
Sore ini hujan lebat turun membasahi jalanan kota Bandung. Clara dan Ronny yang telah menghabiskan waktu selama dua jam lebih di perjalanan pun akhirnya tiba di kota itu.
"Sebaiknya malam ini kita menginap di hotel terdekat aja ya Ra. Soalnya hujannya lebat banget, akan berbahaya kalau kita terus berkendara." saran Ronny.
"Ya, baiklah terserah kamu aja" jawab Clara.
Akhirnya setelah beberapa saat berkendara. Ronny pun berhenti dan memakirkan mobilnya di sebuah hotel terdekat yang dapat ditemuinya di perjalanan mereka.
Karena hujan Ronny dan Clara tampak berlari keluar dari mobil menuju lobby hotel.
"Kamu tunggu disini ya Ra. Aku akan memesan kamar sebentar" ujar Ronny yang meninggalkan Clara duduk di kursi yang terdapat di lobby hotel.
"Emm baiklah" jawab Clara.
Ronny kemudian pun kemudian pergi meninggalkan Clara menuju resepsionis hotel untuk check in.
"Selamat sore Pak. Ada yang bisa kami bantu." sapa resepsionis itu.
"Saya ingin memesan kamar untuk malam ini." ujar ronny.
"Baik, untuk berapa orang dan berapa kamar Pak." tanya resepsionis itu.
"Dua... ah tidak satu kamar saja." ucap ronny berubah pikiran setelah melihat sepasang suami istri yang tampak mesra sedang check in juga di sebelahnya. Tiba-tiba saja muncul ide di kepalanya agar dapat tidur sekamar dengan Clara.
"Bapak mau pesan kamar tipe apa Pak" tanya resepsionis itu lagi.
"Berikan saja kamar terbaik yang ada di hotel ini. Dan nanti jika istri saya bertanya apakah masih ada kamar yang kosong, katakan saja kalau semua kamar di hotel ini sudah penuh. Soalnya saat ini istri saya sedang marah dan tidak ingin kami tidur di kamar yang sama." pinta Ronny.
"Baik Pak saya mengerti, Kalau begitu ini kunci kamar bapak" ucap resepsionis itu sambil menyerahkan kunci kamar nya kepada Ronny.
Ronny yang telah menerimanya pun segera menemui Clara dan membawanya menuju ke kamar hotel yang telah di pesannya.
"Masuklah."perintah Ronny.
"Ini kamar ku? tanya Clara.
"Ya, ini kamar mu dan juga kamar ku." ucap Ronny.
"Apa? Aku tidak mau tidur sekamar dengan mu. kenapa kau tidak memesankan kamar lain untuk ku?" tanya Clara dengan emosi.
"Hanya ini kamar yang tersisa Clara. Semua kamar di hotel ini telah penuh sekarang." ujar Ronny menjelaskan.
"Aku tidak percaya dengan ucapan mu."
"Kalau begitu kau boleh bertanya kepada resepsionis tang ada di bawah, apakah aku berbohong atau tidak. Saran Ronny.
"Baik, aku akan turun dan bertanya" ujar Clara yang langsung pergi menuju ke bawah.
Ronny yang melihat betapa keras kepalanya Clara hanya bisa pasrah dan mengikuti Clara turun kebawah juga.
"Maaf mbak, apa masih ada kamar kosong lainnya?" tanya Clara begitu sampai di resepsionis.
"Maaf bu, untuk saat ini semua kamar hotel kita sudah penuh." ujar resepsionis itu yang masih ingat pesan Ronny kepadanya.
"Coba di periksa sekali lagi mbak, mana tau ada kamar yang masih kosong" ujar Clara yang tidak ingin menyerah.
"Maaf sekali bu, saat ini kamar kita benar-benar sudah penuh semua."
"Benarkan aku tidak berbohong" ujar ronny.
"Tapi bagaimana kalau kita menginap saja di hotel lain."
