Do You Hear Me ?

Do You Hear Me ?
Part 25



Badai salju kini berganti dengan hujan yang deras.Membasahi setiap jalanan distrik yang mulai sepi akan manusia yang berlalu-lalang.Hujan semalam kini berlanjut hingga pagi yang mengakibatkan semua aktifitas di luar ruangan seperti mati suri.


...............


...Aku ingin menjadikanmu milikku...


...jika kau pergi, tinggalkanlah jejakmu...


...aku akan menjaga kehangatan itu supaya tetap terjaga...


...aku akan menyimpannya di dalam hitam dan putih...


.................


Di temani Lagu ballad taehyung berjudul scenery, yoongi menenguk Chateau Lafite di dalam ruangan genius lab.Hari ini setelah menghadiri acara awards dia beralasan pada member bangtan lainnya akan menginap di ruangannya karena ia akan membuatkan lagu untuk artis lain padahal nyatanya ia tak mengerjakan satu pun lagu melainkan hanya ingin menikmati kesunyian yang ia tak bisa dapatkan beberapa hari belakangan ini.


Yoongi terus menuangkan wine mahal itu di gelasnya hingga ia tak sadar sudah menghabiskan setengah botol.Selain jimin, yoongi juga salah satu member bangtan yang kuat minum alkohol hanya saja saat mereka mabuk mereka benar-benar akan lepas kendali.


"Sebaiknya aku tidur saja sebelum tidak sadar karena minuman sialan ini" monolognya,


Yoongi pun menutup botol wine itu dan juga tak lupa menyalakan kunci keamanan genius lab agar saat ia tidur tak ada siapapun yang bisa masuk ke ruangannya.


ia pun merebahkan dirinya di atas sofa.Dengan jaket sebagai pengganti selimut, yoongi bersiap akan tidur.


Ting !


Ponselnya berdering menandakan ada notifikasi masuk di layar ponsel miliknya.Dengan meraba sisi meja yang ada di hadapannya, yoongi meraih ponsel miliknya dan ternyata pesan dari sasaeng.Awalnya yoongi ingin mengabaikan pesan itu karena ia pikir pesan itu tidak penting namun saat ia melihat dengan detail sasaeng itu mengirimkan file bukan kata-kata yang akan menganggu pikirannya.Yoongi pun penasaran dan segera ia membuka pesan itu.


Saat pesan terbuka, Mata yoongi membulat dan amarahnya kini memuncak.Tangannya mengepal menandakan amarahnya kini tak bisa terbendung.Tanpa pikir panjang yoongi langsung menelpon sasaeng yang mengirimkannya foto tanpa mengkhawatirkan niat dari sasaeng itu.


CALL ON📞


"apa maksudmu mengirimkanku foto itu hah ?!"


"aku tidak bermaksud apa-apa oppa hanya saja sebelum wartawan tahu kabar dating mereka sebaiknya aku lebih dulu memberitahukanmu"


"dimana kau mendapat foto itu ?!"


"tentu saja di rumah juniormu itu"


"kau menjebak mereka kan ?!"


"untuk apa aku menjebaknya oppa ? itu tidak akan berguna untukku"


"Tck.kau pikir aku bodoh !!!! kau sengaja kan mengambil gambar itu untuk memeras agensiku dengan alasan kau tak akan menyebarkan foto itu ke media massa jika agensi bisa menbayar mahal hasil jepretan itu kan ?!"


"aku tidak butuh uang oppa hanya saja aku hanya butuh kau saja "


"apa maumu sebenarnya !!!! katakan berapa uang yang kau mau agar kau mau menghapus gambar itu ?!"


"datanglah dan makan bersamaku lalu aku akan memberikanmu semua foto yang ku ambil dari dating mereka oppa"


"Setuju, semoga kau menepati janjimu yoongi oppa karena jika tidak media akan menerbitkan kabar dating juniormu itu dan nama baik agensimu akan hancur hari itu juga"


"besok malam aku akan datang jam 8 dan akan menunggumu sejam tapi jika kau tidak datang setelah sejam maka aku akan membuat laporan kepolisian tentang kasus pengancaman dan penipuan yang kau lakukan,kau paham ?!"


