Do You Hear Me ?

Do You Hear Me ?
part 21



...salju berterbangan seperti bunga dandelion yang di terpah angin,...


...mata itu tetap setia menatap keluar menyaksikan tumpukan kapas yang dingin menutupi setiap distrik yang ramai para pejalan kaki,...


Tik.


Tik.


Tik.


"Sial, jangan sekarang" ujar seseorang berlari sekencang mungkin menuju toilet.


Dia tak dapat memendung darah yang terus mengalir dari hidungnya.Pening...begitulah sensasi yang ia rasakan saat semua darah di hidungnya mulai mengalir dengan deras bak keran air memenuhi wastafel toilet itu.


"ku pikir penyakit ini sudah pergi" ujarnya kembali menatap pantulan dirinya di dalam cermin.


Setelah merasa lebih baik dan sudah membersihkan sisa darah yang berada di wajahnya,dia pun melangkah pergi menyusuri lorong rumah sakit.Beruntunglah di toilet tadi saat peristiwa itu menimpa dirinya tak ada siapapun yang masuk ke dalam toilet dan alhasil tak ada siapapun curiga ataupun mempertanyakan keadaannya.


****


Di kursi tunggu yang berada di luar ruang rawat, yoongi tampak terlelap dengan balutan selimut di tubuhnya.Dia tampak nyaman dengan posisi itu walau sesekali para yeoja menatapnya atau para perawat terdengar bergosip mengaggumi ketampanannya namun bukan yoongi namanya jika ia bersikap peduli dengan orang-orang yang menurutnya tak penting.



"kau tidak ingin masuk sunbae ?" ajak aeri yang duduk di samping yoongi,


"tidak " ujar yoongi dengan mata yang masih menutup


"tapi jika di sini kau akan jadi pusat perhatian sunbae"


"bukankah itu salah satu keahlian seorang idol ?"


"aku tahu tapi di lorong ini tidak ada penghangat ruangan,kau bisa mati kedinginan jika tidur di sini"


"urus saja yeonjun dan abaikan saja aku.Lagian aku di sini atas perintah PD-nim,pergilah rawat yeonjun dengan baik"


"masuklah juga agar kau bisa tetap hangat"


Yoongi membuka matanya lalu menatap sinis mata aeri.


Dasar cerewet aku menghindarimu bukan yeonjun.Jika saja kemarin malam aku tidak kelewatan hingga membuatmu tidur semalaman dalam pelukanku,aku sudah masuk dari tadi bodoh. - maki yoongi dalam hatinya,


"kau baik-baik saja sunbae ?"


"hmmm aku baik-baik saja,pergilah aku ingin lanjut tidur"


"tapi..."


"jika kau membantahku lagi aku tidak akan segan-segan meminta staff lain menggantikan dirimu,masuklah sebelum aku berubah pikiran"


Aeri terdiam.Dia tahu saat ini yeonjun sangat membutuhkannya dan juga yoongi karena hanya merekalah yang mampu menangani sikap keras kepala seorang choi yeonjun saat ia harus di paksa minum obat atau menahan tubuhnya saat jarum suntik mengenai kulitnya yang mulus dan sedikit berotot.


Aeri pun memilih masuk dan duduk di samping ranjang yeonjun yang tertidur pulas sambil menatap dari kaca keadaan yoongi dari luar kamar rawat yeonjun.Aeri benar-benar mengkhawatirkan yoongi namun yoongi tampak biasa-biasa saja menikmati earphone di telinganya dan suhu lorong itu yang mulai menusuk tulang-tulangnya.


"Hyung !!!!" teriak taehyung dari ujung lorong yang baru keluar dari lift bersama member bangtan lainnya.


"astaga kenapa kau tidak masuk ? kau mau jadi jagoan di cuaca yang sedingin ini hah ?" tanya jin yang membuyarkan lelap yoongi di kursi itu,


"jin hyung benar,ayo kita masuk" tawar jimin mengangkat selimut yoongi agar mau mengikuti langkahnya,


"ahhh...kalian saja aku biar di sini lagian aku senang di sini banyak orang memuji ketampananku" sombong yoongi yang masih menutup matanya,


Belum selesai dengan ucapannya,tangan yoongi langsung menyumpal mulut namjoon agar berhenti berbicara.


