Divorce

Divorce
40



"Kamu sudah tenang Ra." tanya Ronny yang melihat Clara sudah mulai berhenti menangis.


"Hmm... " jawab Clara sambil menganggukan kepalanya.


"Kalau begitu kita balik hotel aja ya"


"Ya, baiklah aku juga sudah lelah"


Ronny pun langsung mengendarai mobilnya menuju hotel dimana semalam mereka menginap.


Sesampainya di kamar hotel.


"Sebaiknya kamu mandi dulu Ra, aku akan memesan makan malam kita agar di antar ke kamar saja." ujar Ronny sambil merebahkan tubuhnya ke tempat tidur.


"Emm tapi..."


"Tapi kenapa Ra? Apa kau ingin aku menemani mu mandi." goda Ronny yang langsung bangkit dan mendudukan tubuhnya.


"Bukan itu, tapi kita tidak hari ini juga tidak punya baju ganti. Dasar mesum." ucap Clara kesal.


"Ha ha ha... Maaf aku lupa soal itu.


Kalau begitu kau mandilah, aku akan keluar sebentar dan membawakan mu pakaian ganti nanti."


Ronny pun langsung bangkit dan berjalan keluar dari kamar. Dengan mengendarai mobilnya, Ronny pun pergi ke salah satu mall terdekat dan membelikan semua yang mereka butuhkan hari ini.


Tidak lama kemudian Ronny pun kembali ke hotel dengan membawa sebagian barang-barang yang sudah dibelinya tadi ke kamar, dan sebagiannya lagi ia tinggalkan di bagasi mobil.


Setibanya Ronny di kamar, Clara yang sudah selesai mandi masih berada di toilet kamar menunggu ronny membawakan pakaian untuknya.


"Tok tok tok... "


Ronny yang tau Clara masih berada di toilet kamar pun mengetuk pintu toilet itu.


"Ra... ,Apa kamu sudah selesai mandi. Jerit Ronny.


"Krett... " pintu kamar mandipun terbuka sedikit. Lalu tampak Clara yang hanya mengenakan handuk untuk menutupi tubuhnya mengeluarkan sedikit kepalanya dari balik pintu.


"Apa kau sudah membawa pakaian untuk ku?" tanya Clara.


"Ini, ambillah." Ronny pun memnyodorkan salah satu paper bag yang di bawa nya tadi kepada Clara.


Setelah menerimanya Clara pun kembali menutup pintu toilet dan masuk ke dalam.


Didalam toilet Clara pun langsung mengeluarkan mengeluarkan isi paper bag yang ronny berikan.


"Apa ini." Clara terkejut melihat isi paper bag yang berada di tangannya sekarang.


"Dasar Ronny, Bagai mana bisa ia membeli pakaian seperti ini." ucap Clara mengomentari gaun tidur sexy dan celana dalam model gstring yang dibeli Ronny tadi.


Gaun mini dengan tali spaghetti yang terbuat dari satin hitam lembut dan dengan potongan yang cukup rendah pada bagian dadanya akan cukup membuat si pemakai gaun untuk tampak sexy dengan memperlihatkan lekuk tubuhnya.


"Aku harus bagaimana sekarang, tidak mungkin juga aku terus-terusan bersembunyi di sini."ucap Clara yang tampak bingung.


"Tok tok tok... Clara apa kau baik-baik saja di dalam? ." Ronny pun kembali mengetuk pintu toilet dan menanyakan keadaan Clara yang tidak kunjung keluar dari toilet.


"Ya, aku baik-baik saja." jawab Clara.


"Ah... sudahlah sebaiknya aku pakai saja dan setelah keluar nanti aku akan langsung berlari untuk bersembunyi di balik selimut."


Belum sempat ia sampai pada tempat tujuannya. Clara pun terjatuh menindih Ronny karena ia menabrak ronny yang sedang berdiri tidak jauh dari pintu toilet.


