi mendapatkan wanita itu tapi aku selalu menunggu saat dimana kau jatuh cinta dan menceritakan semua tentang wanita yang sangat kau cintai kepadaku.Aku sangat ingin kau dan aku minum bersama lalu menceritakan tentang perilaku istri kita di rumah wahhh...itu pasti sangat bagus.Hei...yoongi umurmu dan umurku akan terus bertambah tua jadi tidak salahnya kau mulai memikirkan tentang pendamping hidupmu tapi ku mohon satu hal tolong pertimbangkan dengan baik jika kau masih tetap memilih wanita itu bersamamu kelak karena kau akan mendapatkan penolakan dari banyak orang yoongi"


Jin menarik sudut bibirnya agar tercipta senyuman manis dengan bibir sexy dan tebalnya itu.Karena merasa telah lama bercerita dengan yoongi yang matanya masih menutup ia pun beranjak dari tempat duduknya dan melangkah ke pintu untuk pergi namun saat pintu terbuka setengah, jin terdiam cukup lama hingga akhirnya berbicara cukup pelan dan benar-benar pergi.


"PILIHLAH WANITA LAIN SELAIN DIA KARENA AKU TIDAK AKAN PERNAH MENYETUJUI HUBUNGAN KALIAN JIKA ITU TERJADI"


Memang suara jin sangat pelan tapi karena ruangan itu kosong yoongi bisa mendengarkan kalimat terakhir hyungnya itu dengan sangat jelas.


Yoongi belum memulai sebuah hubungan dengan aeri namun sayangnya ia sudah mendapatkan penolakan dari seseorang yang sangat ia sayangi dan hormati.Siapa lagi kalau bukan hyung tertua bangtan itu, Kim Seokjin.