Borusara: School of Life

Borusara: School of Life
episode 29



borusara terkejut melihat ayah dan papa nya, mereka tak percaya kalau mereka berdua datang untuk menjenguk boruto


melihat sarada yg sedang mencubit boruto, Naruto dan Sasuke saling memandang dan tersenyum penuh arti


"besanan kita"gumam Naruto pada Sasuke dalam hati


"yoi.."bagaikan punya Indra ke enam mereka berdua bicara melalui telepati


sarada langsung mengambil kembali kaca mata nya dan duduk seolah olah tak terjadi apa-apa


"papa ngapain ke sini"ujar sarada yg merasa terganggu dengan kedatangan Sasuke


"lah.. biasanya kau selalu ngambek kalau papa jarang menemui mu tapi kenapa sekarang berubah"ujar Sasuke dan meletakkan buah-buahan yg ia bawa ke atas meja


"kau seperti tak tau anak muda saja Sasuke"ujar Naruto dan memukul pelan dada boruto


"aduh,...sakit yah"ringis boruto kesakitan


"aduhh..lemah banget kamu ni boruto,ayah dulu jatuh dari pohon setinggi 20 meter,nggak selebay kamu sakit nya"ujar Naruto duduk di sofa


"wah..hebat sekali paman jatuh dari ketinggian 20 meter nggak kenapa napa"ujar sarada


"iyalah, karena di bawahnya air"ujar Naruto mengambil buah yg di bawa Sasuke tadi dan memakannya


sarada Hanya termangu mendengar lelucon yg di sampaikan Naruto tadi


"cringe banget..."gumam sarada


melihat Naruto memakan buah nya,Sasuke langsung mengambil nya kembali


"ini untuk boruto bukan untuk mu"ujar Sasuke dan menyumpal buah apel pada boruto


boruto langsung tercekik, karena buah apel segede gaban di sumpal ke mulutnya


sementara Naruto dan Sasuke masih ribut sendiri


cklek~


pintu terbuka


dan masuklah Hinata dan sakura, melihat anak nya yg tercekik buahan hinata langsung menghampiri boruto


dan memukul punggung nya, sehingga apel tadi dapat di keluarkan


"ayah dan anak sama saja"gumam boruto dalam hati


Hinata langsung berdiri dan menatap Naruto dan Sasuke dengan wajah marah


"kenapa anak ku jadi seperti ini haa!"bentak hinata


Naruto terdiam, sementara sakura langsung menjewer telinga suami nya


kamar yg semula sepi menjadi ribut karena dua pasutri itu


"jadi begini bertengkar nya suami istri"gumam sarada tersenyum melihat tingkah mereka


dan melirik boruto,yg sedang minum air


sadar di perhatikan oleh sarada, boruto langsung menoleh


"ada apa?"


"ehh..Ng..ngak apa apa"ujar sarada dan membuang muka, karena ia tak mau wajah merah padam nya di lihat oleh boruto


skip~


pagi hari itu udara sangat sejuk, bunga bermekaran di perkarangan rumah dan tampak setetes air yg menggelantung di ujung daun menandakan udara saat itu sangat segar


di sekolah sma Konoha tampak tiga pemuda yg berdiri di depan kelas, pemuda itu tak lain adalah shika, ino, mitsu yg sedang du di hukum berdiri di depan kelas, kalian juga pasti sudah tau kan.., karena tidak membuat pr


"kau sih dai..,ku ajak buat pr pagi tadi tak mau"ujar inojin merasa bosan selalu berdiri di depan kelas


"bukan nya nggak mau jin, semenjak nggak ada boruto ni..., tidur tidak nenyak,makan nggak kenyang,rank ku pun turun..."ujar shikadai


"bukan nya...ini sudah 2 bulan, boruto tidak sekolah"ujar mitsuki


"betul.. sudah rindu gua ama tu anak"ucap inojin


tiba tiba ada yg memukul kepala mereka


"aduhh... siapa sih...berani nya"ucap inojin emosi


mereka pun terkejut bukan main karena orang yang memukul kepala mereka adalah orang yang mereka bicarakan tadi


"boruto..."ucap mereka bersama dan merangkul teman nya itu


"wah kau sudah bisa sekolah ya, syukurlah"ujar shikadai menepuk pundak boruto


"ya begitulah,bisa kalian lihat sendiri aku masih belum bisa berjalan dengan normal, harus pakai tongkat ini dulu"ujar boruto menunjukkan tongkat yg ia pakai memukul kepala mereka tadi


dan di belakang boruto nampak sarada yg sedang berlari dan di tangan nya ada sebuah bungkusan yang pasti nya itu bekal makanan


"boruto kau lupa dengan bekal mu"ujar sarada


"ohh maaf..,aku terlalu bersemangat tadi, jadi nya lupa dengan bekal"ucap boruto mengambil bekal itu


"kalian berdua berangkat bersama ya"tanya Mitsuki


"ohh.."


