
Di belakang sekolah sudah di penuhi oleh siswa dari kubu iwabe dan dari kubu boruto, untuk melihat duel dari ke dua nya.
Boruto dan iwabe sudah berhadapan satu sama lain
Sementara shikadai, Mitsuki,dan inojin sudah sepakat bila boruto terdesak mereka akan turun tangan membantu boruto.
"Belum terlambat untuk menyesal anak walikota, bersimpuh la maka kau ku maafkan"ujar iwabe mengepalkan tangannya.
"Seharusnya aku yang bilang begitu"balas boruto dan dengan cepat mengarah kan pukulan nya ke rahang iwabe
Karena serangan mendadak dari boruto iwabe tak sempat menghindar,ia langsung terjengkang ke belakang namun serangan boruto tak berhenti sampai di situ seperti tak memberi kesempatan iwabe untuk bergerak,ia langsung menindih tubuh iwabe dan memukul dengan membabi buta
Di pukulinya wajah iwabe berkali kali, iwabe yg tersulut emosi nya langsung mencengkeram bahu boruto dan membanting nya kesamping
"Kurang ajar...!, mati kau cacing"teriak iwabe dan sekarang ia yg menindih tubuh boruto dan memukuli nya, seperti tak kenal ampun iwabe terus memukulinya
Melihat boruto terdesak, shikadai langsung pergi menghampiri boruto dan di susul inojin Mitsuki dan seluruh teman sekelas nya
Shikadai langsung menerjang kepala iwabe sehingga iwabe terpental, sehingga boruto Terbebas dari tindihan tubuh besar nya.
Melihat teman boruto ikut campur, kelompok iwabe yg di pimpin shinki langsung masuk dan menyerang rombongan shikadai
Sehingga terjadi tawuran antar kedua kelompok itu.
"Hentikan!!!!"teriak seseorang yang baru datang.
Ternyata itu adalah guru konohamaru dan tampak sarada,choco dan perempuan satu kelas boruto di belakangn, rupanya mereka melapor kan Kejadian itu pada guru konohamaru.
Skip
Boruto dan kawan kawan nya baru keluar dari ruang kantor, sementara rombongan iwabe masih di dalam, di interogasi oleh para guru, karena selain perkelahian tadi iwabe dan rombongannya sering bolos dan berkelahi dgn anak sekolah lain sehingga membuat malu nama sekolah.
"Kau nggak papa bor?"tanya shikadai, mereka sekarang sedang berjalan menuju kelas
"Nggak papa,tapi terima kasih karena kalian semua membantu ku tadi"jawab boruto
"Woles kali bor,kami tak mungkin diam saja melihat teman kami kesulitan"ujar inojin di iya kan yg lain
"Kalian memang ter the best lah,nanti istirahat aku traktir kalian semua"ujar boruto
Setelah sampai di kelas nampak sarada dan perempuan lain nya sedang membicarakan masalah tadi
Melihat boruto datang, sarada langsung bangkit dari duduk dan menghampiri boruto.
"Sini ikut"bentak sarada dan menarik lengan boruto
"Jangan banyak tanya, ikut saja"
Sarada membawa boruto keluar kelas
"Mau di bawa kemana tu si boruto?"tanya inojin
"Paling mau di omelin"ucap shikadai
mereka pun duduk di kelas merenggangkan otot otot yang tegang karena sehabis berkelahi tadi.
Sarada ternyata membawa boruto ke atap
"Kau kenapa berkelahi bor? kalau kau tadi kenapa-kenapa bagaimana,kau tak tau betapa cemas nya aku melihat kau babak belur tadi"omel sarada setelah sampai di atap
Boruto hanya diam mendengar sarada meluapkan kekesalannya,dan tersenyum karena suara sarada terkesan lucu saat marah marah.
"Maaf"ucap boruto setelah sarada selesai marah
"Sudah, sekarang obati lukamu itu, wajah mu sudah seperti rujak kau tau "ucap sarada mencubit wajah boruto yg memar.
"Kenapa tak kau saja yang obatin"goda boruto tersenyum.
"A..~paa..,Ken..kenapa harus aku?"ucap sarada kaget, wajah nya memerah.
"Ya, soalnya tangan ku masih sakit ni,tak bisa ngobatin sendiri,aduhh sakit nya"ucap boruto,pura pura sakit.
"Nggak"tolak sarada
"Ayo la sarada,aduhh,sakit sekali ini sumpah"
"Aku tak bawa obat boruto"elak sarada.
"Kalau begitu kau tunggu di sini aku beli obat nya, tunggu ya jangan ke mana mana"ucap boruto dan berlari menuruni tangga, menuju kantin.
Sarada hanya bengong melihat tingkah boruto.
"Katanya tadi sakit..kok?"gumam sarada dalam hati.
Bersambung......
#jangan lupa like, komen, rate and vote ya 😉
#salam