Borusara: School of Life

Borusara: School of Life
episode 25



dengan langkah terburu-buru beberapa remaja yg memakai seragam sekolah menuju ke arah petugas rumah sakit


"permisi"


"ya ada yg bisa saya bantu dek?"ucap perawat wanita yg menjaga tempat pendaftaran pasien


"apa ada korban kecelakaan yg di bawa ke sini?"tanya shikadai


"ohh.. korban kecelakaan pagi tadi ya?"


"ya benar"


"pasien sedang di tangani dokter di ruang IGD"


mendengar itu sarada langsung berlari ke ruang IGD,ia tau betul seluk beluk rumah sakit itu karena dari kecil ia sering di ajak sakura ke rumah sakit ini


melihat sarada pergi duluan, yang lain pun ikut menyusul


tampak di depan ruang IGD Temari, guru shino dan guru iruka yg sedang menenangkan Hinata yang tampak sedang menangis


melihat sarada dan yg lain datang guru shino langsung memarahi mereka


"kenapa kalian ke sini,kan sudah di bilang tetap di sekolah biar kami para guru yg mengurusi masalah ini"ujar shino sedikit tegas


"kami tak bisa menutup mata saja, saat teman kami terkena musibah"ujar mitsuki


"betul,kami ingin tau keadaan boruto"sambung inojin


"betul itu pak.. boruto adalah teman kami,kami sangat mengkhawatirkannya"ujar shikadai pula


"bapak paham perasaan kalian tapi kalian sudah melanggar peraturan sekolah dengan pergi tanpa izin"ujar guru shino


"pak... bukan kah bapak yg pernah bilang, orang yang melanggar peraturan adalah sampah tapi orang yg mengabaikan teman mereka lebih buruk dari pada sampah"ujar shikadai


mendengar ucapan shikadai, guru shino tak punya pilihan lain selain membiarkan mereka melihat keadaan boruto


melihat sarada dan kawan kawan boruto datang Hinata langsung berdiri dan memeluk sarada


"bagaimana keadaan boruto bu?"tanya shikadai pada ibunya


"ibu dan yg lain juga belum tau, dokter masih belum keluar dari ruangan"ujar Temari tenang


sementara sarada tampak menangis dalam pelukan Hinata


"boruto akan baik baik saja kan bi, boruto..hiks hiks... boruto..akan baik saja kan?"tangis sarada


"boruto.. pasti akan baik baik dia anak yg kuat, kita harus yakin, dia akan baik baik saja"ujar Hinata yg menenangkan sarada, pada hal dia juga sedih dan tampak air mata yang mengalir lepas dari mata nya


saat semuanya sedang tenggelam dalam kecemasan memikirkan keadaan boruto, tiba tiba nampak Naruto yg datang dengan masih memakai seragam dinas dan di kawal oleh dua polisi


Naruto di telpon oleh Temari bahwa boruto mengalami kecelakaan, Naruto awalnya ada pertemuan dengan walikota sunagakure tapi mendengar kabar dari Temari pertemuan itu langsung di tunda nya


"sudah jangan cemas, boruto itu anak yg kuat dia pasti akan baik baik saja"ujar Naruto


tiba-tiba dokter keluar dari ruangan IGD, dokter itu tak lain dan tak bukan adalah sakura


sarada langsung menemui mamanya dengan air mata yang masih mengalir di pipi


"bagaimana keadaan boruto ma...?"tanya sarada dengan cemas


sakura tak tega melihat anaknya menangis seperti itu, betapa anaknya sangat mencemaskan keadaan boruto


"sakura bagaimana keadaan boruto?"tanya Hinata


"tenang lah semua, boruto.. dia mengalami patah tulang paha,dan kehilangan banyak darah karena kecelakaan itu, kita harus cepat cepat mendapatkan golongan darah O untuk memulihkan keadaan boruto dengan cepat, rumah sakit hanya memiliki dua kantong darah O sementara kita memerlukan empat kantong lagi"terang sakura


"ambil saja darah ku untuk memulihkan keadaan boruto ma"ujar sarada tiba tiba


sakura tersenyum melihat kekhawatiran putri nya


"nak, golongan darah mu B,tak bisa untuk di donorkan pada boruto"ujar sakura mengelus kepala putri nya


"pakai darah ku saja sakura, golongan darah ku O"ujar Naruto


"baiklah,tapi paling banyak kita hanya bisa mengambil dua kantong darah dari orang dewasa seperti mu Naruto, berarti Kita perlu dua kantong darah lagi"ujar sakura


mendengar itu inojin langsung menyela


"maaf bi, darah ku juga O apa boleh aku mendonor kan nya pada boruto"ujar inojin mengangkat tangan


"sebenarnya umur mu masih belum cukup untuk ikut mendonor kan darah tapi karena ini darurat, baiklah kita juga bisa menggunakan darah mu,tapi hanya boleh satu kantung darah saja"ujar sakura


"berarti Kita perlu satu kantung lagi"sambung sakura


mereka semua diam, karena tak ada lagi diantara mereka yang memiliki golongan darah O dan pendonoran itu harus di lakukan secepatnya


di saat mereka kebingungan tiba tiba ada yg datang


"darah ku golongan nya O,apa boleh aku mendonor kan nya?"


semua menoleh ke arah suara itu dan tampak seorang remaja berambut ungu yg memakai seragam sekolah


"ketuaaa...kelaaass..."


bersambung........


#jangan lupa, like, komen, rate, and vote ya 😉


#salam