Divorce

Divorce
25



hari sudah menjelang siang, clara yang sejak tadi tertidur pun tampak mengeliat di atas kasur untuk merengang kan tubuh nya dari rasa lelah.


dia pun akhir nya membuka mata nya dan melihat sekeliling kamar di mana ia berada sekarang. sesaat kemudian iya pun tersadar dengan apa yang telah di laku kan nya bersama ronny tadi.


aaa.. kenapa aku laku kan itu.


aku datang untuk meminta penjelasan dari nya tetapi dengan bodoh nya aku malah larut dalam rayuan nya.


aaa...


bodoh, bodoh, bodoh...


bagai mana ini...


clara yang menyesal pun akhir nya tidak tahu harus berbuat apa.


setelah memakai pakaian nya ia pun memilih menyelesai kan pekerjaan nya saja.


sebaik nya apa yang harus ku kerja kan terlebih dahulu sekarang. ini sudah hampir tengah hari...


bekal makan siang juga belum ku siap kan.


aa.. tapi tidak tidak....


sebaik nya aku tidak perlu mengantar makan siang nya hari.


aku juga belum siap jika harus bertemu dengan nya sekarang.


ya sebaik nya begitu saja...


kerja kan saja yang lain dan lewatbkan bekal nya.


akhir nya clara pun memilih menyelesai kan pekerjaan nya tanpa membuat dan mengantar bekal makan siang untuk ronny.


***


di kantor ronny yang sedang sibuk bekerja pun sebentar sebentar mengecek jam yang berada di tangan nya.


emmm ini sudah lewat jam makan siang.


kenapa dia belum datang juga.


apa dia masih tertidur?


atau jangan jangan dia sengaja ingin menghindari ku setelah yang terjadi tadi pagi.


sudah lah, mungkin memang lebih baik kita tidak bertemu dulu sekarang.


akhir nya clara dan ronny sama sama melewati hari ini dengan perasaan mereka yang tidak menentu.


***


di kontrakan clara sudah dari tadi terlihat selalu melamun dengan wajah yang murung.


dita yang melihat nya pun khawatir pada nya.


kamu kenapa lagi ra...


apa karena ronny lagi.


emm oh tidak ta...


aku tidak kenapa kenapa.


kalau tidak kenapa kenapa kenapa murung terus sih dari tadi.


aku cuma lelah ra...


beneran gak apa apa kok.


ya udah deh, tapi kalau kamu ada masalah kamu harus cerita ke aku lo.


aku pasti bantuin kamu.


iya ta, makasih ya...


clara yang tidak tahu bagai mana cara mencerita kan nya ke dita pun lebih memilih merahasia kan apa yang terjadi antara dia dan ronny pagi tadi.


***


beberapa hari pun telah berlalu.


semenjak kejadian itu clara tidak pernah lagi mengantar kan makan siang ronny ke kantor. dan ronny sendiri pun tidak pernah menegur clara yang tidak pernah mengantar bekal nya lagi. ronny sekarang juga tidak pernah lagi menyulit kan pekerjaan clara di apartement.


saat ini mereka berdua terlihat saling menghindar satu sama lain.


hari sabtu pun telah tiba, ronny dan clara pun tidak mungkin lagi menghindari pertemuan mereka.


ah malas sekali pergi bekerja hari ini.


bagai mana ini..


apa yang harus ku laku kan saat melihat nya.


tapi aku juga tidak mungkin terus menghindar dari nya.


bagai mana pun jangan sampai dia menganggap ku sengaja menghindari nya karena takut pada nya.


ya aku harus berani...


jangan sampai terlihat lemah clara.


dia tunjuk kan pada nya kalau yang terjadi kemarin tidak ber arti apa pun bagi mu.


sesampai di apartement clara masuk dengan mengendap ngedap seperti seorang pencuri.


apa yang sedang kau lakukan clara...


aaahh...


kau membuat ku kanget saja, kenapa tiba tiba berada di belakang ku.


aku??


bukan kah kau yang masuk dengan mengendap ngendap seperti seorang pencuri.


kapan aku melaku kan itu.


aku pikir kau masih tidur jadi aku takut membangun kan mu.


sudah lah clara, kau itu tidak pintar berbohong.


kau sengaja ingin menghindari ku kan.


aku tidak berbohong dan untuk apa aku menghindari mu.


kau menghindari ku clara.


karena apa yang kita laku kan pagi itu.


kau menghindari ku clara.


tidak, aku tidak pernah menghindari hanya karena kejadian itu.


kalau kau tidak menghindari ku, kenapa kau tidak pernah mengantar makan siang ku beberapa hari ini. ujar ronny sambil berjalan semakin mendekati clara.


i.. itu karena, emhh aku...


aku pikir kau yang tidak mengingin kan ku mengantar makan siang mu lagi.


kapan aku menyuruh mu untuk tidak mengantar makan siang ku.


saat terakhir kali aku mengantar makan siang. bukan kah kau sudah membeli makan siang dari luar, jadi ku pikir kau tidak ingin aku mengatar kan makan siang mu lagi.


ha ha ha..


sudah lah clara kau benar benar tidak pintar berbohong.


aku tidak berbohong.


untuk apa aku menhindari mu, bagi ku kejadian pagi itu tidak ada arti nya sama sekali.


kejadian pagi itu tidak ada arti nya bagi mu?


ya tidak ada arti dan kesan apa pun sama sekali. mungkin kau yang terlalu mengangap serius kejadian pagi itu.


ha ha ha...


itu tidak mungkin.


hal bodoh apa yang kau pikir kan.


sudah lah ronny mengaku saja.


kau ingin memojok kan ku kan, pada hal kau yang sendiri terlalu mengangap serius kejadian pagi itu.


tidak, aku serius.


bagi ku kejadian itu tidak ada arti nya bagi ku.


ha ha ha..


hanya orang bodoh yang percaya pada mu ronny.


kau tidak percaya?


kalau kau tidak percaya ini bukti nya.


dari kemarin aku sudah menyiap kan cek untuk mu.


aku tidak ingin kau sampai salah paham pada ku, dan mengunakan kejadian pagi itu sebagai alasan untuk mendekati ku kembali.


clara pun terdiam dan menahan tangis nya, hati sangat sakit melihat ronny dengan mudah nya menghargai kejadian pagi itu dengan uang.


ini ambil lah.


aku tidak ingin berhutang apa pun pada mu.


ujar ronny sambil menyodor kan selembar cek yang nilai nya cukup besar. clara pun mengambil cek itu, dan merobek robek cek itu dengan penuh emosi sehingga membuat ronny yang melihat nya pun terkejut.


apa kau pikir aku wanita ini murahan yang dapat kau beli dengan uang mu.


kau salah ronny.


sudah ku bilang kejadian pagi itu juga tidak ada arti nya bagi ku.


kalau kau tidak mengungkit nya aku bahkan sudah melupakan nya.


jadi ambil kembali cek mu ini brengsek.


ucap clara emosi sambil melempar kan potongan cek itu ke wajah ronny.


melihat sikap clara, ronny hanya bisa terdiam menatap clara yang penuh emosi dan pergi meninggal kan nya yang masih berdiri di sana.


di ruang cucian, clara yang yakin ronny sudah tidak dapat melihat keberadaan nya pun, menangis meluap kan semua rasa sakit nya dengan menutup mulut nya dengan tangan nya agar suara tangis nya tidak terdengar oleh ronny.