
Seperti pagi sebelumnya, pagi ini Clara juga menitipkan kue buatannya ke warung. Setelah selesai menitipkan kuenya, Clara masih harus menyelesaikan pekerjaannya di rumah sebelum berangkat bekerja. Tidak butuh waktu yang lama, dengan cepat semua pekerjaannyapun dapat dia selesaikan. Sekarang Clara pun segera bersiap-siap untuk berangkat bekerja. Saat hendak keluar dari kontrakan, Clara juga tidak lupa membawa lamaran kerja yang diminta oleh Bima. Semalam setelah pulang dari apartement, walau lelah Clara masih menyempatkan dirinya untuk mempersiapkan surat lamaran yang di butuhkannya hari ini.
Sesampainya Clara di apartement, seperti semalam Clara juga langsung memulai tugas nya untuk membersihkan apartement. Disaat tengah menyelesai kan pekerjaannya telepon genggamnya pun berbunyi.
Si penelpon tersebut adalah Bima, Bima menelepon Clara dengan maksud untuk memberi tahu Clara, jika siang nanti dia akan mampir ke apartemen untuk bertemu Clara.
"Hallo, selamat pagi ibu Clara." sapa Bima
"Ya, selamat pagi pak bima" jawab Clara
"Begini bu, seperti yang saya katakan kemarin. Hari ini saya bermaksud untuk menemui ibu Clara di apartemen, saya bermaksud ingin membicarakan pekerjaan ibu disana." ujar Bima memberi penjelasan.
"Ya pak, saya sudah tahu." jawab Clara.
Jadi kalau begitu, nanti setelah lewat jam makan siang saya akan mampir ke apartemen untuk bertemu ibu Clara ya.ujar Bima
Baik pak Bima, saya akan menunggu kedatangan bapak siang ini di apartement.
"Iya bu, kalau begitu apakah surat lamaran kerja yang saya minta kemarin sudah ibu Clara siapkan?"tanya Bima lagi.
"Ya, sudah pak. Semua yang diperlukan sudah saya siapkan."
"Baiklah kalau begitu, sampai jumpa nanti siang ya bu." pamit Bima.
"Baik pak,terima kasih."
***
Sekitar pukul satu siang setelah menyelesaikan pekerjaannya dan makan siang, Bima pun segera bergerak menuju apartement untuk bertemu Clara.
Begitu sampai disana, Bima pun langsung menuju unit apartement atasannya tersebut.
Walau pun dia tahu sandi kunci apartement tersebut. Tetapi Bima lebih memilih untuk membunyikan bel apartement dan menunggu Clara untuk membuka kan pintu.
Bima segaja melakukan itu, sebab dia ingin menghormati Clara sebagai seorang wanita yang hanya seorang diri berada disana. Jika dia langsung masuk tanpa membunyikan bel, dia merasa tindakkannya akan terlihat tidak sopan dan hal itu tentu saja akan membuat Clara terkejut dan takut.
"Ting tong... ting tong..." bel apartementpun berbunyi.
"Pasti itu pak Bima yang datang."ujar Clara yang bergegas kedepan untuk membukakan pintu.
"Selamat siang bu.
Perkenalkan saya adalah Bima.
Anda pasti ibu Clarakan." Bimapun memperkenalkan dirinya terlebih dahulu.
"Iya benar saya Clara pak." Ucap Clara.
"Begini bu, seperti yang saya katakan di telepon tadi.
Hari ini saya kemari untuk menjelaskan mengenai pekerjaan ibu Clara, serta mengambil surat lamaran kerja ibu." ujar Bima menjelaskan maksud kedatangannya.
"Oh... iya pak, semua sudah saya siapkan kok".
"Kalau begitu agar lebih enak sebaiknya kita bicarakan di dalam saja ya bu."
"Iya baik, kalau begitu mari silahkan masuk pak." ujar clara mempersilakan Bima masuk.
Kemudian mereka berduapun berjalan masuk ke dalam apartemen dan memilih duduk di sofa yang terdapat di ruang tamu untuk berbicara. Bimapun langsung menjelaskan pekerjaan yang harus dilakukan dan hal-hal yang tidak boleh dilakukan Clara di apartement tersebut.
