
"hooaamm...."boruto menguap panjang di kelas.
hari itu pelajaran di tiadakan karena hari itu diadakan acara memperingati hari guru di sekolah
di kelas boruto tidak sendirian,ada sahabat sahabat setia nya yg tampak sedang tertidur,siapa lagi kalau bukan ino,shika,mitsu
boruto melihat di sekeliling nya,dan mendengar suara riuh di lapangan.
boruto melangkah ke jendela untuk melihat acara yang sedang berlangsung di lapangan
"hari guru ya...., membosankan"gumam boruto
ia pun mengeluarkan handphone dari saku celananya
"waktu ini lah yg tepat untuk push rank"ujar boruto
baru saja hendak main game, tiba tiba ponsel nya berdering
"aduhh...siapa sih yang nelpon, baru juga mau main"keluh boruto
"sarada??..."ternyata yg menelpon adalah sarada
boruto segera mengangkat nya
"ia sald...ada apa ya?"
"bolt..kamu di mana sih, acara sudah di mulai dari tadi"ujar sarada di telpon dan terdengar suara ribut di sekitar sarada
"ahh...ya aku sedang di kelas ni,bentar lagi mau ke sana kok, tunggu ya"
"cepetan.."
"oke salad ku.."ujar boruto dan menutup telponnya
boruto segera memasukkan ponselnya ke saku,dan buru buru pergi ke lapangan, sedang kan ino,shika,mitsu masih terlelap tidur
boruto sampai di lapangan,dan nampak para guru dan siswa berkumpul di lapangan, sehingga boruto kesulitan mencari keberadaan sarada
"di mana si salad"
sibuk mencari keberadaan sarada, boruto terkejut melihat sarada yg sedang di rangkul oleh choco
boruto segera menghampiri mereka
"ada apa ni cho?"tanya boruto segera merangkul sarada yg pingsan, wajah nya pun tampak pucat
"gak tau, tiba tiba saja ni anak pingsan,tapi dari pagi tadi memang tampak dia pucat "ujar choco
boruto pun mengendong sarada di punggung nya
"aku antar sarada ke uks"ujar boruto dan membawa sarada pergi dari lapangan
______________________
sarada perlahan membuka matanya,ia berusaha bangkit namun ia tak mampu karena tubuhnya sangat lemas untuk bangun
sarada baru sadar ada yg menggenggam tangan nya,ia pun menoleh
"Boruto?"ujar sarada melihat boruto yg tertidur di samping nya
ia baru ingat,ia tadi pingsan di lapangan,memang hari ini sarada kurang enak badan, namun ia paksakan untuk sekolah
"kau sudah bangun sald?, bagaimana ada yg sakit tidak, atau terasa pusing?"tanya boruto cemas dan menempalkan tangan nya ke kening sarada
"tidak..aku hanya pusing sedikit"ujar sarada
"Jangan bohong sald, wajah mu pucat banget tau, badan mu juga panas"ujar boruto
boruto segera mengambil mengompres sarada dan membuat teh hangat
sarada tersenyum melihat boruto begitu mengkhawatirkan kan nya
"kenapa kamu tersenyum sald?"tanya boruto meletakkan teh di atas meja
"nggak aku cuma kepikiran, kemarin kau yg masuk ke uks, sekarang aku masuk ke uks juga, seperti bergilir gitu"ujar sarada
"hmmm...iya ya kalo di pikir lucu juga,"ujar boruto duduk di samping sarada
"Tapi sald.., kalau kau tidak enak badan kenapa maksain diri ke sekolah"tanya boruto
"memangnya gak boleh?"
"jelas lah..., kalau kau sakit nanti bagaimana"
"ya...aku..ke sekolah karena ingin bertemu dengan mu"ujar sarada malu malu
boruto langsung tak bisa berkata apa-apa, hati nya gak karuan, rasanya ingin ia melompat lompat Sekarang
"ohh gitu.."Ucap boruto berusaha bersikap tenang
"kok cuman ohh gitu sih..."ujar sarada kesal
"terus aku harus bagaimana?..."
"au ahh.., boruto bodoh..."ujar sarada memalingkan wajahnya
melihat sarada yg ngambek begitu boruto segera memeluk sarada
sarada terkejut dengan yg di lakukan boruto
"terimakasih"gumam boruto
sarada pun membalas pelukan boruto
sarada merasa nyaman berada di pelukan boruto, karena pelukan boruto mengingat kan sarada pada ayah nya, karena boruto dan Sasuke mempunyai kebiasaan suka mencium rambut bila memeluk sarada
"ehmm..."
Borusara terkejut mendengar suara deheman itu, kontan mereka menoleh ke sumber suara itu
ternyata itu adalah choco,dan perempuan kelas boruto
"hargain dikit dong yg jomblo"
bersambung..........
#jangan lupa like, komen,vote ya 😉
#selamat menunaikan ibadah puasa.
#salam