
boruto hendak membuka garasi untuk mengeluarkan motor nya, namun niatnya terhenti karena ibunya datang menghampiri nya, nampak hinata sudah siap untuk tidur.
"kau mau kemana?,malam malam begini?"tanya Hinata
"kerumah sarada bu..."ujar boruto polos
"haa..!.mau ke rumah sarada,jam 11 malam begini?.."teriak hinata kaget
"lah memang nya kenapa?"
"dasar bocah ini"ujar Hinata menjewer telinga boruto, sementara boruto meringis kesakitan
"aduhh.. memang nya kenapa sih, kenapa ibu marah?"tanya boruto memegang telinga nya
"dengarin ibu, tidak baik malam malam begini ke rumah seorang gadis, nanti banyak fitnah,dan besok pagi kan kau sekolah.., tidur cepat, nanti kesiangan"ucap Hinata tegas
"tapi..."belum sempat boruto melanjutkan perkataannya, Hinata menatap nya dengan tajam nampak urat matanya keluar membuat boruto tidak dapat berkata lagi.
akhirnya boruto tidak jadi membuka garasi dan kembali ke kamar nya
"hu... gagal deh di pijat Sald"ujar boruto tertunduk lesu.
______________
keesokan harinya tampak boruto yang sedang duduk sendirian di bawah pohon taman sekolah, daun pohon itu gugur satu persatu memang, karena musim gugur sudah di mulai pertanda musim dingin yang sudah dekat.
boruto membaca buku yang ia pinjam dari perpustakaan sekolah, sesekali ia meminum air mineral di samping nya.
"bolt di mana ya.., sejak istirahat nggak kelihatan itu anak"gumam sarada mencari boruto
ia pun pergi ke taman karena tempat itu satu satunya yang belom di periksa
"haa.. itu dia"ucap sarada melihat boruto yang duduk sendirian di bawah pohon.
"bolt..., memang ya kau ini,aku sudah mondar mandir di sekolah mencari mu rupanya kau di sini"ujar sarada mengomel.
sarada pun mendekati nya, ternyata boruto tertidur dengan menyandarkan tubuhnya ke pohon sementara buku yang ia baca tadi di letakkan di wajahnya.
"ya ampun...,pantas nggak ada jawaban, sudah sampai di alam mimpi rupanya"
Pelan pelan sarada duduk di dekat boruto,dan memandang wajah boruto yang sedang tertidur pulas.
sarada pun pelan pelan membersihkan rambut boruto dari daun pohon yang gugur itu.
"buku apa yang di bacanya tadi,tumben banget si bolt baca buku"gumam sarada meraih buku yang di baca boruto
"ohh..., buku sejarah.."gumam sarada, karena memang jam terakhir mereka ada ulangan sejarah, mungkin boruto sedang menghapal untuk ujian nanti.
namun tiba-tiba boruto bergeser sehingga sandaran nya ke pohon jadi jatuh, namun dengan reflek sarada langsung memegang boruto,dan menidurkan boruto di pangkuan nya.
"ya ampun, hampir saja"gumam sarada menghela nafas
sarada mengusap kepala boruto yang ada di pangkuan nya itu, sesekali ia mencubit kecil pipi boruto karena tak tahan melihat pipi boruto yang cabi ketika tidur.
"lelap banget tidur nya, pasti karena kerja paruh waktu,dia jadi kecapean begini"gumam sarada membelai rambut pirang boruto.
angin berhembus pelan, menerbangkan daun daun pohon dari pohonnya, rambut hitam sarada terurai mengikuti arah angin yg bertiup
suasana yang membuat siapapun merasa nyaman dan damai
karena banyak daun pohon yang jatuh mengenai wajah membuat boruto perlahan terbangun,ia pelan pelan membuka mata dan melihat wajah sarada yang berjarak beberapa sentimeter dari wajahnya.
wajah boruto mendadak merah padam, melihat wajah sarada sedekat itu.
"selamat bangun pak bos.."ucap sarada tersenyum
bersambung.......