Borusara: School of Life

Borusara: School of Life
episode 23



sarada masih tak percaya bahwa foto nya di pajang oleh boruto seperti itu


"ehh... tunggu dulu, kalau foto ku di pajang seperti itu berarti...."


"berarti bibi dan hima tau hubungan ku dengan bolt"gumam sarada dalam hati


muka nya memerah karena malu, apa bila memang benar Hinata dan Himawari sudah tau


sedang tenggelam dlm pikiran nya sendiri, sarada di kejutkan dengan dengkuran keras boruto yg sedang tidur


"astaga...bolt"gumam sarada dalam hati dan menutup mulutnya dengan tangan karena menahan tawa


ia tak menyangka boruto yg kelihatan keren Waktu bangun ternyata sangat kocak saat tidur


perlahan sarada mendekati boruto yg sedang tidur, dan dengan pelan menggoyang kan kaki boruto


"bolt... bangun..."


"booolt bangun...."


"ooyy... rambut pisang bangun"


lelah karena tak bisa membangun kan boruto sarada baru ingat dengan air yg di berikan Hinata tadi


sarada mengambil air yg ia taruh di atas nakas


"kalau tak bangun juga, kelewatan ni bocah"ujar sarada mencelupkan jari nya ke dalam air dan mencipratkan nya ke wajah boruto


namun itu pun tak mempan untuk membangun kan boruto yg tidur seperti orang mati


"aduhh gak bangun juga"ujar sarada duduk di ranjang boruto karena tak tau dengan apa lagi untuk membangun kan nya


"sarada.. sarada..."igau boruto


sarada membelakan mata nya,ia langsung menoleh ke arah boruto


"heh?..ku pikir sudah bangun"gumam sarada cemberut


namun keisengan muncul di pikiran nya.


"ku kerjain ah"


sarada mencari alat tulis atau apapun itu di meja belajar boruto,dan ia mengambil spidol yg ada di sana


"waktunya berkreasi"ujar sarada tersenyum jahat


sarada pun mendekati boruto dan memulai aksinya menjadi kan boruto sebagai obyek karya seni nya


sarada sangat berhati-hati dlm mencoret wajah boruto takut apabila nanti ia bangun


niat yang semula membangun kan boruto malah menjadi ajang kejahilan sarada


sementara hujan di luar masih deras dan belum ada tanda-tanda mau berhenti


"hihihi.. selesai sudah"gumam sarada dalam hati menahan tawa


ia pun mengeluarkan ponsel dari kantung celananya


"sayang kalau seni ku ini tak di abadikan"ujar sarada dan mulai memotret boruto tak hanya sekali tapi berkali kali ia mengambil gambar boruto


puas memotret boruto sarada pun keluar dari kamar,dan menuju ruang tengah menghampiri Himawari dan Hinata yg sedang bermain catur


melihat kedatangan sarada, Hinata langsung mengajak nya duduk


"bagaimana, sudah bangun tu boruto"tanya Hinata


"belum bi.. susah banget bangunin nya"ujar sarada


"kak boruto memang seperti itu, kalau tidak ibu yg bangunin tak kan bangun"ujar Himawari menjalankan catur nya


"tapi kak sarada lihat kan apa yang di pajang kak boruto di kamar"ujar Himawari tersenyum menggoda


"ehhh...itu"gugup sarada tak tahu mau bilang apa, wajah nya merah, perasaan nya tak karuan


"sudah hima jgn goda kak sarada terus"ujar Hinata yg paham dengan perasaan sarada


"hehe..maaf"ujar hima menggaruk kepala


"bi.. sarada harus pulang.., nanti mama nyariin"ujar sarada berdiri


"kalau begitu bibi antar ya"ujar Hinata berdiri dan mengambil kunci mobil


"hima kamu jaga rumah ya,ibu mau antar kak sarada"ujar Hinata pula


"baik..."


skip~


"hooaamm"


boruto bangun dari tidurnya dan langsung keluar dari kamar untuk mandi


sementara Hinata sudah kembali sejak tadi setelah mengantar sarada pulang.


boruto berjalan menuju ruang tengah di mana hima dan Hinata sedang nyemil sambil menonton tv


"Bu.. air hangat nya sudah siap?"tanya boruto pada Hinata,memang boruto tidak bisa mandi tanpa air hangat


"sudah...eh..ha ha ha ..,ada apa dengan muka mu itu nak"ucap Hinata menahan tawa melihat wajah boruto yang tak karuan, oleh coretan yg di buat sarada tadi


"ehh..iya..hahahaahah....hhaa,apa..haha..apa yg kau buat dengan wajah mu itu kak"tawa Himawari pula


"memang kenapa dengan wajah ku?"


"coba kau lihat cermin.."ujar Hinata


boruto berlari menuju kamar mandi dan melihat wajah nya di cermin, betapa terkejutnya ia melihat tampang nya yg di corat,coret tak karuan, di sekitar mata nya di coret dengan warna hitam, bibir bahkan hidung boruto pun tak lepas dari keganasan seni sang putri uchiha


"apaan ini......."teriak Boruto


ia pun berlari menuju ke Hinata dan Himawari dengan muka marah


"siapa yang mencoret wajah ku?"tanya boruto kesal


"pasti kau kan hima"tunjuk boruto pada Himawari


"ihh...asal tuduh aja, untuk apa aku mencoret wajah yang sudah jelek dari awal"ujar Himawari membela diri


"lalu siapa lagi kalau bukan kau"


"mana ku tahu..setan mungkin"


Hinata baru ingat kalau sarada yg masuk ke kamar boruto tadi,ia pun tersenyum


"kenapa ibu tersenyum?,jangan bilang ibu yang.."ujar boruto mencurigai Hinata


"ehh.. bukan ibu ya, mungkin ini kerjaan..."ujar Hinata tak meneruskan ucapannya


"ulah siapa Bu..."tanya boruto kesal


"memang nya kalau kau tau siapa yang mencoret wajah mu itu,mau kau apakan orang itu?"tanya Hinata tersenyum


boruto yg yakin kalau yg mencoret wajah nya adalah Himawari langsung mengeluarkan kekesalan nya


"kalau aku tau siapa orangnya,akan ku coret wajah nya ku,foto ku cetak, terus ku tempel di jalan dengan tulisan di cari orang gila"ujar boruto memandang Himawari tajam


Himawari hanya cemberut mendengar ocehan boruto,ia sangat kesal karena di tuduh oleh boruto


"mungkin yg mencoret wajah mu itu adalah sarada"ujar Hinata


"haahh.... sarada......?"teriak Boruto


di tempat lain sarada tampak sedang membaca novel baru nya namun tiba-tiba dia bersin


"ada yg ngomongin aku ni"gumam sarada dalam hati


bersambung......


#jangan lupa like komen rate and vote ya 😉


#salam