
Yoongi kini kenbali terdiam di kamarnya setelah minum teh bersama ayahnya dan di beri sedikit wejangan soal asmara yoongi berpikir akan mundut tapi ia masih ragu apakah aeri juga akan membalas cintanya nanti ?
"hyung..." ujr jungkook
Sontak yoongi terbangun dari angan-angannya dan segera menatap jungkook yang saat itu tengah mabuk berat.
"astaga kau !!! dimana geumjae hyung ?! apakah dia juga mabuk berat sepertimu ?!" tegas yoongi.
Jungkook tak menjawab pertanyaan yoongi yang seperti orang yang sedang mengintrogasi itu.Ia hanya langsung menjatuhkan dirinya ke kasur tanpa menbuka jaket dan sepatu yang maaih setia ia pakai.
Karena khawatir dengan keadaan hyungnya itu yoongi bergegas memakai jaketnya dan menuruni anak tangga.
"yoongi kau ingin kemana terburu-buru begitu ?" tanya ibunya.
"aku harus menjemput hyung eomma"
"menjemput ? kau akan menjemputnya dimana ?"
"di bar tempat ia biasa minum soju"
"astaga hyungmu itu sudah pergi lagi,dia hanya mengantar jungkook kemari"
"pergi kemana ? kenapa eomma tidak menahannya dia pasti mabuk berat seperti jungkook kan ?"
"tidak, dia sangat sadar saat eomma bertanya padanya"
"lantas kemana ia pergi ?"
"ada pelelangan saham besar-besaran di eropa
dan dia ingin memenangkannya sebagai hadiah pernikahanmu nanti"
"benarkah ? berarti geumjae hyung setuju tentang keputusanku itu?"
"sepertinya begitu"
"kalau begitu lusa aku harus kembali ke seoul dan mengatakan kabar gembira ini pada Bang PD-nim juga member bangtan yang lainnya"
"hmmm selagi kau di seoul eomma akan siapkan semuanya di sini.Oh iya bawa ini dan berikan pada soondoongie agar dia cepat sadar"
"ini apa eomma ?"
"sianida"
"aku serius eomma"
"hanya jus jeruk nipis bawalah cepat"
Yoongi pun membawa segelas jus yang khusus di buatkan oleh ibunya untuk jungkook.Ia tampak mengembangkan senyumannya saat melihat bayangan dirinya di gelas kaca itu.
Bukan untuk cemburu atas perlakuan ibunya ke jungkook tapi ia malah mengingat saat dulu dimana ia mabuk berat dan berakhir tidur di genius lab dengan memeluk aeri hingga pagi.
Jika tahu akan begini mungkin saat itu sebaiknya ia tidak menahan nafsunya tapi sayangnya yoongi langsung menepis pikiran kotornya itu dan mencoba menerima kembali kisah cintanya yang tragis.
****
Sepekan telah berlalu.Yoongi kini berada di dorm bangtan bersama yang lainnya.Mengemas semua baju dan juga barang miliknya karena setelah merilis kabar pernikahannya oleh agensi besok ia harus bersiap kembali ke daegu untuk menjadi mempelai pria.
"hyung apa aku boleh masuk ?" tanya jimin.
"ya masuk saja pintunya juga terbuka kok"
Jimin pun melangkah masuk dan duduk di tepi ranjang melihat yoongi yang sibuk bolak-balik mengemas baju miliknya yang berada di lemari.
Dengan tatapan sendu jimin menatap hyung keduanya itu.
"kenapa kau menatapku seperti itu ?"
"hyung apa kau benar-benar tidak akan melanjutkan kontrakmu dengan agensi ?"
"sepertinya begitu.Karena aku harus fokus dengan bisnis yang di geluti geumjae hyung dan keluarga yang ku bangun nanti"
"memangnya bisinis apa hyung ?"
"hanya bisnis saham"
"kau tidak cocok di bisnis itu hyung.Jadi musisi saja atau produser itu cocok dengan passionmu hyung"
"tidak"
"menggeluti lagi bidang musik mengingatkanku dengan wanita itu lagipun aku salah satu pemegang saham di agensi kenapa kau mengatakan tidak cocok dengan ku ?"
"kau hanya pemegang saham hyung tapi soal untuk bermain di dunia saham seperti hyungmu lakukan itu tidak cocok dengan style seorang SUGA"
"benarkah ?"
"hmmm"
"kalau begitu bagaimana kalau aku mendirikan agensi atau dapur rekaman lalu bekerjasama dengan agensi Bang PD-nim ? apakah ide itu bagus ?"
"itu bagus hyung aku setuju nanti kami akan bantu promisi agensimu"
Tak...
yoongi memukul kepala jimin dengan buku di tangannya dan memberikannya tatapan dingin.
