
3 namja itu pun turun dari lantai dua dan langsung menghampiri dapur dorm, membuka pantry yang menyimpan ribuan kaleng bir dan botol soju.
"wahh tak ku sangka persedian alkohol kita sebanyak ini hyung" ujar jimin membawa sekeranjang bir.
"aku juga tidak tahu akan sebanyak ini.Padahal kita jarang membeli soju ataupun bir" tambah jin
Mereka pun menyiapkan meja di rooftop untuk pesta bujang.Hanya ada beberapa cemilan dan daging panggang yang di siapkan jin.Itu karena mereka tak ingin kelewatan batas dan berakhir tak sadarkan diri hingga pagi.
"oh iya panggil juga yeonjun untuk pesta bujang.aku ingin melihat anak itu mabuk berat"-yoongi
"tidak bisa hyung" - jimin
"wae ?" - yoongi
"groupnya sedang mengadakan konser tour dan mungkin akan kembali bulan depan" - jin
"itu berarti dia tidak akan menghadiri pernikahanmu hyung" - jimin
"tidak masalah asalkan hadiah pernikahannya di kirim" - yoongi
"dasar matre " - jin
"memang harus begitu hyung.Oh iya ini sudah siap.Jimin panggil yang lainnya" - yoongi
"baiklah" - jimin
Belum sempat jimin melangkah mereka berempat keluar secara bersamaan.Namun berbeda dengan j-hope,jungkook dan taehyung yang mengenakan baju kaos dan celana pendek yang selutut namjoon malah memakai pakaian rapi lengkap dengan mantel dan topi.
"Kau mau kemana namjoonie ?" - jin
"aku harus kembali ke ilsan hyung" - namjoon
"semendadak ini ?" - jimin
"iya, maaf ada acara keluarga yang sangat penting yang harus ku hadiri" - namjoon
"tapi hyung kau akan kembali kan saat yoongi hyung menikah ?" - taehyung
"entahlah aku tak bisa janji tapi sebisa mungkin aku akan kembali sebelum acara pernikahan yoongi hyung" - namjoon
"baiklah pergilah tapi ingat jangan membawa kabar pernikahan seperti yoongi lakukan" -jin
"iya hyung aku janji lagian masih ada j-hope di atas umurku" - namjoon
"mauku antar ?" - yoongi
"tidak perlu hyung.Nikmati saja acara ini" - namjoon
Setelah berpamitan ke semua member.Namjoon langsung menggandeng tas dan kopernya pergi.Yoongi bisa melihat namjoon yang berjalan kaki menuju halte bus dengan jelas keluar dari jendela apartemen mereka.Namjoon terlihat sangat misteruis dengan penyamaran yang bisa di bilang sangat sempurna jadi sangat kecil kemungkinan jika publik mengetahui identitasnya sebagai seorang idol.
******
"kau sangat lama,Aku sudah mengantuk menunggumu" ujar pria yang duduk di kemudi mobil.
"maaf mau bagaimana lagi tidak mudah meyakinkan semua member begitu saja.Ayo kita harus cepat jangan sampai telat"
"baik sunbae"
kedua namja itu adalah namjoon dan yeonjun.Entah apa yang di rencanakan kedua pria itu tapi mereka pergi menuju bandara incheon bukan ilsan.
Setelah sampai ke pintu masuk bandara, sudah ada lexxa yang menunggu di sana.
"ini kunci mobilku.Tolong bawa dia hati-hati,mobilku itu baru keluar dari bengkel" - yeonjun
"iya dasar cerewet.Aku hanya membawanya pulang ke dormmu tidak membawanya ke sirkuit" - lexxa
"baguslah dan satu lagi jangan kebut-kebutan sayangi nyawamu dan juga mobilku" - yeonjun
Setelah melihat lexxa pergi membawa mobil yeonjun.Kedua pria itu masuk ke bandara agar menyelesaikan check-in mereka.Tak ada percakapan antara mereka berdua hanya fokus berjalan menyusuri bandara yang kala itu lumayan sibuk akibat bertepatan dengan jadwal konser tour salah satu boygroup agensi sebelah.
Bukan pesawat kelas VVIP yang mereka tumpangi melainkan kelas ekonomi.Mereka tak ingin mendapatkan perhatian spesial dari pramugari di atas pesawat nanti yang berakibat akan membuat rumor tentang kehadiran mereka di bandara dan berakhir kebohongan kedua pria itu terkuak.
