
"aku salah mempercayakan boruto pada mu"kata kata itu kembali terngiang di kepala sarada
setelah melihat sumire yang datang ke sekolah dengan boruto,menaiki motor, motor yang sama dengan yang dinaiki oleh sarada dulu, motor yang menjadi saksi bisu kisah mereka berdua, namun itu semua sudah menjadi masa lalu, sekarang hanya tinggal penyesalan yang ada di dalam hati sarada.
"sar...,kau tidak apa-apa kan?.."tanya choco yang melihat sarada melamun
"sarada.."ucap choco memegang pundak sarada
sarada sedikit kaget saat choco memegang pundaknya
"ada apa cho..?"
"kau tidak kenapa kenapa kan?"ucap choco yang melihat sarada yang sedang mengatur nafasnya seperti sedang menahan sesuatu.
"tidak..eh,aku tidak apa-apa, jangan khawatir"ucap sarada tersenyum, senyuman palsu untuk menutupi hati nya yang sedang hancur.
lalu tak lama boruto masuk kekelas, disusul, Mitsuki,shikadai,dan inojin dibelakang nya.
matanya tajam menatap kedepan, dan langsung duduk di bangku nya, tanpa berkata apapun.
sudah tidak terlihat lagi boruto yang dulu, boruto yang periang,heboh dan selalu membuat suasana ramai,seakan semua itu hilang.
sarada melihat boruto dari tempat duduknya,ia sangat menyesal dan rindu pada boruto,tapi ada perasaan bersalah dan malu bila ia menampakkan diri di hadapan boruto, karena ia sadar perlakuan nya pada boruto dulu sangat keterlaluan, walaupun ia terpaksa melakukan itu.
"ssstt.., sarada.."bisik choco
"apa..?"
"kapan kau mau bilang yang sebenarnya pada boruto?"
"aku takut cho,"
"kenapa harus takut?, boruto pasti akan paham jika kau menjelaskan semuanya"
sarada diam sejenak
"choco ada benarnya,kalau dijelaskan pasti boruto akan mengerti"batin sarada
"sstt.. bagaimana?,"tanya choco
"baiklah akan aku beritahu semua nya pada boruto"ucap sarada memberanikan diri berdiri untuk menghampiri boruto
choco mengacungkan jempolnya
baru sarada akan berjalan menghampiri boruto tiba-tiba..
"boruto..ini pr mtk yang ingin kamu pinjam itu"teriak wanita berambut ungu menghampiri boruto,siapa lagi kalau bukan sumire.
"ohh.. terimakasih sumire,kau memang baik"ucap boruto tersenyum
jantung sarada berdetak kencang melihat boruto yang tersenyum pada sumire, wajah nya memerah,ia cemburu,ia marah, namun ia sadar jika ia pernah berbuat seperti itu bahkan lebih pada boruto.
sarada pun pergi keluar kelas, tujuan nya hanya satu taman sekolah
boruto melihat sarada yang berlari pergi keluar kelas, wajah nya kembali datar dan tak berekspresi,ntah kenapa kalau melihat sarada,mood Boruto langsung rusak
"kenapa dia harus muncul di depan ku"gumam boruto
ditaman suasana sunyi dan tampak daun daun berguguran dari tangkai nya,di sana lah sarada menangis, meluapkan perasaan nya
"kenapa kau menangis sarada,ini kan yang sudah kau pilih sendiri,maka tanggung resiko nya sendiri, boruto sudah membenci mu,dan sekarang...,hiks.. sekarang boruto sudah bahagia bersama sumire.."ucap sarada dalam tangisnya
"kau bodoh sarada..,kau bodoh"gumam sarada mengumpat dirinya sendiri
setelah puas meluapkan emosi dan kesedihan nya, sarada kembali ke kelas
namun saat berjalan di koridor ia melihat boruto yang baru keluar dari perpustakaan membawa buku yang banyak, tampak ia kesulitan membawa buku paket yang sudah pasti itu disuruh oleh guru konohamaru untuk di bawa ke kelas
namun karena tersangkut tali sepatu yang belum dipasang nya boruto terjatuh.., alhasil buku nya berserakan dilantai
"sialan..."gerutu boruto
"kak konohamaru sengaja ngerjain aku ni, nyuruh bawa buku sebanyak ini sendirian"gerutu nya pula.
sarada yang melihat itu, bingung mau menolong boruto atau tidak.
"kalau aku nggak tolong.., kasihan boruto tapi kalau ditolongin apa yang harus bicara kayak gimana didepan nya"gumam Sarada bingung.
"aku harus menolong nya"ucap sarada menghampiri boruto yang sedang memungut buku yang berserakan di lantai
"aku tolong.."ucap sarada mengambil buku yang hendak diambil boruto
"ah.. terima ka.."ucap boruto terputus setelah tau itu sarada , wajah nya langsung kembali datar
"tidak perlu, urus urusan mu sendiri"ucap boruto mengambil buku yang dipegang sarada
dan hendak pergi dari situ menuju ke kelas, namun..
"aku minta maaf boruto.."teriak sarada menitik kan air mata
Boruto langsung berhenti mendengar itu.
"apa kau bilang?"
bersambung.........