"Kalau begitu saya akan menjelaskan kembali tugas ibu Clara di sini ya bu.
"Baik pak." jawab Clara setuju.
"Seperti yang saya kata kan kemarin, tugas ibu clara adalah menjaga kebersihan apartement ini serta memasak makan malam untuk pemilik apartement ini."
"Ibu Clara akan mulai bekerja dari pukul sembilan pagi sampai pukul enam sore.
"Baik pak saya mengerti."
"Dan yang paling penting ibu Clara tidak di perbolehkan membawa orang lain ke dalam apartement ini.
"Baik pak." jawab Clara.
"Jika terdapat kesalahan yang ibu lakukan, ataupun ketidak puasan dari pemilik apartement akan tugas yang ibu Clara kerjakan. Maka ibu Clara akan kami berhentikan dari pekerjaan ini."
"Baik pak saya mengerti."
"Mengenai masalah gaji, ibu Clara setiap bulannya akan memperoleh gaji tiga juta rupiah setiap bulannya.
Dan gaji ibu akan dikirim langsung ke rekening yang ibu Clara berikan setiap awal bulan."
"Jika ibu di berhentikan sebelum ibu genap bekerja selama satu bulan ini. Ibu Clara tetap akan menerima upah ibu utuh tiga juta rupiah.
bagai mana bu, apa ibu Clara ada pendapat atau pertanyaan yang ingin ditanyakan." tanya Bima.
"Untuk saat ini tidak ada pak."
"Baiklah kalau begitu, karena ibu clara juga sudah cukup jelas dengan pekerjaan ibu.
maka surat lamaran ibu ini akan saya bawa ya bu.
Jika pak Ronny sebagai pemilik apartement nanti puas dengan hasil kerja ibu dalam waktu satu minggu ini. Maka ibu dapat tetap terus bekerja disini."ucap bima menambah penjelasannya.
"Ronny!!! Nama pemilik apartemen ini ronny.
Apa mungkin ronny itu adalah dia.
tapi...
"Ah apa yang sedang ku pikirkan Clara.
Banyak orang yang memiliki nama yang sama.
Apa lagi nama ronny, sepertinya nama itu juga cukup pasaran.
Tidak mungkin mereka orang yang sama.
kau terlalu banyak berpikir Clara sadar lah." ucap Clara di dalam hatinya karena terkejut mendengar nama Ronny disebut oleh Bima sebagai pemilik apartementnya bekerja.
"Baik pak saya sudah mengerti."ujar Clara paham.
"Dan karena ibu Clara akan bekerja dari pagi sampai sore di sini. Ibu boleh menyiapkan makan siang ibu sendiri di sini menggunakan bahan bahan yang tersedia disini."
"Baik pak."
"Jika ada barang barang yang habis atau ibu perlukan di sini. Ibu dapat menghubungi saya. Nanti semuanya akan segera saya sediakan."
"Hmm untuk saat ini seperti nya saya butuh sayuran dan kebutuhan dapur lain nya pak.
Soal nya bahan makanan sudah habis, saya tidak dapat memasak makan malam kalau begitu." pinta Clara.
"Baik akan saya segera saya sediakan. Ibu dapat membuat daftarnya sekarang, atau jika ibu tidak keberatan sekarang juga saya dapat mengantar ibu untuk pergi membelinya." tawar Bima.
"Kalau begitu sepertinya sekarang saya ikut bapak saja ya untuk membeli barang barang apa saja yang diperlukan pak. pekerjaan saya juga sudah hampir selesai nih pak. tidak masalah kalau saya tinggal sebentar."
"Baik bu, kalau begitu sekarang sebaiknya kita segera berangkat sebelum terlalu sore." Ajak Bima.
Kemudian Clara dan Bima pun bersama-sama keluar menuju ke super market terdekat untuk berbelanja dengan mengendarai mobil bima.
Hari ini Clara dapat lebih cepat menyelesai kan pekerjaan nya dari pada semalam. Semua dikarenakan keadaan apartement hari ini tidak seberanta kan semalam lagi. Clara yang memiliki waktu luang pun memilih ikut Bima keluar untuk berbelanja keperluan apartement."