"pasti apa hyung ?" tanya jungkook dengan polos sambil menyerumput susu pisang yang ada di tangannya,


"tidak,tidak ada apa-apa kok.kalian masuk saja biar namjoon bersamaku di sini"


"oke,ayo kita masuk" ucap j-hope menggiring masuk para maknae yang sibuk bermain dengan dunia mereka sendiri.


Setelah melihat member lain masuk,yoongi langsung melepaskan tangannya dari mulut namjoon.Dengan segera namjoon mengambil nafas dalam-dalam agar ia dapat menghirup oksigen sebanyak mungkin.


"astaga hyung,kau hampir saja membuatku mati"


"lagian omonganmu itu seperti ember bocor saja"


"maaf tapi itu benarkan hyung ? kau pasti menghindari staff magang bernama aeri itu kan hyung "


"hmmm begitulah tapi sekarang dia bukan staff magang lagi melainkan sudah menjadi staff resmi agensi"


"sama saja menurutku hyung"


"beda namjoon"


"baiklah kau menang hyung"


Saat yoongi kembali ke dorm tadi dengan maksud mengganti pakaiannya.Ia tak sengaja bertemu dengan namjoon yang baru bangun tidur.Dengan sukarela namjoon mendengar curhatan dari seorang min yoongi tentang pengalamannya tidur di ruangan genius lab dalam keadaan mabuk bersama wanita yang tak lain staff agensi untuk pertama kalinya.


Awalnya yoongi hanya bermaksud datang ke agensi di malam itu hanya untuk menyelesaikan lagu tapi sayangnya pengaruh alkohol yang berlebihan membuatnya mabuk dan melenceng dari tujuan awalnya dan berakhir tidur bersama aeri di genius lab miliknya.


"tapi sampai kapan kalian akan canggung hyung ? Bukankah sebelum kejadian itu kalian terlihat akrab ?"


"memang tapi tak seakrab seperti aeri ke yeonjun"


"bilang saja kau cemburu hyung"


"Tck.untuk apa aku cemburu dengan staff agensi dan juniorku namjoon ? itu tidak akan ada gunanya"


"terserah kau saja hyung,karena hanya kau yang tahu pasti apa yang kau inginkan.Baiklah hyung ayo kita masuk tidak baik jika berlama-lama di sini dan malah mengabaikan yeonjun yang sedang sakit di dalam hanya karena wanita itu"


"tapi aku masih tidak enak dengan sikapku kepada aeri"


"lupakan itu dulu hyung dan prioritaskan kondisi yeonjun.Bukankah PD-nim memintamu menjaga yeonjun di sini itu karena hanya kau yang dekat dengan anak itu ?"


"kau benar,aku terlihat egois ya ?"


Namjoon hanya memutar bola matanya lalu membawa hyung keduanya itu masuk bersamanya.


"Dasar siput kenapa kau sangat lama di luar sana " ujar jin


"maaf hyung,kami hanya membahas lagu baru di album bangtan nanti" ucap namjoon duduk di samping maknae,


"sudahlah jin hyung, jangan marah ingat umurmu.Jangan sampai kau nanti beruban hanya karena memikirkan hal sepele" ejek jungkook yang masih sibuk dengan susu pisangnya,


"jungkook benar hyung.Ini juga rumah sakit yeonjun perlu ketenangan bukan suara rappermu" tambah jimin sambil menyenggol jungkook memberi kode,


"apa katamu chim ?"


"husttt...tolong diam ini rumah sakit.Mau ku suntik" ledek taehyung memperagakan cara dokter menjalankan tugasnya,


Seketika suara tawa pecah di kamar rawat yeonjun karena ulah para maknae yang sangat menghibur.Kebetulan kamar rawat yang di gunakan yeonjun kedap suara dan tidak akan menimbulkan bising dari luar membuat mereka bebas melakukan apapun hanya untuk menghibur yeonjun agar melupakan seketika sakit yang ia derita.