Do You Hear Me ?

Do You Hear Me ?
part 18



Hari ini salju pertama turun,aeri nampak sudah bersiap dengan balutan mantel musim dingin yang tebal di tambah syal rajut yang mempermanis stylenya.


"mianhae sudah membuatmu menunggu" ucap aeri dengan wajah memelas ke arah yeonjun yang sudah menunggunya cukup lama di depan mobil ferarri miliknya.


"gwenchana,ayo kita harus bergegas.Jangan sampai kita ketinggalan" ajak yeonjun membukakan pintu mobilnya untuk aeri masuk.


Dengan lihai yeonjun membawa mobil mewahnya itu melaju ke jalan yang cukup ramai menembus setiap salju yang turun secara perlahan.


Ya,hari ini kepulangan bangtan dari konser tour mereka.Seharusnya mereka kembali 3 bulan lagi namun karena desakan dari fans akhirnya agensi meminta mereka untuk merilis album comeback yang tidak sesuai jadwal di tambah jimin yang tiba-tiba drop memperkuat alasan kepulangan mereka.


Terlihat dari kejauhan para wartawan dan beberapa fans berkumpul di pintu keluar bandara.


"aku akan menurunkanmu di sini.Masuklah lebih dulu aku perlu memarkirkan mobilku" ucap yeonjun mendapat anggukan dari aeri.


Dengan memakai id card staff, aeri masuk dan merapat ke kerumunan staff yang juga menantikan kedatangan para member bangtan di susul yeonjun yang menggunakan pakaian yang sangat tertutup agar mata elang para wartawan tak bisa mengenalinya.


Tak lama para member bangtan keluar dari tempat check-in bandara.Yoongi adalah member pertama yang keluar dari tempat itu,dia terlihat sangat bersemangat menghampiri para staff yang menyambutnya namun sayangnya langkahnya terhenti saat melihat aeri dan yeonjun berdiri bersampingan.


"sunbae...." ujar yeonjun menghampiri yoongi yang masih mematung,


"sunbae kau baik-baik saja ?" sahut yeonjun mematahkan lamunan yoongi yang menatap kosong aeri yang berdiri tepat di belakang yeonjun.


"Nee aku baik-baik saja.Kau sudah lama menantiku ?"


"tidak juga,sunbae kau tahu saat kau pergi aku tidak lagi membuat onar loh"


"benarkah ? Kalau begitu bagus"


"sunbae kapan-kapan bisa tidak kau mengajakku liburan ke tempat kau mengadakan konser tour tidak ?"


"hmmm aku akan mengajakku nanti"


"kalau begitu bagus.pergilah sapa para wartawan dan fansmu aku akan menunggumu di agensi"


"ya"


Dari kejauhan yoongi bisa melihat dengan jelas bagaimana kedekatan yeonjun dan aeri yang sangat dekat sebelum akhirnya pria berkulit sangat putih itu melihat aeri pergi bersama yeonjun ke pintu belakang bandara.


"hyung kau baik-baik saja ?" tegur taehyung melihat hyung kedua bangtan itu berdiri mematung melihat langkah yeonjun yang mulai menghilang.


"oh wae ?"


"ku bilang apa kau baik-baik saja hyung ?"


"ya aku baik-baik saja tae.Ayo jalan semua member sudah berada di luar " ujar yoongi melempar senyuman gummy smilenya menutup perasaannya.


Sakit ? Begitulah perasaan yang menggebu-gebu dalam diri min yoongi namun bukan yoongi namanya kalau ia bisa blak-blakkan soal perasaannya sendiri.Dia memang tipe pria yang savage tapi sayangnya mental itu tidak berlaku untuk perasaannya saat ini.


Di dalam mobil,yoongi tampak lesu dan hanya menatap dingin keluar kaca mobil.Jin yang berada dalam satu mobil dengan yoongi terus menyaksikan adiknya itu dengan penuh rasa iba walaupun ia tak tahu apa yang ada dalam benak si lidah tajam bangtan itu.


"yoongi"


"iya hyung.Apa kau butuh sesuatu ?"


