
"aku mau pulaaaaang...."teriak Boruto di atas kasur nya
"boruto Jangan minta aneh aneh,kamu belum sembuh"ucap Hinata kesal mendengar rengekan anak nya itu
"tapi bu sudah hampir tiga hari aku di sini,bosan tau...tiap hari hanya memandangi ruangan yg bau obat gini"rengek boruto
"tidak.. selama dokter belum mengizinkan kau pulang, tidak ada yg namanya pulang ke rumah"ujar Hinata menggeleng kan kepala
"tapi..."
"nggak ada tapi tapi...."
"kakak ini.. coba dengerin ibu sekali kali..., nanti jadi anak durhaka Lo"sela hima yg sedang membaca koran di sofa
"kau belum pernah merasain kayak kakak, kalau sudah rasain baru tau"
"siapa juga yg mau kecelakaan kayak kakak,amit amit"
"apa kau bilang...."
Hinata hanya menggelengkan kepala melihat kelakuan dua beradik itu
tiba tiba pintu terbuka,dan masuk lah sakura dan sarada yg tampak membawakan bungkusan di tangan nya
melihat sakura datang boruto langsung duduk
"bibi sakura..aku sudah boleh pulang kan...,aku sudah tidak apa-apa kok, lihat ni"Ujar boruto mengepalkan tangannya
sakura Hanya tersenyum melihat tingkah boruto
"bolt... jangan banyak gerak dulu, tulang kaki mu yang patah nanti bisa tergeser"ujar sarada menidurkan boruto
"tapi aku bosan di sini terus,aku mau pu.."belum selesai boruto selesai bicara, sarada langsung menyempal mulut nya dengan burger keju yg ada di bungkusan tadi
Himawari tertawa melihat kakaknya tersedak burger keju
"uhuk..uhuk..ahkk..., salad..kau mau membunuh ku ya"ujar boruto
"makanya jangan minta yg aneh aneh"
sakura dan Hinata hanya tersenyum geli melihat mereka berdua
"sakura...,berapa lama tulang kaki boruto bisa menyatu lagi"tanya Hinata pada sakura
"kira kira kalau patah tulang seperti ini, tiga bulan baru boruto bisa berjalan seperti biasa atau bisa lebih cepat lagi kalau rajin minum obat dan meminum atau memakan makanan yang banyak mengandung kalsium"ujar sakura
"tiga bulan lagi...,aku tak bisa di sini selama tiga bulan"ujar boruto lemas
"ha..ha..ha.., siapa bilang kamu tiga bulan di sini, seminggu lagi kamu sudah boleh pulang kok"tawa sakura melihat tingkah konyol pacar anak nya itu
"ibu yakin.., bolt sudah boleh pulang Minggu depan?"tanya sarada tak yakin
"iya...tapi di rumah juga harus banyak istirahat dan minum obat nya, dan Rajin rajin latih kaki mu supaya tak kaku.. untuk sementara Pakai tongkat kalau mau kemana mana"terang sakura
mendengar itu Boruto kegirangan karena akhirnya ia bisa berbaring di ranjangnya sendiri
"mabar online..i'm coming baby"gumam boruto dalam hati
melihat boruto nyengir nyengir sendiri sarada langsung tau pikiran nya
"asal jangan main game aja bila di rumah nanti"ucap sarada menatap boruto
"ehh...mana ada.., jangan berpikir aneh aneh ah"ujar boruto
"bagaimana salad bisa tau isi pikiran ku"gumam boruto dalam hati
skip~
di ruangan itu hanya tinggal boruto, sarada dan Himawari, sementara Hinata dan sakura pergi keluar karena sakura mengajak hinata makan di rumah makan Padang yg berada di seberang rumah sakit
tampak Himawari yg tertidur di sofa, sementara sarada dan boruto membaca komik yg di bawa Himawari dari rumah
"iya..seru banget tau ceritanya, coba kamu baca"ujar boruto memperlihatkan komik nya
"dari pada baca buku anak-anak itu lebih baik kamu baca novel"ujar sarada membetulkan letak kacamatanya
"buku anak-anak?...,ini bukan buku anak-anak tau"
"komik itu hanya untuk anak kecil"ujar sarada
"dari pada novel untuk kaum lebay"ucap boruto tak mau kalah
"apa kau bilang..."
"apa..apa.."
mereka berdua saling menatap dengan tatapan yg tajam
Himawari terbangun mendengar Borusara ribut ribut
"ada apa sih..., suami istri ribut ribut"ujar Himawari mengusap matanya nya
borusara masih saling menatap tajam, seperti tatapan harimau yg mengawasi mangsanya, menakutkan
Himawari yg sadar dengan aura Aura tak enak dari kedua nya langsung permisi keluar dari kamar itu
"hima pergi dulu ya, selesaikan masalah keluarga kalian dengan baik baik"ujar Himawari langsung menutup pintu
kamar menjadi hening, karena boruto dan sarada saling diam diaman yg terdengar hanya detakan jam yg terus berputar
"boruto..."panggil sarada yg tak tahan dengan suasana seperti itu
"hmm..."
"maaf.."ujar sarada
boruto diam
"kau memaafkan kan aku kan?"
"iya..aku maafin...,aku juga minta maaf karena bilang kau kaum lebay"ujar boruto
"hmmm..aku maafin"
"pinjam kaca mata mu"ujar boruto mengadahkan tangan
"untuk apa?"
"sudah,pinjamin saja.."
"baiklah.. hati hati jangan sampai pecah"ujar sarada melepaskan kacamata nya dan memberikan nya pada boruto
Boruto langsung memakai kacamata itu dan membaca kembali komik nya
sarada tersenyum melihat tampilan boruto saat memakai kacamata
"imut nya..."ucap sarada gemas dan mencubit pipi boruto
"aduhh sakit sar..."
saat sarada sedang asik mencubit pipi boruto tiba tiba pintu terbuka dan tampak dua pria dewasa di depan pintu
"ayah..."
"papa..."
bersambung......
#jangan lupa, like, komen, rate, and vote ya 😉
#salam