Do You Hear Me ?

Do You Hear Me ?
Part 26



"yeonjun dimana aeri ?" tanya yoongi langsung ke intinya,


"dia di atas sunbae sedang tidur.Memangnya ada apa dengan aeri ?"


"ini bukan hanya tentang aeri tapi juga ada kaitannya denganmu"


"aku ?"


Yeonjun menaikkan satu alisnya heran, ia tak pagam yang di maksud seniornya itu.Karena merasa yeonjun tak mengerti maksudnya, yoongi mengambil ponsel yang berada di sakunya dan menunjukkan sebuah foto yang di ambil oleh sasaeng untuk memeras yoongi.


Seketika yeonjun terkejut, ia benar-benar tak tahu bahwa sasaeng tahu lokasi rumah yang baru di belinya ini bahkan saat aeri sedang mabuk parah dan berakhir mereka tidur bersama sasaeng itu juga mendapatkan foto mereka.


"sunbae aku benar- benar....."


"aku tidak perlu penjelasanmu sekarang yeonjun.Yang terpenting kita harus menjaga reputasimu sebagai idol agar tidak hancur jika sasaeng itu berhasil menjual foto itu ke media"


"lalu aku harus bagaimana sunbae ? aku tidak ingin mengecewakan agensi dengan berita yang tidak benar"


"aku sudah membuat perundingan dengan sasaeng itu dan aku juga sudah punya ide nanti kita bahas di lab genius"


"baik sunbae.Tolong maafkan aku"



"Minta aeri bangun sekarang dan kemas pakaianmu kita kembali ke agensi"


"tapi sunbae kau.....masih pengaruh alkohol"


"kalau begitu kau yang akan menyetir, kemas pakaianmu dan bangunkan aeri waktuku tidak banyak"


Setelah mengerjakan perintah yoongi,yeonjun dengan cepat masuk ke dalam mobil dan mulai menyalakan mesin.Sementara aeri yang masih setengah sadar duduk di belakang bersama yoongi yang masih dalam pengaruh alkohol walau tidak parah.


Seperti kesetanan, yeonjun mencoba membawa mobil hitam itu melintasi jalanan kota seoul menuju agensinya secepat mungkin.Itu ia lakukan agar fajar belum muncul sebelum ia memarkirkan dengan baik mobil agensi, itu karena jika tidak agensi akan berpikir mobil mereka hilang karena di curi padahal yoongi yang membawa lari mobil agensi tanpa sepengatahuan staff.


Setelah berhasil sampai di tempat parkir agensi, ternyata yoongi tertidur di bahu aeri sementara aeri masih ketakutan karena laju mobil yang di bawa yeonjun tadi.


Dengan segala cara yeonjun mencoba membangunkan yoongi namun sia-sia.Mungkin karena pengaruh alkohol yang membuat yoongi terlelap dan sulit di bangunkan.


Akhirnya yeonjun memutuskan untuk menggotong tubuh yoongi menuju genius lab sementara aeri bertugas membawa pakaian yeonjun dan menyimpan kembali kunci mobil agensi yang telah mereka gunakan.


"sial aku tidak tahu kata sandi ruangan sunbae" gerutu yeonjun kesal karena sadar bahwa ruangan yoongi menggunakan pin untuk akses masuk.


Tak lama aeri datang dan melihat yeonjun yang mulai putus asa mengotak-atik mesin pin yang terpasang di pintu genius lab.


"ada apa ? kenapa kau belum membawa masuk yoongi sunbae ?" tanya dengan polos aeri,


"jika aku tahu pinnya sudah lama aku di dalam genius lab tapi masalahnya sudah berapa kali aku coba tapi hasilnya gagal,apa kau tahu pin akses untuk masuk ke genius lab"


Tentu saja aeri tahu karena saat yoongi mabuk dulu bahkan lebih parah dari sekarang, Yoongi dengan sangat gamlang memberitahukan kombinasi angka untuk membuka genius lab miliknya dan hasilnya sampai sekarang aeri sangat ingat dengan jelas angka yang perlu ia tekan untuk membuka pintu itu.


Saat pintu terbuka,nyala komputer dan sofa yang berantakan menyambut ke datangan mereka.Aeri yang penasaran dengan layar komputer yang sangat asing dari matanya mencoba mendekati untuk melihat.


"apa yang kau lihat aeri ?" tanya yeonjun menghampiri aeri,


"ini apa yeonjun ?"


"entahlah ini semacam kode pelacak untuk mengetahui lokasi, aku pernah lihat di kantor polisi"


"untuk apa yoongi sunbae melakukan pelacak di komputernya ?"


"aku juga tidak tahu mungkin dia lakukan karena iseng saja"


"oh begitukah ?"


"hmmm sebaiknya kita keluar dari sini dan biarkan yoongi sunbae untuk beristirahat karena sebentar lagi fajar dan pasti bangtan punya banyak jadwal"


Yeonjun tahu kode yang di lihatnya bersama aeri adalah salah satu ide genius yang ingin di sampaikan yoongi sebelum akhirnya ngantuknya mengambil alih kesadarannya sepenuhnya.Dia berharap bisa mendengarkan ide yoongi untuk memecahkan masalahnya ini sebelum agensi ataupun media tahu tentang kasus yeonjun ini.


Keesokan harinya, Yoongi terlihat selesai menghadiri acara musik di salah satu stasiun televisi.Kecewa mungkin perasaan itulah yang cocok untuk yoongi rasakan saat ia tak sengaja melakukan kontak mata dengan aeri.Pria berkulit putih itu dengan sengaja menjauhkan dirinya jika harus bertemu atau berinteraksi langsung dengan aeri.


