Borusara: School of Life

Borusara: School of Life
episode 57



"sarada siapa cowok yang menjemput mu itu?, kenapa bukan boruto yang menjemput?"tanya sakura pada putrinya yang sedang memakai dasi,dan tentu saja cowok yang dimaksud adalah kawaki yang datang menjemput sarada.


sakura heran karena bukan boruto yang menjemput sarada,malah lelaki lainnya, bukan nya boruto dan sarada pacaran?


"bukan siapa-siapa ma..?, nggak usah di pikirkan..,aku berangkat ya?"ucap sarada pergi setelah mencium perut ibunya yang sedang mengandung adiknya.


sakura Hanya diam, memandangi punggung putrinya yang berlalu pergi,ia tidak bisa ikut campur terlalu jauh dengan urusan pribadi putrinya itu.


_______________


di sekolah tampak boruto yang duduk lesu di bangku nya, tubuhnya tersandar ke meja dengan mata menatap kosong ke depan, dari kemarin ia tidak bersemangat,hal itu membuat Shikadai,inojin dan Mitsuki heran dengan perubahan sikap boruto.


"boruto kenapa kau murung begitu, hari secerah ini kau masih lesu begitu, mana semangat mu itu?"ujar Shikadai


boruto hanya diam,ia sama sekali tidak menggubris omongan Shikadai, atau ia memang tidak mendengar nya, karena batinnya sekarang sedang tertekan dengan apa yang terjadi.


tapi tidak lama kemudian bukan hanya boruto yang kaget bahkan seisi kelas pun terkejut, karena kawaki masuk ke kelas dengan merangkul pundak sarada yang hanya bisa diam dan sekilas melihat ke arah boruto.


boruto tampak tak percaya dengan yang dilihatnya, mata birunya membulat sempurna, seperti melihat kiamat di depan mata, boruto terdiam, hatinya menolak dengan apa yang ia saksikan ini.


"boruto..,kau yang memukul nya atau kami yang akan memukul murid baru sok keren itu"ujar mitsuki geram,ia tidak tahan melihat pemandangan itu yang pasti membuat boruto sakit hati.


boruto diam sejenak, setelah menghela nafas ia pun menyuruh Mitsuki tenang.


"boruto apa apaan kau ini, dia seenaknya saja merangkul pacar orang seperti itu"ujar inojin tidak kalah panas


"aku dan sarada sudah tidak ada hubungan.."


kalimat itu membuat seisi kelas kaget, terutama choco yang merupakan teman baik sarada,ia tau betul bahwa sarada sangat mencintai boruto.


"ada apa Dengan mu sarada?"batin choco


"apapun yang dilakukan nya (sarada) setelah ini.. bukan urusan ku lagi"ucap boruto datar.


sarada juga terdiam mendengar nya,ia tau jika itu akan terjadi tapi ia juga merasa hancur bila mendengar nya langsung dari boruto.


"aku mengerti sekarang kenapa kemaren boruto seperti orang linglung, pasti karena ini"ucap sumire dalam hati matanya tajam menatap ke arah sarada


"itu benar.."ucap kawaki memecah keheningan kelas


"sarada sekarang adalah pacar ku, dan terimakasih boruto..,kau tampak nya menerima hubungan kami"sambung kawaki memandang ke arah boruto


"kurang ajar kau.."ucap shikadai hendak menyerang kawaki namun boruto mencegahnya.


"hentikan shikadai!!.."teriak boruto tegas


"tapi..."


"jangan lakukan hal konyol, jangan buang tenaga mu untuk hal yang konyol ini"ucap boruto,ia sudah tidak peduli lagi,tak peduli lagi dengan cintanya tak peduli lagi dengan kenangan dan apapun yang menyangkut dengan sarada.


cintanya kini telah berubah menjadi kebencian


"aku sudah tidak peduli lagi, apa pun yang kau lakukan bersama nya bukan urusan ku"ucap boruto pada kawaki


sarada terkejut dengan ucapan boruto, kakinya lemas, matanya tampak berlinang,ia hanya bisa menunduk menyembunyikan semua itu


"sarada.."panggil boruto


sarada mengangkat wajahnya dan melihat kearah boruto


"jangan masuk ke kehidupan ku lagi"


bersambung....