
sarada sedang berbaring di kamarnya, sepulang dari sekolah tadi ia tak keluar dari kamar,hal itu membuat sakura khawatir
"kenapa tu anak?,.. biasanya pulang sekolah langsung ke dapur cari makan,tapi kok?.."gumam sakura iapun segera pergi ke kamar sarada.
"sarada..,kamu nggak papa kan"panggil sakura mengetuk pintu kamar
"nak.."panggil sakura lagi,tapi tak ada jawaban sama sekali dari sarada
sakura kemudian mencoba membuka pintu kamar
"ehh..? tumben nggak di kunci"
sakura masuk dan melihat sarada yg sedang tidur dan masih memakai seragam sekolah
"ya ampun sarada, kenapa belum ganti baju sih"ucap sakura dan mencoba membangun sarada.
"ya Tuhan, badan mu panas banget nak,kamu demam kayak nya nih.., sebentar ibu ambil kompres dulu"sakura bergegas keluar kamar
setelah di kompres dan mengganti pakaian sarada, sakura langsung menelpon rumah sakit tempat nya berkerja.
"halo,sizune.."
"oh ya dok,ada apa?"jawab sizune di telpon, sizune adalah koas di rumah sakit tempat sakura berkerja
"ini tolong kamu ambil obat x, obat y,dan sirup c di ruangan saya,bawa ke rumah saya ya"
"baik dok,tapi siapa yg sakit ya dok..?"
"ini sarada demam"
"dek sarada demam?,baik dok...,saya akan segera ambil obat nya dan ke rumah dokter"ucap sizune
sizune memang sudah kenal dengan sarada, karena sarada sering ke rumah sakit membawa makanan untuk sakura
"terimakasih ya sizune, maaf merepotkan"
"sama sama dok, tidak masalah"
sakura pun mematikan telpon nya.
skip
setelah di beri obat sarada pun kembali tidur karena kepalanya sangat pusing.
"kelihatan nya besok kamu nggak bisa sekolah nak"ucap sakura tangan nya mengelus puncak kepala anak nya.
keesokan harinya
"apa bi?sarada demam"ucap boruto kaget, rencana nya boruto hendak menjemput sarada untuk pergi sekolah.
"iya, dari pulang sekolah kemarin badan nya panas"ucap sakura
"boleh saya melihat sarada bi"pinta boruto pada sakura
"boleh,ayo ikut bibi"ucap sakura dan membawa boruto ke kamar sarada
nampak sarada masih tidur, wajah nya pucat sejak kemarin, karena tak berselera tuk makan, hanya bisa minum air putih saja.
"nak ayo bangun, lihat ada boruto menjenguk mu"panggil sakura lembut.
perlahan sarada membuka matanya yg sayu dan melihat ibunya dan boruto.
"kelihatan nya mereka berdua ada masalah"gumam sakura dalam hati
"baiklah boruto bibi mau ke dapur, tolong jaga sarada sebentar ya"ucap sakura
"baik bi"
sakura pun keluar dan menutup pintu kamar
kini hanya tinggal boruto dan sarada
"kamu kenapa sampai demam kayak gini sar, pasti gara gara kebanyakan belajar sampai sampai kepala mu panas"ucap boruto
sarada hanya diam tak menjawab pertanyaan boruto, matanya masih berpaling ke arah lain
melihat sarada acuh terhadap nya,boruto Langsung memegang pipi sarada dengan kedua tangan nya dan di arah kan menghadap ke wajah nya.
"lo kenapa sih sar, dari kemarin cuek banget"ucap boruto tangannya masih memegang kedua pipi sarada
wajah yg pucat tadi mendadak merah padam karena tindakan boruto, jantung sarada berdegup kencang
namun ia langsung Sadar dan menepis tangan boruto.
"apa..a..an sih,aku nggak papa"ucap sarada
"lalu kenapa dari kemarin jutek banget sama gua"ucap boruto
"kapan aku cuek, perasaan biasa aja"
"semenjak aku mencontek di kelas kemarin, kemudian kau...eh tunggu dulu...,"ucap boruto yg baru sadar maksud sarada kemarin saat pulang sekolah membawa nama sumire,ia baru sadar kalau sarada cemburu dengan sumire.
"kau cemburu sama sumire kan sarada"ucap boruto dengan senyum devil nya
sarada terkejut dengan ucapan boruto
"a..apa..,tuk apa aku.. cemburu"ucap sarada matanya tak kuasa menatap boruto yg sedang tersenyum
"ya..,tapi aku minta maaf kalau kau memang cemburu wajar sih, karena gue kan ganteng pasti banyak cewek yang dekatin,tapi tenang pasti tak kan kuladeni mereka"ucap boruto menggoda sarada
"kau dekatin cewek lain pun tak kan masalah buat gue"ucap sarada matanya masih menatap ke arah lain
"tapi itu jadi masalah buat ku"ucap boruto
"kenapa begitu?"tanya sarada menatap boruto
"karena..., karena aku hanya mencintai mu sarada"ucap boruto memandang mata sarada.
sarada terkejut dengan ucapan boruto,dia tak mampu bersuara, hati nya Sekarang tak karuan, antara senang atau sangat senang, karena boruto juga mencintai nya.
"apa,apa yg kau ucapkan boruto?.."ucap sarada memastikan
"dasar....,sini"ucap boruto dan mencium kening sarada.
"aku mencintaimu sarada"
bersambung....
#jangan lupa like, komen, rate and vote ya 😉
#salam