Borusara: School of Life

Borusara: School of Life
episode 43



boruto di buat pusing tujuh keliling,bagi nya lebih mudah untuk menyelesaikan soal rumus matematika Al jabar dari pada memahami cewek saat sedang ngambek


"yaudah deh, karena hp ku sudah ketemu aku pergi dulu ya"ujar boruto matanya melirik sarada


namun bukan nya di cegah sarada malah tak bergeming seakan membiarkan boruto mau pergi atau tidak bahkan menoleh ke boruto pun tidak.


"heran biasanya di umpan kayak gini, langsung kena"gumam boruto menggaruk kepalanya yang tidak gatal


sarada tetap dengan posisi nya membelakangi boruto, dengan tangan yg di lipat.


"bolt, bodoh...,aku tak kan mungkin kena lagi dengan jebakan seperti itu"batin sarada


namun sarada terkejut karena boruto tiba tiba memeluk nya dari belakang dan menyandarkan kepalanya ke bahu sarada


"bolt...lepas ahh.."ucap sarada sedikit memberontak


"tidak akan kulepas..., sampai kau mau bicara pada ku aku tak kan melepaskan nya"ucap boruto mempererat pelukannya


sarada memerah karena pelukan boruto semakin erat.


"Jangan marah lagi sald.."bisik boruto ke telinga sarada


hembusan nafas boruto sangat terasa di telinga dan leher sarada, membuat nya semakin memerah.


"aku...,aku hanya Takut kau di rebut orang lain"ucap sarada pelan, cara yg di lakukan boruto mampu meredam emosi sarada


boruto perlahan membalikkan tubuh sarada, sehingga sekarang mereka saling bertatapan


"sald...., sekarang kau lihat ke dalam mataku"ucap boruto memegang pipi sarada


sarada pun melihat bola mata biru itu yg ia kagumi sejak dulu,dan ia melihat pantulan wajah nya di mata boruto


"aku..?"


"benar..."ucap boruto tersenyum


"dan sampai kapan pun hanya ada kamu di mataku, bahkan dari mata malah kamu sudah sampai di hati ku sald"ucap boruto memandang wajah sarada


sarada terdiam dengan ucapan boruto, matanya berkaca-kaca, mendengar ucapan boruto tadi, setetes air turun dari mata hitam nya.


"Lo Lo, jangan nangis dong," ucap boruto mengusap air mata sarada


sarada pun memeluk erat boruto


"sanaro.., kau sangat tau bagaimana membuat ku malu"ucap sarada membenamkan dirinya ke pelukan boruto


____________


boruto sekarang sedang menonton TV di kediaman uchiha, karena hari itu hari Minggu, dan boruto masuk kerja jam 4 sore sampai jam 9 malam, jadi masih banyak waktu untuk bersantai


sementara sarada di depan rumah menyirami tanaman mama nya.


"masih ada 5 jam lagi sebelum masuk kerja"ucap boruto melihat jam di hp nya


sementara sarada sudah masuk ke dalam rumah dan duduk di samping boruto


"sald, paman Sasuke dan bibi sakura belom pulang juga?"tanya boruto


"belom.., baru juga kemarin mereka pergi,masih lama lah pulang nya"jawab sarada mengambil remote dan mengganti channel TV


"hei jangan diganti dong,lagi seru nya tadi"ucap boruto hendak mengambil kembali remote tadi


"ahh...tak ada manfaatnya nonton kartun terus, lebih baik nonton acara yg lebih bermanfaat"ucap sarada mengganti channel ke acara lomba cerdas cermat


"dasar kutu buku"ucap boruto Pelan


"apa kau bilang..."ucap sarada menatap tajam ke arah boruto


boruto langsung menutup wajahnya dengan majalah yg ada di sana, karena tatapan mata sarada sangat menakutkan bila di lihat langsung


__________


tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul tiga sore, boruto pun hendak pulang ke rumah nya untuk siap siap karena jam empat nanti ia akan kerja paruh waktu nya.


sarada menatap boruto dengan kecewa karena ia ingin lebih lama lagi Boruto di sana


melihat itu boruto langsung menggoda sarada


"jangan pakai ekspresi wajah istri yg kesepian kayak gitu dong"goda boruto


"diam..."teriak sarada, pipinya memerah karena di sebut istri oleh boruto.


boruto tertawa melihat tingkah sarada


ia pun mengusap kepala sarada


"jangan khawatir..,aku hanya milikmu"


bersambung.........