"Aww..., sakit Clara kenapa kau berlari seperti itu." ucap ronny yang mengaduh kesakitan sambil memegang kepalanya karena terbentur lantai saat Clara jatuh menindihnya.


"Rasakan itu Ronny, kau pantas mendapatkan nya ucap Clara yang segera bangkit dan mengambil selimut menutup tubuhnya.


"Apa maksud mu berkata seperti itu Clara."tanya Ronny.


"Dasar mesum...


Kenapa kau membelikan ku dan baju tidur dan pakaian dalam seperti ini."tanya Clara.


"memangnya seperti apa pakaian yang ku belikan tadi? Coba perlihatkan pada ku." ucap Ronny yang ingin mencoba melihat Clara memakai gaun yang dipilihnya sendiri tadi.


"Dasar mesum... Kau sengajakan membeli gaun dan pakaian dalam sexy ini?"tanya Clara dengan emosi.


"Tidak Clara.Aku tidak tahu kalau pakaian yang ku beli tadi sangat sexy."


"Bohong...


Bagaimana mungkin kau tidak tahu pakaian seperti apa yang kau beli Ronny." ucap Clara yang tidak percaya kepada Ronny.


"Benar Clara, untuk apa aku berbohong.


Pakaian itu bukan aku yang memilihnya. tetapi seorang pelayan wanita di mall lah yang telah memilihnya untuk mu. Setelah aku mengatakan aku ingin membeli gaun tidur dan pakaian dalam untuk istri ku." Bohong Ronny agar bisa lolos dari amukan Clara.


"Walau pelayan yang memilihnya kenapa kau bisa sampai tidak tahu seperti apa barang yang telah kau beli?" tanya Clara yang tidak bisa begitu saja mempercayai Ronny.


"Aku tidak mengerti seperti apa yang wanita sukai Clara.Jadi aku tidak memeriksanya lagi saat aku akan membayarnya."


"Baiklah...


Walau pun sulit untuk mempercayai mu, kali ini aku akan memlepaskan mu.


Tapi kalau kau sampai berani macam-macam pada ku lihat saja nanti aku pasti akan menghabisi mu." Ucap Clara memberi peringatan kepada Ronny.


"Kau tenang saja Clara, aku pasti tidak akan berani macam-macam pada mu. Kalau begitu sekarang aku mau mandi dulu, setelah itu kita makan malam, Oke."


"Ya Sudah cepatan mandi sana." usir Clara.


Tidak lama kemudian Ronny pun telah selesai mandi. Lalu mereka pun berdua pun menghabiskan makan malam mereka di kamar, dan saat makan malam Clara tetap saja tidak lepas memeluk selimut yang menutupi tubuhnya.


"Sekarang aku mau tidur, dan jangan berani macam-macam. Ingat aku tidur di tempat tidur yang sama dengan mu hari karena tidak ingin kau memindahkan ku lagi dari lantai seperti semalam." ucap Clara yang kemudian naik ketempat tidur dan memeluk erat selimut yang mengulung di tubuhnya.


Beberapa saat setelah mereka berdua tertidur, Ronny pun terbangun karena merasa kedinginan.


"Dingin sekali, mana Clara nya tidak mau berbagi selimut lagi." gerutu Ronny.


"Ah... Sial, Kalau tahu akan seperti ini sebaiknya aku tidak membelikan nya pakaian sexy itu." Sesalnya.


Setelah beberapa saat menahan dingin dan tidak bisa tidur, akhirnya Ronny pun ingat kalau dia menyimpan sebuah selimut berukuran kecil di mobilnya.


Dengan terpaksa pun akhirnya Ronny turun ke bawah untuk mengambil selimutnya yang dia simpan di mobil. Dan saat mengambil selimutnya, Ronny juga tidak lupa sekalian membawa barang-barang yang sengaja di sembunyikan nya dari Clara saat ia kembali dari mall tadi.


Akhirnya dengan selimut kecil yang di bawanya dari bawah tadi, Ronny pun dapat tertidur dengan nyenyak dan merasa hangat sampai mentari pagi kembali bersinar.