
jahat sekali kau ronny.
kau pikir wanita seperti apa aku ini.
tega sekali kau memperlakukan ku seperti wanita malam yang dapat di beli dengan uang. apa serendah ini aku di mata mu.
ha ha ha..
bodoh sekali kau clara, kenapa selama ini kau masih saja merindu kan pria brengsek itu.
mulai sekarang kau harus benar benar bisa menghapus nya dari hati mu clara.
clara yang sudah dapat mengendali kan diri nya pun menghapus air mata nya dan mengambil peralatan bersih bersih nya untuk mulai bekerja.
ah.. malas sekali melihat wajah nya.
tapi aku tidak tidak akan menghindari nya lagi. aku tidak boleh terlihat lemah.
clara pun keluar dari ruang cucian dengan membawa peralatan nya menuju ke atas.
saat melewati ronny yang sedang duduk di sofa, clara pun berjalan tanpa menghirau kan apa yang sedang ronny laku kan.
tampak jelas di raut wajah clara kalau saat dia sangat marah ke pada ronny.
ronny yang diam diam memperhati kan clara pun merasa bersalah telah memperlaku kan clara seperti itu. melihat sikap clara yang seperti itu, ronny pun menjadi gusar dan tidak tahu harus berbuat apa sekarang.
bagai mana ini, seperti nya dia marah betulan.
bagai mana kalau aku minta maaf saja.
ah tidak tidak, mau taruh di mana muka kalau harus minta maaf pada nya.
apa yang harus ku laku kan agar ia tidak marah lagi pada ku.
ronny yang kebingungan pun berjalan mondar mandir memikirkan bagai mana cara nya agar clara tidak marah lagi pada nya.
tidak lama kemudian clara pun turun. dia bersiap siap memasak setelah menyimpan peralatan bersih bersih yang di bawa nya tadi.
saat clara sedang memotong sayur, ronny pun mendekati clara.
kau mau masak apa hari ini.
clara hanya melirik ronny sebentar dan mengabaikan nya.
apa kau perlu bantuan ku.
clara pun tetap saja mengabaikan ronny.
ayo lah clara.
kenapa kau diam saja.
aku sudah ber baik hati mau membantu mu sekarang.
minggir lah...
kau tidak perlu membantu ku, aku bisa melakukan tugas ku sendiri.
ooo benar kah.
kalau begitu sebaik nya aku menonton televisi saja sekarang.
ronny pun hendak beranjak dari dapur tetapi hati nya tidak ingin pergi begitu saja. ronny pun ber balik melihat clara lagi, dia ingin meyakin kan clara kalau dia benar benar berniat baik ingin membantu.
kau benar benar tidak butuh bantuan ku clara.
clara pun ber henti memotong sayuran dan menatap ronny dengan tajam.
tidak.
pergi lah, kau hanya mengganggu di sini. ujar clara sambil berteriak.
ba..baik lah.
jangan menyesal telah menolak bantuan ku.
ronny pun kembali ke sofa setelah teriakan clara pada nya.
dari dulu dia tidak pernah berubah sama sekali. kalau sedang marah tetap saja mengeri kan.
tidak lama kemudian bau harum pun tercium.
ronny pun kembali beranjak ke dapur dan menghampiri clara.
apa masakan mu sudah siap clara.
aku sudah lapar sekali sekarang.
lagi lagi clara tidak menghirau kan nya.
apa yang sedang kamu masak clara. kenapa bau nya harum sekali. ronny pun tergerak membuka panci yang berada di atas kompor sekarang.
Aduh auw....
prank...
tutup panci itu pun terjatuh setelah lepas dari gengaman ronny.
clara yang tahu pun langsung menghampiri ronny dan memeriksa tangan nya.
kau tidak apa apa...
kenapa bisa sampai seperti ini.
lihat lah tangan mu memerah karena melepuh sekarang.
clara pun langsung menarik ronny ke wastafel
dan menyirami tanggan nya dengan air dingin.
biar kan tangan mu tetap seperti ini.
aku akan mengambil obat untuk mengobati tangan mu.
kemari lah aku, aku akan mengobati tangan mu.
ronny pun mengikuti clara yang menarik nya ke sofa.
kenapa kau bodoh sekali, kenapa tidak mengunakan kain untuk membuka panci panas itu. lihat lah tangan mu sampai merah seperti ini.
ucap clara sambil mengoles kan obat ke tangan ronny.
sudah selesai.
ingat kau harus mengoleskan obat lagi nanti.
kalau tidak tangan mu pasti akan bengkak nanti.
clara pun hendak bangkit dan kembali ke dapur. tetapi tangan nya di tahan oleh ronny.
clara..
terima kasih...
clara yang mendengar ucap an terima kasih dari ronny merasa tersentuh. tetapi sebelum larut ke dalam perasaan nya dia pun bergegas berlari kedapur untuk menyelesai kan pekerjaan nya.
kau sudah bisa makan sekarang.
semua makanan nya sudah siap.
ujar clara yang memanggil ronny untuk makan.
clara...
ya...
makan lah bersama ku.
kau belum makan juga kan.
tidak mau.
kau makan saja dulu, nanti aku akan makan sendiri saja.
tapi tangan sedang sakit.
aku tidak bisa makan sendiri sendiri.
clara pun menatap ronny yang bertingkah seperti anak kecil yang sedang sakit.
lihat lah tangan ku benar benar sakit.
aku tidak berbohong.
mau tak mau clara pun duduk di samping ronny untuk menyuapi nya.
masakan mu enak sekali.
dari dulu kau memang pintar sekali memasak.
sudah lah cepat selesai kan makan mu, jangan ribut terus.
ronny pun terdiam. dia hanya menatapi wajah clara yang sedang menyuapi nya dengan lembut.
tiba tiba rasa bersalah pun muncul di hati ronny.
clara...
emm ya...
aku minta maaf...
clara pun yang tidak menyangka kata maaf keluar dari mulut ronny pun terdiam.
tidak terasa air mata nya kembali menetes.
maaf kan aku telah menyakiti perasaan mu tadi. sebenar nya aku tidak bermaksud begitu.
tangan ronny pun tergerak menghapus dengan lembut air mata yang jatuh di pipi clara.
sudah lah...
tidak usah membicara kan nya lagi.
kalau begitu kau juga jangan menangis lagi.
lihat lah wajah mu jelek sekali saat menangis.
apa kata mu.
aku jelek.
rasa kan ini.
clara pun mencubit pinggang ronny yang telah berani mengatai nya jelek.
auww, ampun ra...
tangan ku sudah sakit jangan menambah nya lagi.
maka nya kurangi bicara mu dan makan saja yang banyak.
tidak kau juga harus makan.
lihat lah kau terlihat jelek karena terlalu kurus.
ucap ronny sambil mendorong nasi yang akan di beri kan clara untuk nya ke arah mulut clara.
tidak kau saja yang makan.
kalau kau tidak mau makan aku tidak.
mau tak mau clara pun ikut makan bersama ronny.
dan akhir nya mereka pun menikmati makan siang nya bersama sambil tertawa dan bersenda gurau layak nya sepasang ke kasih.