Sementara aeri tampak kebingungan mendapatkan perlakuan dingin dari yoongi dan menyangkut pautkannya dengan kejadian yang dulu saat yoongi mabuk berat dulu dan berakhir mereka tidur bersama di genius lab.


Setelah selesai dengan jadwal bangtan dan mereka mendapatkan waktu istirahat sebelum akhirnya kembali di depan kamera.Meraka pun memelilih kembali ke agensi untuk jam makan siang.Tanpa pikir panjang, yoongi meminta yeonjun untuk menunggu di rooftop agensi membicarakan soal idenya yang tertunda karena ia yang ketiduran akibat pengaruh alkohol.


"apa kau sudah lama menungguku ?"tanya yoongi yang baru datang,


"tidak juga aku baru selesai latihan,sunbae mau kimbab ? " tawar yeonjun membuka kotak bekal makanan,


"boleh aku juga belum makan siang karena langsung datang kemari"


"ini dari ibuku sunbae apakah enak ? dia barusaja mengunjungiku dan memintaku semangat untuk albumku yang berikutnya"


"hmmm kimbabnya enak,ibumu sangat pandai memasak"


"terima kasih atas pujiannya sunbae.Oh iya saat mengantarmu kembali ke genius lab aku dan aeri kita tidak sengaja melihat layar komputermu mengeluarkan sistem kode apa itu salah satu rencana yang kau maksud sunbae ?"


"iya kau benar. sebenarnya aku ingin memberitahu hal itu di rumahmu tapi sepertinya sasaeng itu punya kamera tersembunyi yang ia selipkan untuk memantau aktifitasmu jadi hal itu akan membuat rencanaku bocor dan hancur sebelum di mulai"


"jadi apa rencanamu sunbae ?"


"aku akan bertemu dengannya nanti malam di namsan tower pukul 8 jika dia datang aku akan mengajaknya ke restaurant kakaknya jin hyung di sana aku minta kau memantaunya lewat monitor yang ku siapkan dan rekam setiap moment yang terjadi"


"baik sunbae tapi kenapa di restaurant kakaknya jin sunbae ? kenapa bukan kedai biasa saja ?"


"astaga kau ini, yeonjun kau lupa jika aku memilih kedai asal yang ada para fans dan wartawan akan berpikir bahwa aku dating dengan seorang fans dan bukan sasaeng.Itu akan membuat keuntungan untuk sasaeng jadi aku memilih restaurant kakaknya jin hyung agar tertutup dari siapapun dan juga sangat mudah untuk mengatur gerak dari sasaeng itu"


"berarti kau akan bercerita dengan jin sunbae tentang masalah ini sunbae ?"


"tentu saja semua member bangtan perlu tahu karena aku ingin mereka ambil bagian dari permainan ini.Tugasmu hanya melihat monitor dan biarkan member bangtan yang menyelesaikannya"


"baik sunbae memangnya kapan rencanamu itu akan di mulai sunbae ?"


"Setelah pergantian piket agensi dan kami di antar pulang ke dorm.Kita berkumpul di ruanganku sebelum jam 8.Ingat kita selesaikan masalahmu ini sebelum agensi tahu"


"baik sunbae.Trrima kasih atas bantuannya"


"oh iya aku minta kau jauhkan aeri dari agensi untuk malam ini.Jangan biarkan dia ambil lembur atau piket malam hari karena aku punya felling dia akan menghancurkan segalanya jika dia dapat jadwal piket malam di agensi"


"baik hyung kau tenang saja aku akan mengatasinya"


Setelah menepuk pundak yeonjun perlahan, yoongi turun dari rooftop dan menuju kantin menghampiri member bangtan yang sibuk makan sambil bercanda.


Terlihat wajah mereka yang tadinya ceria kini berubah menjadi dingin dan tegang saat yoongi mulai bercerita tentang masalah yang di dapati yeonjun.


"sudah ku duga wanita itu pasti akan menimbulkan masalah suatu hari nanti" ujar j-hope,


"tapi mau bagaimana lagi hyung ini sudah terjadi yang harus kita lakukan adalah memberi jalan keluar agar masalah ini selesai tanpa sepengetahuan agensi" jawab jimin,


"jimin ada benarnya kita tidak usah menyalahkan siapapun yang terpenting sekarang kita selesaikan malam ini juga dengan arahan yoongi" lugas jin,


"kali aku dan jungkook juga akan membantu jadi kalian para hyung akan tenang tanpa sogokan dengan cemilan" tambah taehyung,


"jam 8 itu berarti kita masih ada 6 jam untuk memikirkan dan mendiskusikan rencana yang paling bagus menjatuhkan sasaeng yang menjadi lawan kita" sahut namjoon,


"tidak perlu kita bagi saja sekarang jungkook dan taehyung pergilah ke rumah yeonjun untuk mencari kamera tersembunyi yang sasaeng itu gunakan untuk mengambil gambar tolong jangan kalian rusak agar bisa di jadikan bukti, namjoon akan menyamar menjadi sopirku mengantar aku ke namsan tower dan juga restaurant kakaknya jin hyung, jimin siapkan berkas dan analisis hasil rekaman percakapanku antara sasaeng itu untuk di jadikan bukti melapor ke pihak kepolisian,


jin hyung dan j-hope datang ke alamat tempat sasaeng itu menelponku mungkin di sana kita dapat lebih banyak bukti siapa saja artis yang ia lakukan dengan hal yang sama " detail yoongi menjelaskan,


Semua member bangtan paham dan langsung mengangguk.Sisanya menunggu waktu berganti malam dan jam menunjukkan pukul 8 maka bangtan akan berubah menjadi agen rahasia bukan menjadi seorang idol idaman para fans.