"bukan aku yang butuh tapi kau yoongi~ya"


"aku ? Sepertinya kau salah hyung.Aku tidak butuh sesuatu"


"kau yakin ?"


"hmmm sangat yakin"


"tapi kelihatannya tidak begitu yoongi.Aku memperhatikanmu dari pesawat hingga bandara.kau tampak sangat berbeda"


"apa maksudmu hyung ? Aku tidak paham"


"Tidak usah berbohong padaku yoongi~ya.Di pesawat tadi kau tampak bersemangat menantikan pesawat mendarat dengan selamat di incheon tapi saat kita mendarat dan sampai di bandara wajahmu berubah 360 derajat.Katakan ada apa ?"


Seketika pandangan yoongi berubah dan mengarahkannya ke jin.Ia ragu ingin menceritakan perasaannya saat ini pada hyungnya itu namun sampai kapan ia bisa menyembunyikan perasaannya ini ? Karena lambat laun pasti jin hyung akan tahu tentang perasaannya kepada staff agensinya sendiri.


Dengan menelan susah salivanya yoongi mencoba membuka mulutnya tapi sayangnya ponsel jin berdering.Pria berbahu lebar itu mendapatkan telepon dari lexxa yang meminta mereka untuk datang ke acara pernikahan manager hobeom sebelum kembali ke agensi.


"baik kami akan datang" ujar jin meminta sopirnya untuk melajukan mobilnya mengikuti navigasi tempat acara manager hobeom di lakukan.


Selang beberapa menit akhirnya mereka tiba ke wedding room tempat acara manager hobeom.


"tunggu sebentar.... apa kita yakin tidak mengganti pakaian dulu sebelum masuk ?" rewel jimin yang tidak setuju dengan baju yang ia kenakan.


"memangnya kenapa ? Baju kita sopan menurutku jimin~shi" bantah jungkook yang tengah asik menyerumput susu pisang di tangannya,


"astaga ini acara wedding manager kita dan mestinya harus spesial bukan baju kuno seperti ini.Lagian ini sudah bau keringat karena perjalanan kemari"


"lalu kau mau bagaimana jimin~ah ?" tanya namjoon yang bersandar di sisi mobil,


"arasseo...Kalian punya baju yang kalian beli untuk oleh-oleh kan ? Gunakan itu dan cepat masuk,Kita tidak punya banyak sunbae" ujar lexxa mengarahkan semua member bangtan bersiap.


Beberapa menit kemudian,semua member masuk ke dalam altar pernikahan.Tentu saja kedatangan mereka membuat tamu undangan sedikit syok melihat ketampanan pria aset negara itu muncul memberi ucapan selamat para kedua mempelai.


Bukan hanya mengucapkan selamat,mereka juga menampilkan satu lagu walaupun tanpa koreo agar acara tetap formal.Walaupun merasa sangat lelah dengan aktifitas artis mereka,para bangtan tetap bersikeras menemani manager hobeom sampai acara selesai.


Mereka berniat akan mengajak manager hobeom untuk datang ke pesta bujang yang akan mereka buat walau waktunya sangat terlambat yang seharusnya sebelum acara resepsi pernikahan.


"cirsh...." ujar para namja yang tampak asik meneguk gelas berisi bir.


"manager hobeom maaf malam ini seharusnya kau bersama istrimu tapi sayangnya adik-adikku malah mengurungmu di sini" ujar jin menuangkan bir ke dalam gelas manager hobeom yang kosong,


"yah mau bagaimana lagi jin,aku pun tidak bisa menolak kalian apalagi jika maknae yang memintanya"


"tolong nikmati malam ini dengan bahagia manager,Kapan lagi kau punya waktu luang bersama kami kalau bukan malam ini"


"kau benar.oh iya di mana yoongi ?"


"dia ada di teras,kebiasannya menghirup udara malam tak bisa hilang"


"baiklah aku akan mengajaknya masuk"


Manager hobeom pun datang menghampiri yoongi yang tengah asik sendiri meneguk sebotol wine kesukaannya dan menyumbat telinganya dengan earphone miliknya.


