
sesampai nya di apartement, dengan agak kesulitan clara akhir nya pun berhasil membawa barang barang nya ke apartement ronny.
ah...
akhir nya sampai juga.
rasa nya tangan ku sudah mau patah mengangkat tas ini.
sekarang di mana aku harus menaruh barang barang ku.
tentu saja di kamar bawah..
atau kau ingin berbagi kamar dengan ku clara.
ronny yang tiba tiba muncul mengaget kan clara dengan ucapan nya.
kenapa kau masih ada di sini.
aku...
aku hanya ingin menyambut mu clara.
terima kasih atas sambutan mu.
tapi aku lebih berharap tidak menerima sambutan dari mu. ucap clara ketus dan mengangkat barang barang nya menuju kamar tamu yang berada di lantai bawah.
sini aku bantu..
tidak perlu, aku bisa sendiri.
clara menolak bantuan ronny yang hendak membantu nya mengangkat tas yang tampak cukup berat untuk nya.
sesampai nya di kamar clara terkesima dengan kamar tamu yang biasa di bersih kan nya itu.
sekarang kamar itu sudah tampak jauh berbeda saat terakhir kali dia melihat nya.
bagai mana kau suka.
aku sengaja menyuruh orang menata ulang kamar ini untuk mu.
untuk ku?
ya..
untuk mu clara.
aku juga membeli kan mu pakaian baru dan barang barang lain yang mungkin kau butuh kan juga.
tapi kenapa..
untuk apa kau melaku kan ini semua.
tidak untuk apa apa clara.
aku tidak ada maksud apa pun dengan semua ini.
tidak mungkin.
pasti ada yang kamu rencana kan.
mulai dari makan malam kemarin, lalu tiba tiba menyuruh ku pindah ke sini dan sekarang semua barang barang ini.
tidak mungkin semua kau laku kan tanpa alasan.
baik lah.
aku mengaku clara.
ya aku sengaja melakukan ini untuk mu.
tapi kenapa?
a aku...
aku rasa aku masih mencintai mu clara.
clara yang mendengar pengakuan ronny hanya bisa terdiam dan menatap ronny tidak percaya dengan apa yang telah dia dengar.
ya aku masih mencintai mu clara.
awal nya aku berusaha untuk menyangkal semua perasaan ku ini.
tapi aku tidak bisa clara.
semakin aku menyangkal semua rasa ini.
hati ku terasa sakit.
sangat sakit.
a apa yang kau kata kan.
aa aku sama sekali tidak mengerti.
ucap clara dengan gugup dan tidak dapat menahan air mata nya yang telah mengenangi kelopak mata nya yang indah.
ronny yamg melihat clara tampak binggung pun menarik clara dan mengengam kedua lengan clara dengan erat.
aku mencintai mu clara.
kau mau kan clara.
ucap ronny sambil menatap dan menghapus dengan lembut air mata clara yang tak berhenti terjatuh membasahi pipi nya.
apa semudah itu kah...
clara menepis pelan tanggan ronny yang berada di wajah nya.
tidak ronny.
kita tidak mungkin bisa bersama kembali.
tapi kenapa clara.
apa karena ada pria yang telah mengisi hati mu.
bukan karena orang lain ronny.
di hati ku, tidak akan pernah ada pria lain lagi yang mengisi nya.
kalau begitu kenapa..
jika bersama, kita hanya akan saling menyakiti ronny.
mengerti lah.
tidak clara.
kenapa kita tidak boleh kembali bersama
aku masih bisa melihat cinta untuk ku di mata mu.
walau pun masih ada cinta tetapi juga ada luka ronny. luka yang tidak mungkin ku lupa kan.
luka??
bukan kah aku yang seharus lebih terluka saat kau meninggal kan ku dulu clara. tetapi itu tidak masalah bagi ku. aku dapat melupakan nya dan memulai semua nya lagi clara.
lihat lah, ronny yang ada di hadapan mu sekarang, berbeda dengan ronny yang kau kenal dulu. sekarang aku memiliki segala nya untuk membahagia kan mu clara.
kau pikir semudah itu kah.
dia telah pergi ronny, dia tidak akan pernah bisa kembali. dan kau juga tidak akan pernah bisa membawa nya kembali. saat harapan ku yang berharga pergi meninggal kan tubuh ku itu lah akhir dari hubungan kita.
mengerti lah.
clara berlari dan bersembunyi di toilet kamar nya setelah mengatakan semua isi hati nya.
di sana ia menumpah kan semua rasa sakit yang selama ini di pendam nya.
sementara ronny yang hati nya sakit akan penolakan clara tidak dapat berkata apa pun lagi. dia memilih pergi dan kembali ke kamar nya untuk menenangkan pikiran nya yang kacau.
mengapa clara.
kenapa kau harus begitu keras kepala.
harus nya kita sedang bahagia sekarang.
tidak dapat kah kau melihat ku benar benar tulus pada mu.
ronny pun kemudian termenung mengingat betapa bahagia nya dia semalam.
mengawasi sendiri orang orang yang di suruh nya menata kamar clara dan memilih langsung barang barang yang di beli nya untuk clara. tetapi semua itu sia sia setelah penolakan dari clara. sengaja tidak ke kantor untuk menyabut dan berbahagia bersama clara, harus ber akhir dengan mengurung diri di kamar dengan di temani ke kecewaan.
***
clara yang sudah dapat menguasai emosi nya pun keluar dari toilet, dan menatap sekeliling kamar baru nya yang telah ronny sedia kan untuk nya.
tampak ronny tidak melupakan selera clara walau pun telah lama berpisah.
semua barang barang yang ada di kamar memanglah sesuai dengan selera clara.
bahkan ukuran pakaian, sepatu dan barang lain nya yang berada di lemari tidak satu pun ada yang salah.
ronny telah menyiapkan banyak pakaian baru untuk clara. kosmetik, tas, dan asesoris wanita lain nya pun tidak ada satu pun yang terlupa kan oleh ronny.
apakah kau benar benar berpikir aku meninggal kan mu hanya karena semua barang barang ini ronny.
kau salah..
aku tidak mungkin meninggal kan mu hanya karena benda benda seperti ini.
aku kecewa pada mu ronny.
kenapa kau harus mengabai kan ku yang ke sakitan saat itu. kalau saja kau tidak mementing kan pekerjaan mu.
aku tidak akan sampai kehilangan calon anak kita saat itu. dan maka kita tidak harus sampai berakhir seperti ini ronny.
sudah lah..
biar lah aku sendiri yang menanggung semua rasa sakit kehilangan harapan kita. kau tidak perlu tahu dan harus menanggung semua rasa sakit ini ronny.
clara pun kemudian membongkar isi tas nya dan menyimpan semua pakaian nya tepat di samping pakaian pakaian yang ronny beri kan untuk nya setelah mengeser pakaian pakaian itu agar memiliki ruang yang cukup untuk menampung beberapa potong pakaian yang di miliki nya.
dan walau semua barang itu tampak sangat bagus, clara juga tidak ada sedikit pun niat untuk mengunakan semua barang barang yang di sedia kan ronny untuk nya. dia tidak akan bertengkar hanya karena barang barang tersebut. oleh karena itu ia pun hanya akan membiar kan barang barang tersebut tetap berada di sana tanpa berniat menggunakan nya.