"Araseo....negosiasi yang menguntungkan yoongi oppa"


"Beri aku alamat dimana kau mengambil gambar itu"


"baiklah setelah telepon ini terputus aku akan mengirimkan alamatnya.Sampai jumpa nanti malam yoongi oppa"


CALL OFF📞


Saat tadi mereka berbicara di telepon yoongi sempat merekam dari awal hingga akhir percakapan mereka.Dia juga tak lupa menyalakan komputer miliknya untuk melacak lokasi pasti dari sasaeng itu berada.Jangan heran mengapa di komputer yoongi punya alat pelacak karena itu semua berasal dari kenakalan jungkook dan taehyung.


Mereka berdua sering memainkan komputer yoongi dan menginstal berbagai macam aplikasi yang menurut mereka bagus di mainkan hingga akhirnya mereka menyimpan aplikasi pelacak dengan tujuan bisa mengetahui member bangtan kemanapun mereka pergi saat di hari libur atau saat mereka mendapat izin untuk pulang ke daerah asal mereka.


Ternyata aplikasi itu juga berguna di saat yoongi membutuhkannya di waktu sekarang.Setelah merasa sangat mengetahui lokasi pasti sasaeng itu dan juga mendapatkan lokasi yang di minta yoongi dari sasaeng itu dengan cepat yoongi meninggalkan ruangannya dan menuju ruangan tempat kunci mobil agensi di simpan.


Malam itu sopir agensi sudah kembali pulang ke rumah mereka jadi tak ada siapapun yang bisa mengantar yoongi ke tempat tujuannya. Beberapa staff yang mendapatkan piket malam tengah sibuk mengatur berkas sementara sisanya masih sibuk mengadakan rapat perihal idol dan para trainee.


Hal itu membuat sedikit keuntungan untuk yoongi pasalnya ia tidak akan di cecar oleh pertanyaan karena melihat aksinya dan akhirnya ia tidak harus membuang waktunya beberapa menit hanya untuk menjawab pertanyaan dari staff.


Hujan masih begitu deras laju mobil hitam yang di kemudikan yoongi menembus setiap jalanan yang mulai sepi.Hanya bermodalkan navigasi dan nekat, yoongi mengikuti arahan dari ponselnya dan akhirnya sampai di sebuah rumah mewah.


Bak seperti rumah hantu, Rumah mewah itu sangat mencekam saat sambaran petir terlihat menari di atas atap rumah mewah itu di tambah gelap gulita karena listrik yang padam menanbah kesan mistis.Tak ada penjaga yang membuka pintu ataupun seseorang menghampiri mobil yang di bawa yoongi hanya untuk sekedar bertanya keperluannya untuk datang kemari.


Tanpa takut demam ataupun basah, yoongi membuka pagar agar mobil yang ia kendarai bisa masuk.Setelah berada di pekarangan, yoongi mengetuk pintu utama sesaat setelah itu listrik kembali menyala dan membuat semua lampu di rumah itu menyala kembali menampilkan kemewahan rumah bergaya eropa sangat elegan.


Cukup lama yoongi mengetuk pintu dan mengakibatkan dirinya kedinginan karena pakaian yang masih basah yang ia kenakan.


Pintu baru terbuka saat yoongi ingin memutuskan kembali ke dalam mobul dan berniat menunggu di dalam mobil karena tak tahan dingin dari hujan yang masih deras.


"oh sunbae ? kenapa kemari ? apa ada masalah di agensi ?" tanya yeonjun yang baru membuka pintu,


"kau tidak mau mengajakku masuk dulu? aku kedinginan di sini menunggu kau membuka pintu yang sangat lama " jawab yoongi datar,


"maaf sunbae, ayo masuklah " ajak yeonjun,


Dengan segera yoongi masuk agar penghangat ruangan milik rumah mewah itu bisa menghangatkan tubuh yoongi yang sejak tadi sudah menggigil.Yeonjun dengan segera masuk ke dalam kamar hendak mengambilkan selimut dan baju ganti untuk mengganti pakaian yoongi yang sudah basah kuyup sementara yoongi di luar menatap setiap sudut rumah itu mencari keberadaan seseorang.


"ini gantilah pakaianmu sunbae.Kau akan sakit jika mengenakan baju yang basah"


"baiklah"


"aku akan membuatkanmu kopi americano agar kau merasa hangat"


Setelah mengganti pakaiannya dan meminum kopi buatan yeonjun, Yoongi pun kembali fokus dengan niatnya hingga nekat datang di tengah hujan yang deras untuk datang kemari.