"ada apa anak muda kelihatannya kau sangat kesepian ?" ujar manager hobeom datang dan mengacaukan lamunan yoongi,


"ahh...tidak manager.Mana mungkin aku kesepian jika semua member bangtan ada di sini"


"benarkah ? Tapi sayangnya tipuanmu itu tidak bisa meyakinkanku.Ada apa yoongi ?"


"manager...Apakah...aku tidak boleh jatuh cinta ?"


Mendengar ucapan gila yoongi,manager hobeom langsung menaikan sebelah alis matanya.Bingung ? Tentu saja karena yoongi satu-satunya member bangtan yang tak pernah terus terang soal perasaan yang ia rasakan apalagi menyakut tentang rasa suka dengan lawan jenisnya.Ini adalah kali pertamanya manager hobeom mendengar dari mulut pemilik gummy smile tentang rasa tertariknya kepada lawan jenisnya.


"yoongi~ya..kau manusia biasa tentu saja kau boleh jatuh cinta,semua orang harus merasakan perasaan itu cepat atau lambat.Katakan kenapa kau berpikir bahwa kau tidak boleh jatuh cinta ?"


"entahlah manager hanya saja aku merasa lebih baik jika aku melupakan perasaan ini daripada harus memperjuangkannya"


"yoongi...memang benar cinta tidak harus memiliki tapi apa salahnya kau perjuangkan perasaan itu.Anggap saja perjuangan itu untuk terakhir kalinya sebelum kau benar-benar melepaskannya "


"tapi manager bagaimana jika memang bukan aku yang ia inginkan untuk mengisi sisa hidupnya untuk saat ini ?"


"kau belum bisa mengatakan dirimu kalah jika kau belum mencoba sebuah game.Ini tentang perasaan yoongi,pertahankan sebelum kau menyesalinya karena yang kau lihat belum tentu itu sesuai kenyataannya"


Yoongi seketika diam saat mendengar permainan kata dari manager hobeom. Bukannya bingung tapi yoongi mencoba mencerna tiap kata yang di sampaikan manager lama bangtan itu.


Melihat yoongi yang membisu,manager hobeom memberikan senyuman tipis sebelum meninggalkan pria berkulit putih itu dan berpesan,


"jika kau benar-benar mencintainya apapun kondisinya kau bisa perjuangkan cintamu.Ingatlah penyesalan itu selalu berada di belakang"


****


"aeri...aeri halo... I'm here " panggil lisa yang berada di sebelah aeri,


Lamunan aeri buyar seketika,


" iya kenapa ?"


"apa yang kau pikirkan hah ? Kelihatannya komputer yang sedang menontonmu bukan kau menontonnya " ejek lisa mengambil kursi dan duduk di samping aeri yang terlihat menyembunyikan rasa malunya,


"katakan kau sedang memikirkan apa ?"


"ahh...tidak ada kok hanya lamunan kosong saja"


"aeri sepertinya kau harus belajar lebih agar berhasil membohongiku.Katakan padaku apa yang kau pikirkan sekarang ?"


"sunbae....apa kau percaya kau bisa mencintai dua orang sekaligus ?"


" cinta...Ahh...Ternyata itu yang mengganggumu.Ketahuilah satu hal aeri bahwa setiap manusia yang di ciptakan tuhan memang bisa mencintai lebih dari satu dalam waktu singkat"


"benarkah ?"


"begitulah yang ku lihat sekarang dalam dirimu"


"ahhh...aniyo"


Ya,aeri berkata jujur kali ini.Dia hanya benar-benar berharap cintanya kepada yoongi bisa terbalaskan dan soal yeonjun dia hanya sekedar kagum kepada pria itu tidak lebih yang di pikirkan lisa.Soal pertanyaan anehnya,bukan untuknya tapi itu kemungkinan yang akan ia alami jika ia tetap bertahan pada yoongi cintanya.


"astaga kau bodoh soal berbohong aeri.Dengarkan aku baik-baik aeri jika kau mencintai dua pria sekaligus maka pilih yang menurutmu nyaman di sisimu"


"Nee,Gomawo"