"Tidak mungkin Ra. lihatlah hujannya lebat sekali di luar. sebaiknya sekarang kita beristirahat saja di kamar, lihat lah baju mu juga basah kau bisa sakit jika terus seperti ini" bujuk Ronny.
"Baiklah, Tapi hanya untuk hari ini saja." akhirnya Clara pun hanya bisa pasrah dan mengikuti Ronny kembali ke kamar.
"Mandilah, kau sudah tampak kedinginan sekarang."Perintah Ronny yang melihat Clara mulai kedinginan karena pakaiannya yang basah dan AC kamar yang dingin.
Tanpa berkata apa pun Clara masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya dengan air hangat. Tidak lama kemudian Clara yang selesai membersihkan tubuhnya pun keluar hanya dengan mengenakan handuk dengan model kimono yang menempel ditubuhnya.
"Aku tidak bermaksud apa-apa. Pakaian ku basah dan aku tidak membawa pakaian ganti karena kau membawa ku kemari tanpa memberitahu ku terlebih dahulu." Ujar Clara yang melihat Ronny terus saja menatapnya setelah keluar dari kamar mandi.
"Ya, tentu saja aku tahu itu. sekarang sebaiknya aku juga mandi. Aku mulai kedinginan karena pakaian ku juga basah" Ronny pun masuk kekamar mandi meninggalkan Clara yang akhirnya bisa bernapas lega.
Tidak lama kemudian sama seperti Clara, Ronny pun keluar dari kamar mandi hanya dengan mengenakan handuk kimono di tubuhnya.
"Kenapa kau tidak memakai pakaian mu juga?" tanya Clara yang saat ini sedang duduk di sofa kecil kamar itu.
"Aku sama seperti mu Clara. Aku juga tidak. membawa pakaian ganti ku saat kesini. Dan kau tenang saja aku tidak akan berbuat macam-macam pada mu" jelas Ronny.
Clara yang malu akan pertanyaannya, hanya bisa memalingkan wajahnya agar Ronny tidak dapat melihat wajahnya yang sudah memerah sekarang.
"Di mana pakaian kotor mu tadi, aku akan menyuruh pelayan hotel untuk melaundrynya." tanya Ronny.
"Masih ada di kamar mandi, sebentar aku akan mengambilnya." jawab Clara yang langsung bangkit dan mengambil pakaian kotornya.
"Apa kau lapar?" tanya ronny setelah melihat Clara muncul dengan membawa pakaian kotornya.
"Sedikit" jawab Clara.
"Baiklah kalau begitu kau ingin makan apa? Aku akan memesan makanan dan sekalian memanggil laudry kemari sekarang."
"Apa saja juga boleh" Clara yang tidak tahu ingin makan apa, membiarkan ronny memilih untuknya.
Tidak lama kemudian housekeeping pun datang membawa makanan yang ronny pesan dan mengambil pakaian kotor mereka untuk di laundry.
"Apa kau menyukai makanannya?"tanya ronny.
"Ya, ini enak"
kalau begitu habiskan lah. perintah Ronny.
Akhirnya mereka pun menghabiskan makanan mereka tanpa terlalu banyak bicara.
"Aku sudah mengantuk, aku ingin tidur sekarang. kau tidurlah di kasur, aku akan tidur di bawah." Clara pun mengambil salah satu bantal yang ada di kasur dan meletakan nya di lantai. sebenarnya saat ini dia belum mengantuk. Tetapi kalau dia tidak segera tidur, dia tidak tahu harus berbuat apa lagi karena hanya berdua bersama Ronny di kamar itu.
"Tidurlah di kasur Clara, bukankah sudah mengatakan kalau aku tidak akan berbuat macam macam pada mu." perintah Ronny.
"Walau kau tidak akan berbuat macam macam.Aku tetap tidak ingin tidur bersama mu." tegas Clara.
Ronny yang sedang tidak ingin bertengkar pun, membiarkan Clara melakukan apa pun yang dia mau.
Tidak berapa lama setelah itu, Clara yang tadinya tidak mengantuk akhirnya pun tertidur juga karena sudah terlalu lelah.