"jika aku membuka agensi sama saja itu aku membuka lukaku bersama aeri bahkan lebih parah bodoh"
"kalau begitu tetaplah di bangtan hyung.Tolong jangan tinggalkan kami.Siapa yang akan memperbaiki semua barang jika namjoon hyung merusaknya ? siapa yang akan memasak menggantikan jin hyung jika dia sakit ? Siapa yang akan menolong j-hope hyung jika ia sedang membersihkan dorm dari kekacauan yang maknae perbuat ? siapa yang akan menemani jungkookie dan taehyungie bermain ? lalu siapa akan menegurku dan mengomentari lagu yang ku buat jika bahsanya kurang bagus ? "
"jimin~ahh..."
"eoh ?"
"tak ada yang berubah dariku nanti.Aku akan selalu mengunjungi kalian.Di seoul ataupun daegu pasti aku akan mampir ke agensi untuk mengetahui kabar kalian"
"itu berbeda hyung.Tolong tetaplah di bangtan,ingatlah masa-masa kita berjuang dari nol sebelum kau bertemu dengan aeri"
Yoongi tak berkutik.Ia terdiam mencoba mengingat perjuangan ketujuh pemuda dari kota yang berbeda kini menaklukkan dunia dengan cara mereka sendiri.
"yoongi tak sekejam yang kau pikirkan jimin. Ada pertimbangan yang sangat matang hingga akhirnya ia memilih mengakhiri kontraknya" sahut jin dari balik pintu.
Sebenarnya jin sudah lama berada di sana dan akan bergabung tapi langkahnya terhenti saat yoongi tak sengaja mengucap nama aeri.Jin benar-benar muak dengan perlakuan aeri yang mengabaikan yoongi.
Ingin rasanya jin menemui aeri dan memarahinya agar ia menerima adiknya itu tapi sayangnya melihat wajahnya saja di foto membuatnya akan muntah karena jijik melihat wanita tunarungu yang sangat jual mahal dengan adiknya yang notabennya adalah aset negara.
Jin benar-benar di butakan oleh rasa sayangnya kepada yoongi sampai-sampai ia melupakan bahwa wanita itu juga berjuang dengan kanker yang sudah lama ada di dalam tubuhnya.
"sejak kapan kau di sana hyung ?" tanya jimin
"barusaja aku hanya lewat tapi mendengar percakapan kalian makanya aku berhenti dan bergabung"
"hyung keputusanku ini sudah benarkan ?" tanya yoongi
"kalau bagiku sudah benar"
"apanya yang benar jin hyung ? itu semua salah" bentak jimin.
"jimin jika yoongi saat ini memperpanjang kontrak dan menemui fans kita dengan status suami orang pasti akan mengecewakan semua fans yang berakhir bangtan akan disband sebelum waktunya.Belum lagi penurunan saham investor dari rumor yang akan berkembang itu sangat menyulitkan Bang PD-nim nanti"
"tapi banyak idol yang masih bisa menikah dan dia masih berada di group mereka tanpa mengakhiri kontraknya hyung" bantah jimin
"sampai kapan ? semua orang punya batas waktu kesabaran mereka.Akan ada fans yang suka dan ada juga yang tidak akan keputusan itu jimin dan satu hal lagi fans kita bukan fans biasa.Fandom kita adalah fans yang paling terkuat sepanjang abad ini"
"jika kita menyakiti hati mereka maka hanya ada dua kemungkinan, mereka menerima keputusan yang kita buat dan mendukung penuh atau mereka sendiri yang menghancurkan kita.Sebelum itu terjadi ada baiknya ada yang menjadi korban agar semuanya berjalan seperti tak ada masalah" sambung yoongi.
"cobalah menerimanya.Lagian yoongi akan sering berkunjung kemari untuk melihat kau dan 2 maknae nakal bangtan"
" jinjja ?" tanya jimin.
"hmmm tidak mungkin aku meninggalkan kalian begitu saja bisa-bisa hyung line akan mati berdiri nanti" ledek yoongi
"kalau begitu bagaimana jika kita oesta bujang malam ini ?" ujar jimin
"boleh tapi tolong jangan buat jungkook mabuk berat" minta yoongi
"wae ? dia hanya terus makan jika mabuk" bantah jin
"itu dulu hyung tapi saat ia bersamaku di daegu dan pulang dari pesta bersama geumjae hyung dia memuntahkan isi perutnya di kasur dan baju FG kesayanganku"
"wahhh prestasi jungkook ternyata sudah meningkat" ledek jimin
"tolong kali ini jangan buat dia minum soju atau bir dengan over agar nanti dia tidak membuat j-hope tambah pekerjaan" usul yoongi
"baiklah ayo simpan itu yoongi dan kita turun bersama menemui mereka"