"sudah ayo masuk kelas...aku sudah rindu dengan suasana kelas kita"ujar boruto


"kami di hukum bor, nggak boleh masuk ama guru konohamaru"ujar inojin


"lahh... kalian ini dari dulu nggak berubah rubah ya.."ujar boruto sok menasehati


sarada langsung mencubit wajah boruto


"kau pun tak ada bedanya, sudah cepat masuk.. hati hati nanti jatuh"ujar sarada memegangi boruto


"gua masuk dulu ya, selamat berdiri"ucap boruto dan masuk ke dalam kelas


"cih.. baru masuk aja sudah buat aku emosi lagi aja tuh bocah"ujar inojin


"tapi akhirnya anggota kita lengkap lagi"ujar Mitsuki


di dalam kelas seluruh murid langsung bersorak gembira dengan kedatangan boruto, mereka sudah lama menunggu boruto pulih kembali


guru konohamaru langsung menghampiri boruto dan sarada


"boruto..,kamu sudah sembuh?"tanya konohamaru


"ya begitulah pak..,belum sembuh benar sih,.. tapi karena sudah lama belajar di rumah terus, jadi rindu ingin belajar lagi di kelas seperti biasa"ujar boruto,yg alasan sebenarnya adalah tak tahan selalu di ajari oleh ibunya yg tegas di rumah


sarada Hanya diam mendengar bualan pacar nya itu


"kalau begitu ayo duduk,biar bapak bantu"ujar Konohamaru dan membantu boruto ke tempat duduk nya


pelajaran pun di mulai, boruto merasa senang akhirnya dapat kembali duduk di kursi nya


"sudah lama kau tak ku duduki"gumam boruto dalam hati dan mengelus kursi nya itu


skip~


pelajaran telah usai,dan sudah memasuki jam istirahat


murid di kelas sebelas ipa Masih di kelas, mereka masih merasa senang karena boruto sudah kembali ke sekolah


"boruto... hebat juga kau masih hidup sampai kini"ujar denki bercanda


"sembarangan aja mulut mu"ujar wasabi


"ya maaf hanya bercanda doang"


sarada sedang keluar untuk membeli minuman penyegar untuk boruto


"boruto..kau sudah sehat rupanya"ujar sumire tersenyum


"ya..,itu pun juga berkat bantuan mu juga ketua kelas"ucap boruto tersenyum pula


karena jam pelajaran sudah mau habis, murid di kelas itu pun langsung ke kantin untuk makan, setelah itu baru mereka menanyakan banyak hal lagi pada boruto


di kelas hanya tinggal boruto,shika, ino, mitsu dan ketua kelas/Sumire, sementara sarada masih di kantin


"kau tidak makan ketua kelas?"tanya shikadai


"tidak..,aku sudah makan tadi"ujar sumire


sementara boruto tampak sibuk melilit kan perban kaki nya yg terlepas, mungkin karena ia terlalu banyak bergerak


"kenapa bor?"tanya shikadai melihat boruto kebingungan memasang perban itu


"ini perban pakai acara terlepas pula"ujar boruto


sumire yg pernah ikut palang merah Indonesia, langsung membantu boruto memasang perban itu


"ehh ketua kelas, nggak usah biar aku bisa sendiri"ucap boruto tak enak


"jangan sungkan, aku sudah paham cara memasang perban kayak begini.. jadi diam lah sebentar"ujar sumire dengan luhai tangan nya melilit kan perban itu


"selesai..."ujar sumire


"terimakasih ketua kelas,kau sudah sangat banyak membantu ku"ujar boruto tersenyum


sumire baru sadar kalau di alis boruto ada bekas jahitan


"ini di jahit ya bor?"tanya sumire memegang alis boruto


boruto kaget dengan perlakuan sumire, apalagi ini, Shika,mitsu yg hanya terbengong melihat kehokian boruto


"kalau begini aku juga mau kecelakaan,biar banyak cewek yang perhatiin "bisik mereka bertiga


sarada yg baru pulang dari kantin, terkejut bukan main melihat adegan itu


"boruto..."


bersambung.......


#jangan lupa, like, komen, rate and vote ya 😉


#salam