Pesawat pun lepas landas meninggalkan seoul dan juga meninggalkan member bangtan.Ini adalah perjalanan ke luar negeri namjoon pertama kalinya tanpa member bangtan.Ada sedikit rasa sedih di hati namjoon meninggalkan member bangtan.
bisakah jin hyung dan j-hope mengurus para maknae selama aku pergi ? semoga saja tidak ada jadwal wawancara dengan media asing agar mereka tidak kesulitan - batin namjoon.
Di atas pesawat hingga mendarat pun ia masih mencemaskan keadaan member bangtan.Ia terus menghubungi lexxa agar mengetahui jadwal bangtan tanpa dia dan juga yoongi.
****
Keesokan harinya sesuai rencana yang di susun agensi, yoongi menulis langsung permintaan maaf kepada fansnya karena akan meninggalkan agensi yang sudah banyak berjasa dengan kesuksesannya selama ini.
Yoongi di beri waktu menulisnya di genius lab sambil mengemasi barangnya.Setelah selesai mengemas yoongi sempat menyelesaikan lagu terakhirnya dan memberikannya kepada Bang PD-nim.
"akhirnya kupu-kupu berwarna ungu ini menemukan bunganya PD-nim.Terima kasih sudah mau menerimaku dalam agensi ini" ujar yoongi tersenyum
"ya aku senang kau menjadi keluarga kami.Hanya satu pesanku aku harap bunga yang kau hinggap itu udumbara bukan bunga teratai " ujar PD-nim
Yoongi memicikkan matanya bingung.Ia tak tahu apa yang di maksud atasannya itu.Namun seketik ia tersadar bahwa ia tak boleh membuang-buang waktu karena sebelum keluar ia harus memastikan bahwa ia sudah menghampiri semua staff agensi untuk mengucapkan selamat tinggal.
Jam menunjukkan pukul 9, dari balik layar yoongi dan member bangtan - kecuali namjoon berdiri berjejer menyaksikan saluran tv yang menampilkan pantulan Bang PD-nim dalam konfrensi pers di luar gedung.
Konfrensi pers berjalan dengan sangat aman.Terlihat sangat jelas banyak pihak yang berwajib dan wartawan berkerumunan mengambil gambar Bang PD-nim.
"wahh hyung kau trending topik di dunia hari ini" - taehyung
"iya hyung kau di bicarakan di banyak platfrom online" - jungkook
Yoongi tak menenanggapi maknae bangtan itu.Ia hanya menatap kosong layar tv sambil membayangkan kemungkinan yang terjadi selanjutnya.
"yoongi oppa kau harus berangkat ke daegu sekarang" ujar lexxa yang baru tiba dengan beberapa bodyguard di belakangnya.
"sekarang ? secepat ini hyung ?" - jimin
"ya karena pada akhirnya bangtan harus rela melepaskan sayapnya satu persatu" - j-hope
"ayo pergilah yoongi jangan membuat orang tuamu menunggu" - jin.
Yoongi mengangguk dan melangkah menemui lexxa yang berdiri di depan pintu agensi.
"apa kau ingin melakukan penyamaran ?" -lexxa
"wae ?" - yoongi
"ada banyak fans dan media di luar sana" - lexxa
"tidak perlu aku ingin melihat fansku untuk yang terakhir kalinya"
Lexxa pun menyetujui keputusan yoongi itu dan meminta para bodyguard untuk bersiap.
Tak lama yoongi keluar dengan kacamata hitam dan pakaian bermerek LV.Semua tatapan mata tertuju padanya.Yoongi di sambut dengan cahaya kamera dan Puluhan orang menggemakan namanya.
Yoongi inikah pilihan terakhirmu ? melepaskan mimpimu demi seorang wanita yang kau sendiri tidak bisa kau genggam - batin jin.
Semua staff terlihat berkerumunan di balik kaca agensi yang megah.Melepaskan kepergian sang bintang demi melanjutkan kehidupannya seperti orang normal pada umumnya.
Kini nama yoongi hanya tersimpan di dalam sejarah agensi dan bangtan.Mereka mungkin akan bersama pada konser terakhir nanti dan bisa jadi mereka hanya bertemu saat purple box di buka nanti.Entahlah yang jelas semua orang sangat menyayangkan kepergian seorang Min Yoongi dalam dunia musik K-pop.
...Aku tak peduli jika kau tak bisa mendengarkanku tapi setidaknya kau bisa merasakan batinku meneriakkan namamu...
...Aku tak peduli jika kau tak bisa melihat keberadaanku setidaknya kau bisa merasakan detak jantungku berdenyut menyebut namamu....
...Aku merindukanmu dalam setiap hembusan angin dan Aku terus mencintaimu dalam setiap detik yang terus berputar....