
"sarada,oy kita sudah di luar"ucap boruto
sarada membuka kan matanya, dan turun dari punggung boruto
"hehe..,gua pikir lu berani tadi, rupanya takut juga"ejek boruto
"siapa yang takut,aku tadi cuman..."
"cuman tak berani kan"potong boruto
"ah sudahlah"ucap sarada kesal dan meninggalkan boruto.
"eh sar, tunggu"boruto menyusul sarada
"sarada jangan ngambek gitu dong"pujuk boruto
"nggak dengar"ucap sarada ketus
"sa..ra..da.., berhenti dong"ucap boruto dan memegang tangan sarada agar tak lari
"apa sihh"ucap sarada dan berbalik menghadap boruto.
namun sarada terkejut karena boruto menyentuh dahi sarada dengan ke dua jarinya,persis seperti yang di lakukan Sasuke.
"maaf ya"ucap boruto
sarada tak bisa menyembunyikan wajahnya yang sudah memerah karena malu.
"iya ya,aku maafin"ucap sarada dan menyingkirkan tangan boruto dari dahi nya
mereka kemudian berkeliling di taman hiburan dan melihat mesin claw crine atau mesin pengait boneka
boruto kemudian mencoba nya.
"tunjuk Boneka yg kau suka sar"ujar boruto
"haa kenapa minta pendapat ku"tanya sarada
"sudah tunjuk aja cepat"ujar boruto lagi
sarada melihat semua boneka yang ada di dalam mesin tersebut,dan dia melihat boneka yang selama ini di cari nya namun tak kunjung ia temui karena stok nya terbatas.
"yang itu"tunjuk sarada
"ohh yg itu,baik lah,dewi keberuntungan berpihak la kepada ku"ucap boruto dan mulai mengendalikan pengait nya
boruto sangat berhati hati menjalankan pengait nya,dan akhirnya berhasil pengait nya berhasil mencapit boneka yang di inginkan sarada.
"yosh, sekarang tinggal mengeluarkan nya"ucap boruto.
Dengan perlahan lahan boruto mengangkat boneka itu, sarada yg melihat nya juga ikut tegang karena tinggal sedikit lagi berhasil.
"yees berhasil"ucap boruto dan mengambil boneka nya.
"ini untuk mu"ucap boruto menyerahkan bonekanya pada sarada.
"kau yakin"tanya sarada
"untuk apa aku susah susah mengeluarkan boneka itu kalau bukan untuk mu sar,ya anggap saja sebagai permintaan maaf ku karena rumah hantu tadi"terang boruto
"baiklah"ucap sarada dan meraih boneka nya
mereka kemudian berjalan kembali ke pintu masuk taman bermain tadi karena hari sudah mulai sore dan Hinata pun sudah menelepon boruto untuk kembali karena mereka akan segera pulang.
"aku baru tau kau suka boneka kurama"ucap boruto
"emang nya salah"tanya sarada pula
"ya nggak salah sih"
mereka pun sampai pada Hinata dan Sakura yang sudah menunggu mereka di tempat parkir.
"sarada kau mau pulang sama mama papa apa sama boruto"tanya sakura membuka pintu mobil.
"ni anak gengsi nya tak pernah hilang"ucap sakura dalam hati.
"Hinata terima kasih ya karena mengajak kami bersenang senang hari ini, ucap kan juga terimakasih kami pada Naruto saat dia bangun"ucap sakura dan masuk dalam mobil.
"iya, sama sama, nanti akan aku sampaikan"
mobil Sasuke pun pergi meninggalkan parkiran dan menuju arah pulang, sementara itu..
"ayah kemana bu?"tanya boruto
"tuh dalam mobil"ujar Hinata
boruto pun melihat kedalam mobil dan nampak Naruto tak sadarkan diri dan hima yg mengoleskan minyak kayu putih pada hidung Naruto.
"ayah kenapa hima?"tanya boruto
"dia pingsan saat naik roller coaster tadi"ucap hima
"aduuh, jadi siapa yang menyetir nanti, kakak tidak bisa karena bawa motor"tanya boruto
"biar ibu saja yang menyetir"ucap Hinata
"emang ibu bisa"tanya Himawari
"lihat orang la, pesawat terbang pun bisa ibu kendalikan apa lagi mobil"ucap Hinata dan duduk di bangku kemudi .
"iya deh, boruto percaya..., hati hati ya bu, nanti boruto ikuti dari belakang"ucap boruto dan menutup pintu mobil.
mereka pun kembali pulang ke rumah
skip
malam itu nampak sarada sedang duduk di kamar,dan mengerjakan pr, tampak di mejanya boneka yang di berikan boruto tadi.
"akhirnya selesai juga,"ucap sarada dan berhenti melepaskan lelah nya.
dia kemudian meraih boneka itu.
"hmm, akhirnya lengkap sudah koleksi boneka biju ku"ucap sarada memandang boneka itu.
"boruto sedang apa ya? "gumam sarada merebahkan tubuhnya di ranjang dan memeluk boneka pemberian boruto itu.
sementara itu di tempat lain.
"ya, begitu, rasakan ulti ku,"ucap boruto di dalam kamar nya, tampak nya ia sedang main game di kamar nya.
"yuhuuu..., Victori,tim badas"ucap boruto kegirangan.
kemudian ia berbaring di tempat tidur nya.
"main apa lagi ya"ucap boruto Masih memegang hp nya.
"ohh ya,pr ku masih numpuk"ucap boruto dan bangkit dari tempat tidur nya.
namun baru duduk di meja belajar, muncul pesan di hp nya.
rupanya pesan dari inojin, shikadai dan Mitsuki yg ngajak mabar.
"aduh pr apa mabar ya"ucap boruto memegang dagu nya.
"mabar aja deh,pr nya bisa kapan kapan"ucap boruto dan kembali meraih hp nya.
sudah bisa di pastikan nasib Boruto besok di sekolah.
bersambung......
#jangan lupa like, komen, rate and vote ya 😉
#salam