
"aku menyukai mu boruto"
kata kata yang tak di duga keluar dari mulut sumire, membuat boruto termenung sesaat.
"aku menyukai mu boruto,tapi aku sadar kalau hati mu cuman ada sarada,aku tak bisa merubah itu"ucap sumire masih menunduk
"aku mengatakan nya sekarang karena aku tak tahan lagi dengan perasaan ini,setidaknya aku mengungkapkan apa yang ada di dalam hati ku supaya hati ku lebih lega dan tak punya beban lagi,aku mohon maafkan aku boruto"ucap sumire sungguh sungguh.
boruto diam sejenak dan menyuruh sumire untuk tidak menunduk lagi.
"hmm.., untuk apa kau minta maaf ketua kelas,kau tidak salah, siapapun pasti tidak bisa mengatur hati untuk suka dengan siapapun, karena hanya tuhan yang bisa membolak balikan hati,tapi kau sudah tau kan jawaban ku tentang perasaan mu itu"ujar boruto
"iya aku tau,aku hanya ingin mengungkapkan perasaan ku saja,dan aku sudah tau jawaban mu"ujar sumire mengangguk
"suatu saat pasti kau menemukan pria yang lebih baik dari ku ketua kelas, karena kau orang yg baik pasti akan berjodoh dengan yg baik"ujar boruto tersenyum memegang bahu sumire
"hmmm.., terimakasih boruto,tapi aku ingin minta sesuatu"
"sesuatu...?,apa.."
"jaga sarada baik baik"pinta sumire tulus
boruto tersenyum dan mengacungkan jempol nya
"kalau itu kau tak perlu khawatir, baiklah aku jalan dulu ketua kelas..,bye"ucap boruto memacu motornya
"bye.."balas sumire melambai kan tangan
sumire segera masuk ke rumah dan menutup pintu
"akhirnya aku mengungkapkan nya, hati ku lebih lega sekarang"
__________________
di kemar boruto, tampak baring merebahkan diri di ranjang nya,di telinganya terpasang headset dan mata nya menatap ke langit langit kamar, tampak nya boruto sedang memikirkan sesuatu.
"sarada.. sekarang sedang apa ya, astaga ia kan sedang sendirian di rumah nya"teriak boruto dan segera mengambil hp nya untuk menelpon sarada.
di kediaman uchiha tampak sarada dan choco sedang menonton drama Korea di tv, tampak mereka berdua begitu menghayati film yang di tonton nya sementara sarada tampak mengelap air mata nya dengan tisu.
tiba tiba hp sarada yang ada di meja berdering, namun sarada sedang malas untuk bergerak.
"choco tolong ambil hp ku di meja sana"pinta sarada pada choco
"ambil sendiri ah.."
choco tak punya pilihan lain selain menuruti keinginan temannya itu
"iya iya"ucap choco berdiri dan mengambil hp sarada
"siapa yang nelpon?"tanya sarada pada choco
"sayang mu ini yg telpon"ledek choco karena nomor boruto di buat nama sayang oleh sarada.
sarada langsung berdiri dan merebut hp nya dari choco
"huuuu..sayang yg telpon langsung hilang mager nya"ledek choco lagi
"husstt...,diam... pergi nonton sana"ucap sarada mendorong choco
choco pun kembali nonton tv, sementara sarada pergi ke kamar nya untuk mengangkat telpon boruto.
"sald..., kenapa lama ngangkat nya,kau baik baik saja kan?"tanya boruto setelah telpon nya di angkat sarada
"aku baik baik saja bolt, memang nya ada apa?"
"nggak..,kamu sendirian di rumah?,apa ada yang nemenin?"
"tenang aja kok,ada choco yg nemenin,kamu sendiri sudah pulang kerja?"tanya sarada
"sudah...,tapi lelah banget ni, sakit sakit semua badan"ujar boruto memelas
"baru juga sehari..,sabar, jadi cowok harus kuat"ujar sarada memberi semangat
"tapi capek banget..."
"dasar ni anak,sini aku pijitin"ujar sarada
"bagaimana bisa,.. jauh"
"makanya ke sini, sekalian nonton TV gabung sama kami,film nya seru tau"ucap sarada
"oke deh,aku ke sana sekarang ya"
"iya..tapi hati hati di jalan nanti,jangan ngebut ngebut"ujar sarada
"siap bu bos"
bersambung........