Divorce

Divorce
22



entah sudah berapa kali clara bolak balik ke toilet malam ini.


setelah pulang dari apartement ronny perut clara pun mulai terasa sakit


aaaa....


bagai mana dia bisa tahu kalau ada yang aneh dengan makanan nya.


bukah kan dia sedang asik menonton saat aku memasak tadi.


ucap clara yang kesal memikirkan rencana nya yang gagal untuk membalas ronny.


minum obat ini dulu ra....


dita datang dengan membawakan clara obat dan segelas air.


*kamu makan apa sih ra kok bisa sampai sakit perut seperti ini.


tadi nya aku mau ngerjain ronny dengan masakan ku ta tapi malah aku sendiri yang kena.


ronny*????


ronny mantan suami kamu???


*iya dia ta....


ha...


kok bisa kamu ketemu dia?


sebenar nya dia atasan ku yang sekarang ta.


apa atasan kamu....


kok bisa ra...


dan kamu juga kenapa baru cerita ke aku sekarang.


sebelum nya aku juga gak tau kalau atasan ku itu ternyata ronny.


terus sekarang kamu masih mau kerja di sana???


terpaksa dita...


aku sudah terikat kontrak kerja dengan nya.


kalau aku berhenti sekarang, aku harus membayar uang pembatalan kontrak yang cukup besar dan aku tidak sanggup untuk membayar nya.


jadi kamu harus ketemu dan menghadapi dia seriap hari ra...


gak setiap hari kok.


paling sabtu dan minggu aja, soal nya kan dari senin sampai jum'at dia kerja harus kerja juga ta...


maaf ya ra...


aku gak bisa bantuin kamu untuk menyelesaikan ini semua.


gak usah minta maaf ta.


harus nya aku yang berterima kasih ke kamu.


kalau gak ada kamu yang selalu bantuin aku,


aku gak tau lagi bagai mana nasib aku sekarang*.


clara dan dita pun berpelukan saling menumpah kan perasaan mereka.


***


pagi ini keadaan clara sudah jauh lebih baik dari semalam.


ia susah tidak bolak balik lagi pergi ke toilet.


sekarang clara pun tegah bersiap siap berangkat bekerja.


clara dengan menaiki angkot pun tiba tepat waktu di apartemen ronny, dan benar saja clara tidak mendapati keberadan ronny di sana.


semangat clara setidak nya kau tidak harus melihat wajah nya hari ini.


clara menyelesai kan pekerjaan nya tanpa hambatan hari ini.


sekarang setelah menyiap kan bekal makan siang ronny.


clara segera berangkat ke kantor ronny untuk mengantar kan bekal makan siang ronny.


di kantor, ronny yang sedang bekerja melihat jam tangan nya.


sudah hampir jam makan siang, sebentar lagi clara pasti akan segera sampai untuk mengantar kan makan siang ku.


ronny lalu menghubungi winda sekertaris nya menggunakan telepon kantor.


*ya pak....


ada apa...


nanti kalau clara datang mengantar kan makan siang ku, suruh clara sendiri yang masuk keruangan ku untuk mengantar kan makan siang ku*.


*baik pak....


dan sekarang juga kamu suruh bima keluar untuk membelikan makan siang ku.


baik pak*...


ronny pun menutup sambungan telepon nya dngan winda dan menunggu kedatangan clara untuk mengantar kan makan siang nya.


sementara di luar ruang ronny winda menyuruh bima untuk membeli makan siang yang ronny minta.


*bima....


kamu di minta pak ronny untuk membeli makan siang nya tu....


loh...


bukan nya makan siang pak ronny akan diantar clara nanti*.


kenapa aku harus segugup itu tadi.


udah deh win...


lebih baik aku sekarang keluar membeli pesanan pak ronny aja.


bima pun segera keluar mencari makan siang untuk atasan nya.


walau ronny tidak berpesan makanan apa yang harus di beli bima.


bima pun sudah tau apa yang harus di beli nya, karena sebelum clara mulai mengantar kan makan siang untuk ronny, bima lah setiap hari yang sibuk mengurus makan siang untuk ronny.


****


clara yang baru saja tiba di kantor ronny, tidak melihat keberadaan bima di sana, dengan terpaksa clara pun menghampiri winda.


hai win, bima nya kemana ya...


sedang keluar...


ucap winda dengan ketus.


kalau begitu makan siang nya pak ronny, aku titip ke kamu aja ya win.


kamu bawa masuk sendiri aja sana.


tapi win, biasa kan juga di titip kan ke bima atau kamu...


pak ronny sendiri yang berpesan biar kamu sendiri yang nganter makanan nya.


tapi kenapa win...


bawel banget sih....


kalau mau tau masuk aja sana.


ngapai dari tadi di sini terus, malas tau liat wajah mu lama lama di sini*.


clara segera melangkah dan mengetuk pintu ruangan ronny, ia tidak mau menghirau kan semua kelakuan winda pada nya.


masuk....


clara membuka pintu dan berjalan ke dalam dalam setelah terdengar suara ronny yang mengizin kan nya masuk.


*ini makan siang bapak....


uups....


aku lupa memberi tahu mu kalau aku sudah memesan makan siang ku di luar.


kalau begitu permisi pak.


makanan nya akan saya bawa kembali saja.


tunggu sebentar clara.


karena ini juga sudah saat nya makan siang.


bekal itu untuk mu saja dan makan lah disini.


apa maksud bapak dengan semua ini.


aku tidak bermaksud apa apa clara.


hanya siapa tau kau meracik nya dengan bumbu spesial seperti semalam.


sangat disayang kan bukan kalau makanan nya harus terbuang sia sia*.


"# ooo...


jadi kau takut kalau aku mengerjai makanan mu lagi kali ini.


oleh karena itu kau sengaja menahan ku di sini untuk menghabiskan bekal makan siang mu ini.


picik sekali kau ronny#"


ucap clara di dalam pikiran nya.


maaf pak tapi saya akan makan di luar saja.


tidak clara, aku ingin kau menemani ku makan siang hari ini.


tok... tok.. tok...


pembicaraan ronny dan clara pun terhenti karena suara pintu yang di ketuk bima.


masuk lah...


ini makan siang pesan bapak.


terima kasih dan letak kan saja makanan nya di situ...


clara yang melihat ke datang an bima pun langsung terlintas ide untuk menolak perintah ronny.


maaf pak, saya sudah ada janji makan siang dengan bima hari ini.


jadi saya tidak bisa menemani bapak di sini.


iya kan bim....


bima sebenar nya bingung dengan apa yang sedang clara bicara kan, karena sebenar nya dia tidak ada janji makan siang dengan clara hari ini.


walau pun bima sering mengajak clara untuk makan siang bersama, tetapi clara selalu mempunyai alasan untuk menolak aja kan makan siang nya.


melihat kali ini clara sendiri yang mengatakan kalau mereka akan makan siang bersama pun, langsung mengiya kan apa yang clara bicara kan.


iya pak, saya dan clara sudah ada janji makan siang.


"# tidak semudah itu clara, aku tau ini semua hanya akal akalan mu saja.#'


ronny yang sempat melihat bima ke bingungan pun tau kalau sebenar nya clara dan bima tidak ada janji apa pun sebelum nya.


*kalau begitu kamu bawa makan siang mu kemari juga bim...


kita bertiga makan siang bersama saja di sini.


baik pak*...


bima semakin bingung dengan apa yang terjadi antara ronny dan clara.


tidak biasa biasa nya atasan nya bersikap seperti itu.